
Kian dan Guru Shi An terus menjelajahi Kuil Salbutamol dengan hati-hati. Mereka telah melewati banyak rintangan dan menghadapi bahaya, tetapi tekad mereka untuk mengungkap rahasia Salbutamol semakin kuat.
Suatu hari, saat mereka berada di dalam ruangan yang gelap, wanita misterius yang memberikan Salbutamol kepada Kian tiba-tiba muncul di depan mereka. Penampilannya misterius seperti biasa, dengan mata yang dalam dan pakaian yang serba hitam.
Kian dan Guru Shi An terkejut oleh kedatangannya. Kian dengan cepat bertanya, "Siapa Anda? Mengapa Anda memberi saya Salbutamol?"
Wanita misterius tersenyum tipis. "Nama saya Lian. Saya adalah penjaga rahasia Salbutamol, dan saya memberikan Salbutamol kepada Anda karena saya melihat potensi besar dalam diri Anda."
Kian merasa campuran antara kagum dan rasa ingin tahu. "Mengapa Salbutamol begitu penting? Mengapa semua orang ingin mendapatkannya?"
Lian menjelaskan, "Salbutamol adalah kunci untuk mengakses pengetahuan dan kekuatan luar biasa dari dimensi alternatif. Dengan Salbutamol, Anda dapat berkomunikasi dengan makhluk-makhluk yang hidup di sana dan memperoleh pengetahuan yang sangat berharga. Ini adalah kekuatan yang tidak boleh jatuh ke tangan yang salah."
Guru Shi An memperhatikan Lian dengan serius. "Tapi mengapa musuh-musuh kita sangat ingin menguasai Salbutamol? Apa yang mereka rencanakan dengan kekuatan ini?"
Lian menghela nafas dalam-dalam. "Musuh-musuh Anda adalah anggota keluarga lain yang ingin menggunakan Salbutamol untuk kepentingan pribadi. Mereka ingin menguasai kekuasaan ini dan memperoleh kekuatan yang tidak boleh dimiliki oleh satu keluarga."
Kian merenungkan kata-kata Lian dan bertanya, "Apa yang harus kami lakukan sekarang? Bagaimana kami dapat melindungi Salbutamol?"
Lian menjawab, "Anda harus terus maju dalam pencarian Anda. Kuil Salbutamol menyimpan rahasia besar tentang Salbutamol dan sejarahnya. Anda harus mencari jawaban di sini."
Kemudian, Lian menghilang dengan cepat, meninggalkan Kian dan Guru Shi An dengan banyak pertanyaan yang masih belum terjawab.
__ADS_1
Kian merasa semakin bertekad untuk mengungkap rahasia Salbutamol dan melindunginya dari tangan musuh-musuh yang berbahaya. Dia juga merasa bahwa ada lebih banyak yang harus dia pelajari tentang sejarah Salbutamol dan mengapa obat tersebut begitu berharga.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dengan harapan baru dan tekad yang kuat. Mereka tahu bahwa petualangan mereka di dunia kultivasi akan semakin rumit, tetapi mereka siap untuk menghadapinya bersama-sama.
Kian dan Guru Shi An terus menjelajahi Kuil Salbutamol, tekad mereka semakin kuat untuk mengungkap rahasia obat yang mereka pegang. Mereka merasa bahwa mereka semakin mendekati jawaban yang mereka cari, tetapi musuh-musuh mereka tidak akan berhenti.
Suatu hari, ketika mereka berjalan di sebuah lorong yang sempit, musuh misterius yang telah mengincar Salbutamol tiba-tiba muncul. Mereka datang dengan cepat, bersenjata lengkap, dan niat jahat yang terpancar dari mata mereka.
Salah satu dari musuh-musuh itu, seorang pria yang dipenuhi dengan kebencian, berkata dengan nada tajam, "Kami telah mencari Salbutamol selama begitu lama, dan sekarang kalian harus menyerahkannya kepada kami."
Kian menatap mereka dengan tegas, Salbutamol tetap dipegang erat dalam tangannya. "Kami tidak akan menyerahkannya. Salbutamol adalah kekuatan yang harus dijaga dengan baik."
Pertempuran segera meletus di lorong sempit itu. Kian dan Guru Shi An berjuang dengan segenap kekuatan mereka, menggunakan Salbutamol dengan bijak untuk melawan musuh-musuh mereka. Serangan-serangan energi meledak-ledak di sekeliling mereka, menciptakan pemandangan yang luar biasa.
