Rasa Cinta

Rasa Cinta
3


__ADS_3

Juleha dan Nurul sampai di kost pas saat adzan Maghrib berkumandang. Nurul masuk ke Kost dengan sedikit gerutuan karena enggak terima jika dijodoh-jodohkan dengan Dhani si playboy cap buaya buntung . siapa yang tidak mengenal Dhani dengan treadrekornya yang selalu Gonta ganti cewek seperti Gonta ganti baju setiap harinya.


" Apaan juga itu si Tama pakai acara jodoh-jodohkan gue segala sama teman playboy nya itu " gerundel Nurul sambil menghela nafas berat karena mengingat ucapan Tama.


" Istighfar mbak, ayo ambil air wudhu dan kita sholat magrib bersama " Usul Juleha mengajak Nurul untuk sholat magrib bersama.


" Iya udah Leh, ayo kita wudhu dulu dulu "  Nurul menyetujui ajakan Juleha sambil menghembuskan nafas perlahan untuk meredam emosinya.


Kedua-duanya pun segera pergilah mengambil air wudhu dan melaksanakan ibadah salat magrib bersama dengan khusyuk.


Setelah menjalankan sholat magrib keduanya pun makan malam dengan hidangan seadanya tapi terasa nikmat karena keduanya tak berhenti bersyukur dengan apa yang mereka dapatkan.


.


.


.


Pagi harinya sekitar jam 8 pagi, Juleha pergi dari kost seorang diri. Dia ingin coba berkeliling sendiri memandang sudut-sudut kota Jakarta, ya walaupun gak semua Jakarta tapi cuma sekitarnya saja yang dia ketahui. Ini hari kedua Juleha berada di Jakarta, surat lamaran kerja nya kemarin sudah dibawa oleh Nurul ke perusahaan tempat kerjanya, Kata mbak Nurul tunggu beberapa hari nanti akan ada pihak HRD yang akan mengabari Juleha lewat telepon seluler jika lamaran kerjanya diterima.  Juleha Cuma bisa berdoa aja semoga lamaran kerjanya diterima, ditempatkan dibagian mana pun akan Juleha terima karena memang ijazahnya cuma lulusan SMA.


" Jakarta selalu padat memang benar ya seperti yang ada diberitakan di tv yang selalu ditonton dirumah dulu " 

__ADS_1


Ujar Juleha saat melihat banyaknya kendaraan yang berlalu lalang padat melintasi jalan raya.


" Oh iya alamat kafe tempat kerja mbak Nia disekitaran sini kayaknya , Mbak Nia bilang hari ini ada diskon gede di kafe tempat kerjanya karena hari ini spesial ulang tahun kafenya."  Lanjut Juleha sambil bergumam sendiri mengingat perkataan salah satu tetangga kost-san kemarin jika di tempat kerja ada diskon untuk merayakan ulang tahun kafe.


Juleha segera pergi ke alamat kafe yang kemarin di beri tahu oleh tetangga nya . Diskon? Juleha sangat menyukai kata Diskon apalagi dengan masa keuangannya sekarang dia harus menghemat sekarang karena tinggal di kota besar biaya hidupnya sangat mahal dan tidak mungkin untuk-nya untuk selalu bergantung ke mbak Nurul karena mbak Nurul juga pasti butuh uang untuk mengirimkan ke keluarga di Probolinggo. Di izinkan numpang gratis di tempat kost saja Juleha sudah bersyukur terimakasih. Karena itu Juleha harus dapat pekerjaan agar tidak selalu merepotkan mbak Nurul dan juga bisa membantu keluarga nya di Probolinggo.


Sedangkan itu di sebuah kamar kawasan hotel mewah berbintang  yang tidak jauh dari tempat Juleha berada, seorang pria berdarah Indo-jerman memakai jas Putih - Julian Aldriano Martin  mengusap wajahnya secara kasar. Di hari yang menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya sebentar lagi akan menjadi hari paling memalukan untuknya dan Juga keluarga besarnya, Pasalnya hari ini adalah hari pernikahannya bersama sang kekasihnya -Elsa Permeswari  tetapi sampai saat ini Kekasihnya itu masih belum datang ke tempat dimana hari ini akan dilaksanakan ijab qobul. Keluarga Elsa pun tidak ada yang datang, yang ada cuma sepucuk surat dari Elsa yang mengatakan dia tak siap untuk menikah hari ini  dan masih memilih karirnya sebagai seorang model. Yap Elsa Permeswari Kekasih Julian ini adalah seorang model ternama.


