Rasa Cinta

Rasa Cinta
1


__ADS_3

Setelah kepergian Nurul, Juleha pergi ke kamarnya untuk membereskan tas bawaannya yang dibawa dari Probolinggo. Juleha mulai membuka satu persatu tas dan mengeluarkan


pakaian dan barang-barang penting lainnya lalu ditata rapi masukkan ke dalam lemari. Di sela-sela Juleha menata pakaian nya dia teringat dengan dengan ibu dan kedua adiknya, ia belum mengabari ke keluarganya jika dirinya sudah sampai di Jakarta. Diambilnya HP keluaran lama dari kantong sakunya kemudian menghubungi keluarga nya yang mungkin sedang menunggu kabar darinya, telepon langsung tersambung dan yang mengangkat teleponnya ialah sang ibu , Aminah.


" Halo, Assalamualaikum bu," ucap Juleha saat menelpon ibunya.


"Waallaikumsalam, nduk. Kamu gimana udah sampai di Jakarta? " tanya ibu diseberang telpon.


" Enggeh (Iya) Bu, Leha kemarin malam jam 10 malam sampai di Jakarta. Maaf baru kabari ibu dan yang lain sekarang " terang Juleha menjelaskan karena kemarin pas sampai Jakarta tidak langsung mengabari keluarganya di Probolinggo.


" Yo wes ndak Popo nduk, seng penting kowe wes nutuk selamet nang Jakarta," sahut ibu lagi diseberang. ( Ya sudah tidak apa-apa nak, yang penting kamu sampai di Jakarta dengan selamat)


Juleha juga menanyakan kedua adik laki-laki nya Setelah itu dia menutup sambungan telepon karena masih harus beres-beres pakaian.


" Leha tutup dulu telponnya bu, asssalamualikum " ujar Juleha mengakhiri telpon dengan sang ibu diseberang.


"Yo wes nduk, waallaikumsalam ." Jawab ibu diseberang telpon dan menutup telepon.


Juleha kembali melanjutkan aktivitas yang sempat ditundanya, menata barang-barang pribadinya ke dalam lemari pakaian.


Setelah beberapa jam Juleha sudah selesai dengan aktifitasnya, mulai dari bersihkan kamar tidurnya dan juga seluruh kost-nya Nurul kini sudah rapi dan bersih enak dipandang mata sejauh memandangnya. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 1 siang.


" Sek aku kati ngaso disek. (Bentar aku mau istirahat dulu )" Juleha istirahat duduk sebentar  selonjoran merenggangkan tubuhnya.


Tok Tok Tok !


Juleha mendengar ada seseorang yang sedang mengetik pintu depan kost-nya Nurul, segera berdiri untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kost. Dibukanya pintu itu perlahan.


" JUL" kata orang yang yang disebrang pintu kost sebelum Juleha membukakan pintunya.


Ceklek !

__ADS_1


" Eh mbak Dewi toh, mari masuk mbak!" Ujar Juleha saat melihat orang yang mengetuk pintu barusan kemudian Juleha mempersilahkan untuk masuk.


" Gak usah Jul. Aku cuma mau kasih ini sama kamu, tadi aku dapat dari tempat kerjaku sebelum pulang . Tadi ditempat kerjaku ada perayaan kecil-kecil" tolak Dewi  untuk masuk ke dalam. Dewi juga menyerahkan kresek yang ditangannya ke Juleha.


Dewi Maharani , 23 tahun bekerja direstoran. dia menjadi tetangga Nurul sejak Nurul pindah kost 3 tahun lalu.  Juleha dan Dewi berkenalan tadi pagi sebelum membeli sarapan.


" Terimakasih mbak, jadi ngerepotin nih "ujar Juleha menerima dan mengambil pemberian dewi itu.


"Bener enggak mau masuk duku mbak ?"  Kata Juleha basa-basi.


" Enggak usah Jul, aku balik ke kamar kost aku dulu mau bersih-bersih. " Dewi segera pamit pergi ke kamar kostnya .


" Terimakasih loh mbak, " Juleha mengucapkan terima kasih lagi ke Dewi sebelum Dewi pergi kembali ke kamar kostnya.


Setelah kepergian Dewi, Juleha kembali menutup pintu kost. Dia meletakkan plastik yang dia terima dari Dewi ke sebuah meja, karena Juleha ingat dia masih belum sholat dhuhur. Juleha segera bergegas menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan segera melaksanakan sholat dhuhur .


