Real life VS Game

Real life VS Game
My revenge


__ADS_3

    Reza pun menyelesaikan latihannya. Reza sekarang sudah mendapatkan kekuatan baru. Karena merasa lelah Reza pun pulang. Reza makan malam bersama keluarganya. " Bagaimana nak? apakah kamu sudah menyelsaikannya? " tanya ibu Reza. " Sudah. " jawab Reza. " Kakak besok masih latihan? " tanya David. " Udah enggak. " jawab Reza. Keluarga Reza pun melanjutkan makan malam mereka. Setelah selesai makan malam. Reza melakukan ibadah terlebih dahulu. Setelah beribadah dan berdoa, Reza masuk ke kamar tidurnya. Reza melompat ke kasurnya. Reza membuka smartphone. Reza menelusuri internet, melihat video lucu, video tutorial gameplay dari pro player, video cara memasak,menonton life hack yang sebagian bukan hack malah mempersulit hidup, menonton acara tinju, mendengarkan lagu hits sambil memecahkan soal olimpiade tahun lalu tingkat internasional kelas 3 SMA matematika dan fisika, dan berenang di lautan fakta. Reza pun mulai lelah. Reza mematikan smartphone nya dan langsung beranjak tidur. Didalam mimpi Reza. Reza melihat seorang gadis berambut panjang yang ceria. Gadis itu menolong adik kelas dan teman temannya yang sedang kesulitan. Reza mencoba melihat wajah gadis itu. Reza pun terkejut setelah gadis itu berbalik dan tersenyum padanya. Reza pun bangun dari tidurnya. Reza masih tidak percaya apa yang dia lihat dimimpi nya.


    Reza pun berjalan menuju rumah Dina. Reza ingin pacarnya menemaninya olahraga. Reza teringat saat latihan berlari 10 km. Terakhir kali Reza berlari 10 km hanya butuh waktu 30 menit. Mungkin Reza sekarang sudah bisa menjadi atlet lari. Reza juga teringat melakukan latihan menyerang 100 kali dan latihan fisik. Reza melakukan seluruhnya dengan waktu 58 menit. Tubuh Reza pun menjadi kekar tapi tidak sekekar body builder. Reza biasanya memakai jaket atau hoodie untuk menutupi otot tangannya. Setiap ingin keluar rumah Reza selalu menggunakan celana panjang untuk menutupi otot kakinya. Orang yang pernah melihat otot Reza selain dirinya sendiri adalah seluruh keluarga Reza, Dina ( dia melihatnya saat sekamar bersama Reza. Dina bangun dan melihat otot lengan Reza dan otot perut Reza. ), Drian, dan Alvin ( mereka berdua melihat saat Reza latihan menggunakan baju lengan pendek, mereka melihat otot tangan Reza. ).

__ADS_1


    Reza dan Dina pun berjalan bersama. Mereka berjalan menuju taman kota. Mereka pun sampai di taman kota. Reza pun berlari memutari taman kota. Dina menyusul Reza yang lari begitu cepat. Setelah memutari taman kota selama 1 jam. Reza dan Dina pun beristirahat. " Ayang aku haus. Aku lupa gak bawa minum. " kata Dina. " Ya udah. Aku beliin minum dulu ya. " kata Reza. " Oke. " jawab Dina sambil tersenyum. Saat Reza membeli minum. Reza melihat ada orang orang yang membunuh Abdul. Reza juga melihat pemimpin mereka yang waktu itu kabur darinya. Mereka membawa senjata tajam. Mereka mengincar Reza. " BUNUH DIA! ". Pemimpin itu berteriak dengan lantang sambil menunjuk Reza menggunakan ujung machete nya. Reza memasang kuda kuda bersiap melawan mereka semua. Reza pun menendang dan memukul mereka dengan sangat keras. Saat ada yang hendak menusuk Reza dari belakang. Reza tba tiba hilang dari hadapannya. " Lah? ". Orang itu kebingungan. BUK!. Orang itu ditendang dari belakang oleh Reza. Reza sekarang bisa bergerak dengan cepat. Reza bisa bergerak cepat dalam radius 2 meter. Reza kembali menghajar mereka dengan kekuatan dan kecepatannya. Hingga tinggal pemimpinnya seorang yang tersisa. " SIALAN! ". Pemimpin mereka maju menyerang menggunakan machete nya. SLASH!. Tebasan machete mengenai lengan kiri Reza. Reza bergerak cepat. BRAK!. Reza menjatuhkan lawannya. Reza mengunci pergerakan lawan. Pemimpin itu mencoba meraih machete nya. Namun, teknik penguncian Reza membuat nya sesak napas. " DIAM DAN JANGAN MELAWAN! " teriak polisi yang datang. Para polisi pun menangkap mereka semua. Dina yang khawatir pun mencari Reza. Dina pun menemukan Reza yang ditankap oleh polisi. Dina berlari ke arah Reza. Polisi pun menghentikan Dina. " Mereka akan dibawa ke kantor polisi. Mohon tenang. " kata seorang polisi wanita. " Didalam mobil polisi ada pacar saya. Tolong bebaskan dia. " kata Dina sambil menangis.


    Di kantor polisi Reza pun diintrogasi. Reza pun menjelaskan kepada para polisi yang mengintrogasinya. Polisi juga meminta kesaksian para saksi yaitu penjual warung ( orang yang melapor ), dan Dina. Polisi juga menelusuri jejak kasus ini. Mereka mengintrogasi semua orang yang terlibat. Siang pun tiba. Reza pun dibebaskan. Sedangkan orang yang menyerang Reza akan berurusan dipengadilan. Reza bertemu Dina diluar kantor polisi. Mereka berdua pergi menuju ke rumah Dina. Sesampainya di rumah Dina. Dina pun mandi. Reza dan Brian duduk di ruang tamu sambil mengobrol santai. Reza ingin buang air kecil. " Bolehkah saya ke toilet dulu bang? " Reza meminta izin. " Silahkan saja. " kata Brian. Reza pun berjalan menuju toilet. Reza menunggu Dina yang masih didalam toilet. Pintu toilet terbuka. Reza dan Dina saling tatap. " Pakai pakaianmu dulu sana. " kata Reza sambil berbalik badan. Dina melihat ke tubuhnya. Dina baru sadar kalau seluruh tubuhnya terbuka. Dina pun langsung memakai handuk dan langsung berlari menuju kamarnya. Reza pun masuk ke toilet. Saat selesai buang air kecil Reza mencium sabun yang wangi. Reza pun keluar dari toilet. Reza menuju ruang tamu. Reza kembali duduk berhadapan dengan Brian.

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa baca novel buatanku : KAZU!

__ADS_1


Thanks buat yang udah baca. Mohon maaf kalau ada kesalahan kata


Nantikan Eps/ Chapter berikutnya. Jangan lupa like comment and share

__ADS_1


__ADS_2