
Mereka lanjut berjalan sampai disana mereka melihat sebuah pemandangan yang sangatlah mengerikan banyak darah bahkan tulang belulang yang masih segar disana.
" apa ini?"
" Entahlah ini tempat yang dikatakan oleh orang tua itu?"
"Darahnya masih segar aku rasa ini masih baru"
" benar sepertinya baru apa karena tabir yang diucapkan oleh tetua itu?"
" Dindong batuela" ucap seo ying mengucapkan kata itu sebuah pintu besi muncul disana dengan sendirinya.
Mereka mencoba membuka pintu itu. Namun pintu besi itu tidak mau terbuka. Bayangan itu muncul lagi secepat kilat hal yang sama pintu itu terbuka lebar. Tanpa mereka sentuh.
" apa yang terjadi?" Ucap seo ying.
Mereka mencoba mengetuk pintu vila itu. Ye ling membukakan pintu untuk mereka.
"Hallo nyonya kami utusan dari perguruan bulan sabit mendapatkan perintah dari ketua sekte untuk menjemput ke 3 putra anda"
" 3 putra?"
" iya kami mendapatkan kabar dari utusan raja hantu bahwa ia meminta kami untuk menjemput ke 3 putranya dan meminta kami untuk membimbing mereka untuk kuat anda juga akan ikut bersama kami untuk menemani ke 3 putra anda"
" apa? Apakah kalian bertemu dengan suamiku?"
Mereka saling melihat satu sama lain.
"Kami tidak menemui raja hantu melainkan utusannya nyonya" ucap wan yu.
" ha... benarkah sudahlah karena itu adalah perintah dari raja hantu aku akan melakukannya silahkan masuk"
__ADS_1
"Baiklah terimakasih" ucap mereka bersamaan.
Mereka duduk disalah satu kursi panjang disana.
" tapi aku hanya memiliki 2 orang anak saja"
" lalu bagaimana dengan satunya lagi?"
" siapa anak itu" ucap wan lingge yang melihat seorang anak duduk diatas akar batang pohon.
" dia cukup tampan yakan?" Ucap wan ju perkataan wan ju membuat pipi wan yu memerah.
" apanya yang tampan? Aku masih lebih tampan dari pada dia" Ucap Qin ji.
" apa? Kau hahaha badan kayak babi tu kau bilang tampan hahahah" ledek wan yu.
" dia anak yang dibuang oleh keluarganya karena ia dianggap tidak berguna"
" iya apakah kalian ingin melihatnya?"
" baiklah tolong tunjukkan jalannya nyonya"
Mereka menghampiri wan lingge kesana. Wan lingge melihat kearah mereka ye ling terlihat kebingungan. Wan lingge buta kenapa ia bisa mengetahui mereka datang?.
" 2 orang wanita 3 orang pria 1 dewasa berumur 2 ribu tahun dan satunya adalah anak berusia 10 tahun dengan tingkat raja dan satu tingkat bumi serta yang gendut berada ditingkat raja pada usia 15 tahun kau terbilang tua untuk mencapai tingkatan seperti itu" ucapnya.
" wajah kau sungguh hebat bagaimana caranya kau mengetahuinya? Sedangkan matamu saja ditutup" ucap wan yu penasaran.
" hahaha kau penasaran? Suaramu terlihat sangatlah gembira apa yang terjadi?"
" ehhhh" pipinya kembali memerah.
__ADS_1
" nak bagaimana kau tau hal itu? "
" aura kalian sangatlah berbeda kau... kau sedingin es aku memang tidak bisa melihat namun aku masih memiliki isi hati yang bisa menuntun ku untuk berjalan"
" apakah kau bisa melihat berapa ini?"
" hahaha aku tidak bisa melihatnya"
"Siapa namamu nak?"
"Aku wan lingge"
"Wan lingge?"
"Iya aku wan lingge"
"Kau bermarga wan?"
"Iya"
"Kami juga bermarga wan sama denganmu" ucapnya.
Wan yau mundur hingga ia menabrak pohon yang ada dibelakangnya hingga ia hampir saja terjatuh.
" ja... jangan mendekat" ucapnya penutup matanya kini basah.
"Ibu kakak wan apa yang terjadi?"
" kalian orang jahat apa yang kalian lakukan pada kakak wan kami?" Ucap wan seo
" mereka bertiga kenapa sangatlah mirip dengan dewa kultivasi yang ada di monumen setiap kerajaan?"
__ADS_1