" Assalamualaikum warahmatullah" Juleha mengakhiri sholat dhuhurnya dengan salam terakhir.


Dia melanjutkan dengan dzikir dan juga doa untuk alm.ayahnya yang sudah lebih dulu menghadap sang pencipta dan juga berdoa untuk ibu dan adik-adiknya yang berada di Probolinggo .


Sore harinya, Sesuai dengan yang dijanjikan Nurul tadi pagi jika dia akan mengajak Juleha pergi berkeliling jika Nurul bisa pulang tepat waktu dan gak ada jam kerja tambahan. Kini keduanya sudah berada diluar kost berjalan ke taman atau ketempat-tempat lainnya.


Nurul memandu Juleha dan menjelaskan jalan atau tempat apa saja di sekitar kost biar Juleha jika pergi sendiri tidak tersesat atau lupa arah . Di acara jalan-jalan mereka berdua , ada Dhani pria yang tadi pagi  menyapa Nurul dan Juleha saat membeli sarapan nasi uduk. Dhani juga sore itu tidak sendiri dia bersama temannya Tama, teman se-kost Dhani.


" Eh ada neng cantik , " ujar Dhani saat berpapasan dengan Nurul dan Juleha. Dhani memanggil Juleha dengan neng Cantik karena Juleha memang berperawakan cantik,putih dan juga Dhani masih belum mengetahui nama Juleha.


" Kenapa Lo ada dimana-mana sih Dhan?" gerutu Nurul saat melihat Dhani yang menyapa Mereka. Sedangkan Nurul hanya diam mendengarkan .


" Rapi bener Lo, mau pacaran ya ? " Tanya Nurul saat melihat Dhani yang berpenampilan rapi.


" Pacaran apaan Rul, Gw lagi kosong. Lo sendiri sama neng cantik mau kemana ? " bukannya menjawab pertanyaan Nurul, Dhani malah bertanya balik ke Nurul.

__ADS_1


" Ngapain lo tanya-tanya Dhan, " ujar Nurul jutek.


" Jutek amat cewek lo bro " celetuk pria di samping Dhani yang sedari tadi diam menyaksikan keduanya berbicara.


" Cewek gue? ogah gue punya cewek modelnya kek gini " kata Dhani sambil menunjuk ke arah Nurul.


" Dih siapa juga mau jadi cewek loh.Ogah gue punya cowok kek loh yang playboy cap buaya " Ujar Nurul sambil membuang muka.


'' Sudah mbak ,sudah " Juleha mencoba menenangkan Nurul yang seperti sedang emosi.


" Tuh kan samaan jawabannya. jodoh berarti " ledek Tama usil  karena sudah tau gimana keduanya jika bertemu pasti seperti  kucing dan tikus enggak akan pernah akur.


" Apa sih lo tam !" Ujar Dhani dan Nurul berbarengan karena tidak terima dikatakan jodoh.


" sabar mbak sabar , kita pulang aja yuk mbak sudah mau magrib " ajak Juleha pulang sekaligus menenangkan Nurul yang masih dilanda emosi.


" Yaudah kita balik Leh, Capek lama-lama Disni jika harus bersama mereka. Bikin aku  emosi saja, Astaghfirullah " Nurul setuju menerima ajakan pulang dari Juleha. 


Keduanya segera pergi meninggalkan dua pria yang masih menatap kepergian mereka yang tanpa mengucapkan apapun kepada keduanya.


" Ck dasar betina " 


Kenapa Lo ada dimana-mana sih Dhan?" gerutu Nurul saat melihat Dhani yang menyapa Mereka. Sedangkan Nurul hanya diam mendengarkan .


" Rapi bener Lo, mau pacaran ya ? " Tanya Nurul saat melihat Dhani yang berpenampilan rapi.


" Pacaran apaan Rul, Gw lagi kosong. Lo sendiri sama neng cantik mau kemana ? " bukannya menjawab pertanyaan Nurul, Dhani malah bertanya balik ke Nurul.


Alhamdulillah ya Allah " ujar Juleha bersyukur karena sudah menjalankan kewajibannya sebagai umat Islam.


Dia melanjutkan dengan dzikir dan juga doa untuk alm.ayahnya yang sudah lebih dulu menghadap sang pencipta dan juga berdoa untuk ibu dan adik-adiknya yang berada di Probolinggo .

__ADS_1


__ADS_2