
" ayahku yang mengajarkannya"
" ayahmu? Jika aku boleh tau siapa ayahmu? Dan dimana dia sekarang?"
" ayahku adalah seorang yang paling hebat didunia ia bisa membunuh hanya dengan 1 tarikan nafas ia sekarang ada disana" ucapnya menunjuk ke langit.
" di langit? Apakah dia.... sudah tiada?"
"Iya dia sudah tiada" ucapnya lalu menunduk kebawah.
Tetua itu menyesal ia bertanya. Kini anak itu sekarang telah bersedih karenanya.
" maafkan aku seharusnya aku tidak bertanya hal itu padamu"
" tidak masalah tetua"
" bagaimana sebagai gantinya kau boleh memilih beberapa pedang di lantai 5"
" apa?" Ucap mereka.
__ADS_1
" pedang? Di lantai 5?"
" iya dipavilium Di lantai 5 disana banyak barang berharga yang bisa kau ambil disana"
" benarkah apakah kau tidak akan menyesal jika aku mengambil barang dari sana?"
" tidak akan" ucapnya.
Wan yau mengajak kedua anak itu untuk pergi bersamanya mengambil beberapa barang dari sana.
" apakah kau yakin membiarkan anak anak itu memilih senjata?"
" anda memang pintar tetua"
Percakapan mereka terdengar dengan jeĺas di telinga wan lingge ia tersenyum tipis. Saat disana wan lingge dan kedua anak kembar itu memasuki pavilium dan naik ke lantai 2 saat disana banyak buku buku yang terdiri dari beberapa jurus dan banyak juga berbagai bahan bahan obat yang langkah dan ada beberapa pedang.
Mereka terhenti oleh salah seorang murid yang berada ditingkat ke 5 atau kelas 5 setiap perguruan memiliki beberapa tingkat tingkat 7,6,5,4,3,2,1 dari yang terkecil hingga yang kebesar tingkat 2 pavilium hanya dibolehkan anak murid yang berada ditingkat ke 6 dan 5 yang memiliki fluktuasi diatas fuji sedangkan tingkat 3 hanya dihuni untuk anak anak tingkat 5 dan 4 ditingkat 4 dihuni untuk kelas 3 dan 2 dan ditingkat 5 untuk kelas 1 dan para tetua dalam biasanya tingkat ini diperlukan basis fluktuasi tingkat dewa bumi.
"Wah wah wah.... kenapa bayi bayi manis ini ada disini?"
__ADS_1
" ada apa?" Ucap salah satu dari mereka.
"Kalian kelas 7 ya kenapa masuk kesini?" Ucap salah satu dari mereka dia adalah tang sen salah seorang kakak tingkat ia kelas 5. Ia adalah seorang senior paling baik dan memiliki kekuatan yang hebat umurnya baru 12 tahun.
" kami diminta tetua untuk mengambil barang dari lantai 5"
"Benar apakah kakak kakak sekalian bisa membiarkan kami lewat?" Ucap wan seo.
" baiklah silahkan" ucapnya.
" kenapa kau membiarkan mereka begitu saja kan? mereka berbohong pada kita"
" apakah kau tau ada ditingkat apa anak yang menutup matanya?" Ucapnya sambil tersenyum.
" apa?" Ucap salah seorang teman dari tan sen namanya feng du
" aku tidak dapat melihat tingkatan kultivasi dari anak itu dia bukanlah orang biasa pasti para tetua itu mengetahui basis kultivasinya dan membiarkan dia masuk peserta kita"
" ucapanmu ada benarnya juga pantas saja para tetua menyetujuinya untuk naik ke tingkat 5" ucapnya lalu mereka kembali menyibukkan diri memilih keperluan itu.
__ADS_1
Mereka bertiga naik ke tingkat 3 dan bertemu lagi dengan seorang perusuh namun kali ini keadaan semakin rumit. Mereka menarik penutup mata wan lingge dan hal tersebut membuat mereka terkejut.