Kian merasakan adrenalin memompanya saat dia berjuang untuk melindungi Salbutamol dan guru yang telah mengajarkannya begitu banyak tentang kultivasi. Dia merasa tekadnya semakin kuat untuk melindungi kekuatan itu.
Guru Shi An juga berjuang dengan gagah, membela Kian dan Salbutamol dengan semua yang dia miliki. Dia melihat Kian dengan bangga, tahu bahwa muridnya telah tumbuh menjadi kultivator yang kuat.
Namun, pertempuran semakin sengit, dan musuh-musuh mereka semakin kuat. Kian dan Guru Shi An harus menggabungkan kekuatan mereka dan bekerja sama dengan bijak untuk mengalahkan musuh-musuh yang berjumlah lebih banyak.
Pertempuran mencapai puncaknya saat Kian dan Guru Shi An berhasil mengalahkan musuh-musuh mereka dengan serangan energi yang luar biasa. Musuh-musuh itu terdesak, dan mereka melarikan diri dalam keadaan terluka.
__ADS_1
Kian dan Guru Shi An menatap satu sama lain dengan rasa lega. Mereka telah berhasil mempertahankan Salbutamol dari tangan musuh-musuh mereka. Namun, mereka juga merasa bahwa pertempuran itu hanyalah awal dari konflik yang lebih besar yang akan datang.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka dengan hati-hati, tahu bahwa musuh-musuh mereka tidak akan berhenti sampai mereka mendapatkan Salbutamol. Petualangan mereka di dunia kultivasi terus berlanjut, penuh dengan rintangan dan bahaya yang menanti di setiap sudut.
Kian dan Guru Shi An melanjutkan perjalanan mereka dengan hati-hati setelah berhasil mengalahkan musuh-musuh mereka dalam pertempuran sengit. Mereka merasa lega bahwa Salbutamol masih ada dalam genggaman mereka dan mereka akan melindunginya dengan segenap tenaga.
Namun, nasib mereka berubah ketika mereka tiba di dalam ruangan yang penuh dengan artefak kuno dan tulisan misterius. Mereka terlalu terpesona oleh penemuan-penemuan ini dan lupa untuk menjaga Salbutamol dengan baik.
Tiba-tiba, musuh-musuh mereka yang cerdik muncul dari bayangan dan dengan cepat mencuri Salbutamol dari tangan Kian. Kian mencoba mengejar mereka, tetapi mereka menghilang dalam sekejap, meninggalkan Kian dan Guru Shi An terkejut dan bertanya-tanya.
Kian merasa marah pada dirinya sendiri karena kecerobohannya. Dia merasa bahwa dia telah gagal dalam tugasnya untuk melindungi Salbutamol, dan sekarang musuh-musuh mereka telah berhasil mencurinya.
Guru Shi An mencoba menenangkan Kian. "Kian, ini bukan kesalahanmu. Musuh-musuh kita sangat cerdik dan licik. Yang terpenting sekarang adalah mengetahui tujuan mereka."
Mereka memeriksa ruangan tempat Salbutamol dicuri dan menemukan beberapa petunjuk. Ada tanda-tanda bahwa musuh-musuh mereka telah mencari sesuatu di dalam ruangan ini. Mereka melihat tulisan kuno yang mencatat tentang kekuatan Salbutamol dan kemungkinan penggunaannya dalam mengakses dimensi alternatif.
Kian merenungkan dan bertanya, "Apa yang mereka cari? Mengapa Salbutamol begitu berharga bagi mereka?"
Guru Shi An menjawab, "Kemungkinan besar mereka ingin menggunakan Salbutamol untuk kepentingan pribadi. Mereka ingin mendapatkan kekuatan dari dimensi alternatif atau mungkin memperoleh pengetahuan yang sangat berharga."
Kian merasa bahwa mereka harus mencari tahu lebih banyak tentang musuh-musuh mereka dan mengungkap tujuan sebenarnya di balik pencurian Salbutamol. Mereka juga merasa bahwa mereka harus segera mengambil tindakan untuk mendapatkan kembali Salbutamol.
__ADS_1
Mereka melanjutkan perjalanan mereka dengan tekad yang lebih kuat. Mereka tahu bahwa pencurian Salbutamol adalah sebuah kejutan yang tidak terduga, tetapi mereka tidak akan menyerah begitu saja. Petualangan mereka di dunia kultivasi terus berlanjut, dan mereka berdua siap menghadapi apa pun yang mungkin mereka temui di depan.