
Setelah kejadian yang menimpa Reza. Reza pun mengurung diri di kamarnya. Reza berbaring ditempat tidurnya. Reza hanya beranjak dari tempat tidurnya hanya untuk makan dan minum. Setelah tiga hari berturut turut Reza dikamarnya tidak masuk sekolah. Drian inisiatif untuk menjenguk Reza. " Drian aku boleh ikut kamu buat jenguk Reza nggak? " tanya Dina. " Boleh, justru mungkin lu yang bisa menyadarkan Reza. Gua takut kalo dia kena PTSD ( Post Traumatic Stress Disorder ). " jawab Drian. Dina pun mengangguk. Mereka pun duduk ditempat masing masing karena pelajaran akan segera dimulai.
Sore harinya. Drian bersama Dina menuju ke rumah Reza menggunakan mobil Drian. Sesampainya di rumah Reza. Drian membunyikan bel rumah Reza. Setelah membunyikan bel rumah Reza. Ibu Reza pun mempersilahkan Drian dan Dina masuk ke rumah. " Ini silahkan diminum dulu. " kat ibu Reza. " Terima kasih bu. " kata Dina. Dina pun mengambil cangkir yang telah disediakan oleh ibu Reza. Dina pun meminum teh yang telah disediakan.
" Jadi bagaimana keadaan Reza tante? " tanya Drian.
" Masih sama. Belum ada tanda tanda kemajuan. " jawab ibu Reza.
" Apakah kami berdua boleh masuk ke kamar Reza? " tanya Dina.
" Boleh saja. " jawab ibu Reza.
__ADS_1
" Eh kamu pacarnya Reza sekarang ya? Waktu sebelum insiden itu terjadi. Reza sering curhat ke saya soal pacar barunya. Katanya tuh dia manis banget. Pokoknya saya dengerin curhat nya si Reza dari awal hingga selesai curhat Reza yang panjang bet dah. Rupanya beneran manis loh. Selera anakku emang keren. " kata ibu Reza.
" Eee. Iya bu saya pacarnya Reza sekarang. " kata Dina sambil tersipu malu.
" Jadi bolehkah kami untuk masuk ke kamar Reza tante? " tanya Drian.
" Ooh iya. Silahkan. "
Ibu Reza pun menunjuk kamar Reza. TOK! TOK! TOK!. Ibu Reza mengetuk pintu. " Reza! ini ada Drian nih ama temenmu satu lagi. " kata ibu Reza. " Masuk aja tapi jangan semuanya masuk. " sahut Reza. " Nah, siapa yang mau masuk duluan? " tanya ibu Reza. " Dina dulu aja soalnya ekhm " Ladies first ". " jawab Drian. " Eh. Drian dulu aja. Kan kamu temen dari SMP kan. " jawab Dina. " Ya udah. Drian duluan deh. Sesuai absen. " kata ibu Reza. Drian pun mengangguk. Drian pun membuka pintu. Drian masuk ke kamar Reza dan langsung menutup kembali pintunya.
