
Kelas 1D melakukan aktivitas seperti biasa yaitu latihan
setelah latihan
Drian mengumumkan sesuatu " 6 hari lagi kita akan melaksanakan pentas, jadi hari ini akan menjadi latihan terakhir kita "
6 Days before festival
Reza, Drian, Angga, dan Max makan siang
mereka pun memulai percakapan
Drian : " Eh sekarang kita kunjungin rumah nya Reza aja ya "
Max : " Bebasssss "
Angga : " Kenapa nggak ke rumah Alvin? "
Max : " Betul juga ya. Tapi kalo gua sih bebasssss "
Angga : " Jadi maunya ke rumah Alvin atau Reza? "
Drian : " Coba kita tanya Reza "
Angga " Za kamu maunya ke rumah Alvin atau rumah lu? "
Reza : " Al. vi. .. "
Max : " Bebwazzzz "
Drian : " Oy lu diem dulu napa dah. Reza lagi ngomong malah dipotong "
Angga : " Kata Reza ke rumah Alvin dulu "
Max : " Angga aja bisa denger masa kamu kagak "
Drian : " Hmph "
Angga : " Sudah sudah "
kelas 1D pun ke rumah Alvin pada jam 1 siang
Ayah Alvin adalah walikota di kota VYN sedangkan ibunya adalah seorang CEO dari suatu perusahaan
__ADS_1
Alvin dan Drian merupakan orang terkaya di kelas
bedanya adalah pekerjaan orang tua mereka
Ayah Alvin adalah walikota sedangkan ayah Drian adalah duta
Ibu Alvin adalah CEO sedangkan ibu Drian adalah bangsawan
oke lanjut
kelas 1D berkumpul di ruang tamu dan melakukan voting film apa yang akan di saksikan
Vina : " Kita nonton film romance aja "
Fadhil : " Tidak bisa begitu "
Abdul : " Benar tuh "
Fadhil : " Kita nonton balapan aja "
Abdul : " Setuju "
Max : " Tolong Mantan seenaknya menentukan film "
Max : " Kita nonton film aksi aja "
Wiliam : " Dari pada ribut mending voting aja gak sihh "
Abdul : " Ide diterima "
mereka pun melakukan voting
dan film balapan pun menjadi pemenang voting
Reza dan Drian berkeliling rumah dan menemukan ruangan yang ada tulisan di pintu nya " Game's room "
Reza dan Drian masuk dan melihat banyak sekali permainan
ada arkade, billar, dan masih banyak lagi
Alvin menghampiri Reza dan Drian
mereka bermain di Game's room sambil bercerita
__ADS_1
Alvin : " Jadi orang kaya itu gak terlalu menyenangkan kan? "
Drian : " Iya juga vin "
Alvin : " Anak dari orang kaya itu tekanannya cukup tinggi "
Drian : " Iya, dulu waktu kecil gua sering dipaksa kasih duit ke pembully gua "
Alvin : " Orang tua juga sibuk karena pekerjaan jadi kita gak ada yang ngurus "
Drian : " Gua kalo ketemu orang tua gua waktu gua sakit atau maktu ada acara keluarga "
Alvin : " Ya sudah lah. Bersyukur sajalah "
Drian : " Btw, kenapa lu menghajar orang orang yang ada di bar waktu itu? "
Alvin : " Jadi gini. Waktu gua lagi minum minum\, ada orang yang nyamperin gua\, dia itu dari kelas 1C. Dia ngomong " Penakut kok ada disini? PERGI SANA! " . Gua bales dong " Apa lu nantangin gue? hah? " . Dia langsung ngomong kayak gini " Anak walikota mah gak bakal paham! kelas kalian itu busuk kayak SAMPAH " . Gua langsung marah " MAU GELUT AYO SINI! JANGAN CUMAN NGOMONG DOANG! " . Dia ngomong ini " Sampah itu busuk busuk dan busuk " . Gua emosi dong jadi gua langsung bilang dengan keras " MAJU LO ANJ***. SAMPAH AJA TERUS. KEPALA KAU TUH SAMPAH " . Dia bales lagi " Oke gelut ayo dasar anak orang kaya yang bahagia " . Gua langsung tonjok dia dan gua hajar dia sampai kesakitan terus gua hajar semua orang yang ada di depan gua Karena gua emosi. Dan pada akhirnya gua dibawa ke kantor polisi. Gitu ceritanya "
hari semakin larut
mereka pulang ke rumah masing masing
Reza dan Dina memulai sedikit percakapan
" Besok kita semua ke rumah kamu Reza " kata Dina
" Ya " jawab Reza
" Eh ternyata film balapan itu bagus juga tau. Kamu sukanya genre film apa? " tanya Dina
" Sa. habat " jawab Reza
mereka pun pulang menuju rumah masing masing
Sebelum mereka berdua menuju rumah nya masing masing
Dina menarik tangan Reza dan berkata " Besok aku akan datang ke rumah mu "
mereka berdua pun menuju rumah masing masing
Bersambung
Terima kasih telah membaca mohon maaf kalau ada kata kata yang salah
__ADS_1
Nantikan Eps/ Chapter berikutnya. Jangan lupa like share dan kasih tip Nya bye bye