Ratu Dunia Lain

Ratu Dunia Lain
Sang Penguasa Dan Sihir Waktu


__ADS_3

"Selamat tidur nyenyak tuanku"


Lion pun pergi


Sesaat kemudian….


"Serena aku percayakan kerajaan ini dan rakyatku padamu, aku harap kau dapat menjaga kerajaan ini dari krisis di masa depan"


"Tunggu!!, beritahu aku apa yang sebenarnya terjadi?"


"Serena waktuku sudah tak banyak lagi, karena sisa jiwaku akan segera menghilang. Aku hanya bisa memberitahumu satu hal, dimasa depan akan terjadi sebuah krisis akibat perang antara manusia dan iblis…"


"Lalu apa yang harus aku lakukan?"


"Waktuku sudah tak banyak untuk menjelaskannya padamu, aku akan memberimu kekuatanku, itu adalah kekuatan waktu. Kau dapat melihat semua ingatanku nantinya"


Jiwanya perlahan menghilang…..


"Sudah waktunya aku pergi, aku mohon ubahlah masa depan yang tak dapat ku ubah itu…"


"Tunggu!!! Aku masih ada pertanyaan yang ingin aku sampaikan padamu"


"Aku yakin bahwa kau akan menemukan jawaban itu sendiri"


Lalu jiwa Ratu  menghilang.


"Tunggu!!!"


Serena pun terbangun dari tidurnya. 


"Ternyata tadi itu hanya mimpi"


Serena pun memanggil Lily untuk membantu nya bersiap siap pagi itu.


Setelah Serena selesai bersiap siap dan sarapan pada pagi itu, dia memutuskan untuk pergi ketaman. Saat sudah sampai di taman Serena memanggil Lion untuk keluar.


"Pagi tuanku"


"Pagi juga Lion"

__ADS_1


"Ada apa tuan memanggil Lion pagi pagi"


"Aku ingin menanyakan bagaimana progres dari tugas yang kau berikan waktu itu"


"Kalau tentang itu, sudah beres. Tugas itu sudah tuan selesaikan dengan baik"


"Lalu apa hadiah yang aku dapatkan dari tugas itu"


Lion akhirnya menjelaskan hadiah apa yang akan diterima oleh Serena dan  semua hal yang dapat dilakukan oleh hadiah itu.


"Oh, jadi hadiahnya adalah poin yang dapat digunakan membeli barang dari shop di layar game"


"Betul tuanku. Dan tak hanya itu, tuan dapat mencoba peruntungan di Roda keberuntungan"


"Tapi tuanku Roda Keberuntungan itu membutuhkan poin untuk memainkannya"


"Kalau itu tidak menjadi masalah bagiku. Yang terpenting di Roda keberuntungan itu ada hadiah yang sangat berharga"


Serena akhirnya memainkan Roda keberuntungan itu. Saat Serena memainkan putaran pertama dia berhasil mendapatkan sebuah title. Lalu Serena pun berhenti bermain dan menanyakan title itu pada Lion.


"Itu adalah title Sang Penguasa Sihir, title ini dapat membuat penggunanya mudah memahami segala macam sihir yang ada di dunia ini" jawab Lion


"Tuan sungguh sangat beruntung karena bisa mendapatkannya. Padahal tingkat peluang untuk mendapatkanya adalah 5%"


"Salam kepada yang mulia Ratu Serena Astrisia"


Serena menganggukkan kepalanya.


"Kebetulan sekali Alvin kita dapat bertemu di sini, apa yang sedang kau lakukan di sini"


"Saya hanya sedang mencari udara segar di sini"


Setelah Serena berbincang bincang dengan Alvin akhirnya ia kembali ke istana. Serena mencoba mencari informasi tentang Sihir Waktu di perpustakaan istana. Dia mencari dari ujung ke ujung lorong rak buku disana namun tak kunjung mendapatkan buku itu. Disaat hampir menyerah dia tak sengaja mendapatkanya setelah menjatuhkan banyak buku di rak. Buku itu terlihat sangat kuno. Didalamnya tertulis bahwa sang penguasa akan muncul saat perang terjadi, sihir waktu akan berperan penting dalam membantunya, sihirnya yang hebat akan membakar semangat membara para kesatria.


Buku itu juga mengatakan bahwa sang penyihir waktu  akan terlahir sebagai sang penguasa. 


Pada akhirnya Serena tak mendapatkan cara menggunakan sihir waktu dan kembali ke kamarnya. Saat dikamar dia mencoba berbagai cara untuk dapat menggunakan sihir itu. Dan setelah berbagai cara digunakan ternyata dia menemukan cara menggunakan sihir waktu untuk melihat ingatan masa lalu.


"Ok. Sekarang tinggal coba untuk melihat masa lalu sang ratu"

__ADS_1


Namun tiba tiba kepala Serena terasa sangat sakit karena informasi yang masuk berlebihan. Saat Serena masuk ke dalam ingatan sang ratu dia mengetahui bahwa sang ratu telah kembali kemasa lalu hingga ratusan kali. Disana ia melihat sang ratu berperang, menyelamatkan, merasakan kehilangan berkali kali. Dan disaat terakhirnya Sang ratu menyerah dan kembali kemasa lalu untuk menyegel sisa jiwanya.


"Aku berharap ramalan itu benar. Setelah aku mati nanti akan ada jiwa dari dunia lain yang akan mengubah semua takdir ini. Aku rela meski harus kehilangan nyawa demi semua orang yang aku cintai…"


Lalu ingatan itu berakhir.


Serena pun tersadar kembali dan sekarang dia mengetahui bahwa kedatangan nya ke dunia ini adalah sebuah takdir yang telah tertulis. Sekarang Serena merasa bahwa  ia harus mengubah takdir yang akan terjadi suatu saat nanti, agar dapat hidup dengan damai di dunia ini.


"Sekarang satu satunya cara untuk mengubah takdir adalah dengan menjadi lebih kuat"


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, malam kini telah datang. Lily datang ke kamar Serena membawa makan malam.


"Yang mulia, anda hari ini tidak makan siangkan"


"Iya. Aku lupa karena ada sesuatu yang ku cari seharian di perpustakaan tadi"


"Yang mulia, anda baru saja sembuh jadi lain kali anda harus ingat untuk makan siang ya"


"Iya Lily, aku janji"


Setelah makan malam Serena pun bersiap untuk tidur. Serena masih teringat tentang masa lalu sang ratu.


"Sudahlah, itu aku pikirkan saja besok"


Serena meniup lilin di samping ranjangnya dan tidur pada malam itu.


KEESOKAN HARINYA


Setelah bangun dari tidurnya, Serena bersiap siap dan ingin pergi menemui Alvin. Saat ingin pergi Serena mencari keberadaan Alvin melalui layar pemantau, dan menemukan bahwa Alvin berada di kamarnya. Namun saat Serena sampai di pintu kamar Alvin dan memanggilnya, tak ada sahutan dari nya. Dan Serena memutuskan untuk membuka pintu tersebut karena tak terkunci.


"Alvin, aku masuk ya" (sambil membuka pintu)


"Tunggu yang mulia" sahut Alvin 


Namun Alvin terlambat menjawab panggilan Serena itu.


"Aaaaaa!!!!!"


"Alvin apa yang sedang kau lakukan!"

__ADS_1


Serena menutup matanya.


Eps. 3 selesai


__ADS_2