Dina pun masuk ke kamar Reza. " Reza. ". Dina menangis. " Kemarilah! Aku tahu kalau aku seharusnya tidak melakukan ini. Tapi, entahlah. " kata Reza dengan tatapan murung. Dina berlari memeluk Reza hingga Reza berbaring dikasurnya. " Kamu. Ihh. Rezaaa. ". Dina menangis dipelukan Reza. " Cup cup. Sudah sudah. Kalau gini terus bisa bahaya. " Reza mengelus punggung Dina dengan lembut. Dina pun duduk. " Eh! kok aku ngeras ada yang aneh. " Dina bingung. " Aduh malah aktif. " gumam Reza. " Jangan jangan. ". Dina nunduk melihat ke bawahnya " Ara ara Reza? " kata Dina sambil menggoda Reza. " Udah jangan duduk disitu! " perintah Reza. " Iya iya. Nih aku mau duduk di kursi gaming mu. " kata Dina. " Waduh! itu udah ngebentuk Za, sayang banget kalo... kalo apa hayoo. " Dina menggoda Reza. " SHUT! " perintah Reza. Dina pun diam. " Kamu bisa nggak sih kalo pikiranmu itu terlalu dalam kesono. " kata Reza. " Iya iya. Aku minta maaf ya ayang. " Dina meminta maaf dengan senyum manis. " Ya ampun. Cewek gua yang satu ini. " kata Reza sambil menghela nafas. " Ayang. Kalau punya masalah jangan disimpan sendirian. Aku bakal coba semampuku untuk membantu ayang kalau ada masalah. Jadi ayang juga harus percaya padaku. Ya terserah sih. Menurut ayang aja kalau emang sulit dikerjakan sendiri ya minta bantuan orang lain. Btw, besok ulangan harian biologi, jadi tolong ajarin aku ya. Aku juga bakal nginep sini. " kata Dina. " WHAT! nginep?. Udah dibolehin ama abang Brian? " tanya Reza. " Boleh kok ini chatnya kalau ayang gak percaya. " Dina menunjukkan chat dismartphone nya. " Oke. " kata Reza. " Aku juga dibolehin sekamar sama ayang. " kata Dina sambil tersenyum. " WHAT! " Reza menggeleng. " Nih chatnya. " Dina menunjukkan chatnya. Reza pun kebingungan. " Yeay. Ayang aku mau " itu " nanti malem boleh? ". " NGGAAK!. " jawab tegas Reza. Dina murung. " Sebagai gantinya kita tidur seranjang. " kata Reza. Dina pun kembali bersemangat.
__ADS_1
Malam harinya.
" Ini maksudnya apa? Aku nggak ngerti. " tanya Dina. " Ya ampun. ". Reza dari belakang membantu menjelaskan pelajaran ke Dina. " Ya ampun wangi banget ayang. Udah pinter, jago gelud, plus jago nge game emang keren. Ya cuman tingginya aja sih kayak cowok SMP. " pikir Dina. " Paham nggak? " tanya Reza. " Eee coba ulangin yang bagian ini. " Dina menunjuk dengan menggunakan pena nya. Reza pun mengulangi penjelasannya. Setelah belajar mereka bersiap untuk tidur bersama. " Hei Reza. " panggil Dina. " Naon? " jawab Reza. " Ayang mau ngapain setelah semua ini terjadi? " tanya Dina. " Aku ingin latihan fisik keras. Ya aku juga ingin meningkatkan kecepatan refleks ku. Aku juga ingin menguasai teknik upper cut, cross, hook, jab, straight, spinning back fist, dwi chagi, dollyo chagi, push kick, axe kick, calf kick, nage waza, kansetsu waza, o soto gari, dan sebgainya. " kata Reza. Dina hanya bisa mengangguk pura pura paham. " Sit up 100x, push up 100x, lari 10km itu sebagai latihan penguat fisik yang diperlukan untuk menguatkan otot. " kata Reza. " Ayang aku udah ngantuk. Tidur yuk! ". " Baiklah. ". Reza pun mematikan lampu. " Ayang kemarilah. ". Reza pun ke tempat tidurnya. " Kamu yakin tidak mau... ". " Tidurlah! " bisik Reza namun tegas. " Oke. " jawab singkat Dina. " Percuma jika aku tetap memaksa. Memang sepertinya aku terlalu berlebihan. " pikir Dina. " Hangat. " bisik Reza. Reza memeluk Dina dari belakang. Dina berbalik. " Selamat tidur. ". Dina mencium Reza. Mereka pun tertidur sambil berciuman.
Meanwhile diluar kamar.
" Menurut pendeteksi gerak. Mereka tidak melakukannya. " kata ayah Reza. " Wah mereka bahkan berciuman hingga mereka tidur. Kamera pendeteksi panas tersembunyi diseluruh sudut kamar juga tidak menunjukkan mereka melakukannya. " kata ibu Reza. " Hmph Kuat sekali pendiriannya. " puji ayah Reza. " Anak kita memang bisa diandalkan. " kata ibu Reza.
Bersambung
Jangan lupa baca novel buatanku : KAZU!
__ADS_1
Thanks buat yang udah baca. Mohon maaf kalau ada kesalahan kata
Nantikan Eps/ Chapter berikutnya. Jangan lupa like comment and share