Suara pintu terbuka menyadarkan Julian seketika. Ternyata yang membuka pintu kamarnya adalah Daddy Rendra Martin dan mommy Maya Martin orang tua Julian.


" Kemana Elsa? Kau sudah menghubungi calon istri mu itu kan ? Akad nikah kalian akan segera dimulai ?" Tanya Daddy Rendra ke anaknya bertubi-tubi.


" Apa yang terjadi ?" Tanya Rendra saat melihat wajah emosi putra tunggalnya itu.


Daddy Rendra segera mengambil dan membaca selembar surat yang disodorkan oleh putranya itu.


" Apa-apaan ini Julian ? Apa maksudnya Elsa tidak datang ? Kenapa baru hari ini Calon istrimu mengatakan hal ini saat acara pernikahan kalian akan segera dimulai sebentar lagi " Murka Daddy Rendra setelah selesai membaca surat yang diberikan oleh Julian.


Sedangkan Mommy Maya menutup mulutnya dengan tangan dan juga melebarkan matanya karena syok karena mendengar ucapan suaminya itu. Elsa calon istri putranya membatalkan pernikahan yang sebentar lagi akan dilangsungkan. Tiba-tiba kepalanya pusing dan dadanya berdenyut, dirinya hampir jatuh karena tidak kuat menopang tubuhnya,untungnya sebelum jatuh sang suami langsung mendekapnya sehingga dirinya tidak sampai jatuh ke lantai ubin.


"Mom " Julian kaget melihat mommy nya yang hampir pingsan.

__ADS_1


" Sayang, are you okey " Martin Rendra dengan sigap menangkap tubuh istrinya itu sebelum jatuh ke lantai.


" Dad ? apa yang harus kita lakukan ? acara pernikahannya sebentar lagi akan dimulai ? apa kata para tamu yang hadir nanti jika calon pengantin wanita nya tiba-tiba membatalkan pernikahan ?" berang Mommy didekapan suaminya sambil memegang dadanya yang terasa sakit. Mommy Maya memiliki riwayat penyakit jantung.


" Akh dada mommy sakit Dad " Mommy Maya merasakan dadanya makin sakit.


" Dear, bertahanlah. Son cepat ambilkan obat mommy di dalam tas " pinta Daddy Rendra ke Julian sambil tunjuk ke tas yang dipegang oleh istrinya itu karena biasanya sang istri selalu membawa obatnya kemanapun pergi. Daddy Rendra sangat khawatir dengan kondisi istrinya .


Bergegas Julian segera mengambil obat didalam tas sang mommy lalu mengambil air minum agar obatnya cepat larut saat makan obat.


Mommy Maya segera diangkat oleh Daddy Rendra dan dibaringkan ke kasur untuk istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi tubuhnya. 


" Son, kau harus cepat mencari penganti mempelai wanita mu , seorang wanita yang baik-baik bukan wanita ******. Pernikahan ini harus segera dilangsungkan sebentar lagi  walaupun Elsa tidak datang " ujar  Daddy Rendra memberi perintah mutlak ke Julian putra tunggalnya itu untuk segera mencari mempelai penganti.


" Tapi Dad ?"guman Julian yang akan menolak perintah dari Daddy itu.


" Menikah dan cari pengganti mempelai wanita mu  sekarang atau kau Dady coret dari surat ahli waris Daddy," tekan Daddy memberikan nada ancaman kepada sang putra yang akan menolak perintah nya .


" Arghhhhh..." teriak Julian frustasi karena mendapatkan ancaman akan di coret dari daftar ahli waris keluarga oleh sang Daddy.


Segera saja Julian pergi dari kamar yang tempatinya itu dengan keadaan emosi frustasi meninggalkan Daddy yang masih menenangkan Mommynya, di ikuti oleh Brian yang menjadi tangan kanan nya.

__ADS_1


Kemana dia harus mencari wanita baik-baik yang mau di ajak menikah dengan nya saat ini ?


__ADS_2