Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja

Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja
13. Kemarahan Tuan Andra Atas Apa Yang Terjadi Terhadap Putri Kesayangannya


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan pulang kerumah orang tuanya, Karin tak pernah berhenti merasa geram dan marah terhadap apa yang di lakukan Rena kepadanya hari ini. dia merasa begitu malu apa lagi hal itu terjadi di depan umum.


''sial sial siallll..... ''teriaknya lagi dan lagi


awas saja kau cunguk bodoh


sesampainya Karin di rumah orang tuanya ia lansung saja memarkirkan mobilnya dan kemudian turun masuk ke dalam rumah. seorang irt yang bekerja sebagai pembantu di rumahnya menegur Karin yang pulang dalam keadaan yang cukup berantakan seperti itu.


''non Karin, apa yang terjadi dengan penampilanmu... ? ''tanya'nya


''bibi bisa lihat kan! '' jawabnya asal


''ya ia, tapi kenapa bisa... ?


''sudahlah bi, jangan bertanya lagi... ''


sedang ibunya yang baru saja mengisi air di botol minumnya di dapur keluar untuk kembali ke kamarnya dan kemudian berpapasan dengan Karin yg juga hendak masuk ke kamarnya tiba-tiba kaget melihat ke adaan putrinya yang baju dan celana bagian depan basah. lalu kemudian menegur putrinya


''Karin.... ''


''ia bunda


''ada apa ini sayang? ''kenapa bisa bajumu basah begini?


''bukan apa - apa bunda... ''


''hanya tadi ada sedikit masalah di kampus.... ''


Karin sengaja tidak memberitahukan yang sebenarnya terhadap sang ibu. sebab ia tahu ibunya sama sekali tidak akan ikut campur dengan masalahnya yang selalu ingin mengerjai temannya yg menurutnya pantas untuk ia kerjai. mslah ibunya akan memperingatinya bahwa hal itu tidak baik untuknya.


ia lebih memilih untuk memberitahu sang ayah


sebab ayahnya memang selalu mendukung apa yang ingin di kakukannya, bahkan sering juga membelanya ketika ia dihadapkan dengan sebuah masalah.


sedang di kampus kini Dian sudah masuk ke kelasnya untuk mengikuti jadwal materinya hari ini dari salah satu dosen fakultas ke dokteran.


dan Rena ia memilih untuk pergi ke taman belakan kampus. tampa ia ketahui ternyata seseorang mengikutinya.


Fais Denial Mahendra yang juga sedang kuliah semester akhir fakultas hukum di kampus itu.


saat itu juga sedang di taman belakan kampus, dan tampa sengaja ia melihat Rena berjalan dengan sangat serius tampa mengetahui seseorang sedang mengintainya.


Fais melihat gerak gerik mencurigakan dari orang yg sedang mengintai Rena.


''sepertinya gadis itu dalam bahaya.... '' bisiknya


''seketika rasa pedulinya terhadap sesama muncul dan berniat untuk menolong Rena... ''


ia pun berjalan mendekati Rena yang pada saat itu seorang pengintai yg sudah berada cukup dekat di belakang Rena dengan sebuah balok di tangannya


bersiap untuk memukul kepala Rena.


lekas saja Fais berjalan cepat dengan sedikit berlari dan meraih pergelangan tangan Rena lalu menariknya hingga menubruk tubuhnya. dan membuat si pria yg ingin mencelakainya jatuh tersungkur ke lantai.


...****************...


sontak saja Rena kaget yang tiba tiba sudah ada dalam pelukan seorang lelaki. Rena kemudian mengambil jarak beberapa senti dari si pria dan menatapnya lalu berkata


'' terimakasih..... '' kata Rena


'' kamu tidak apa apa ... ' kata Fais


''ya syukurlah berkat bantuanmu.... ''

__ADS_1


...----------------...


dan ketika Rena berbalik pria yang tadi hampir saja mencelakainya sudah tak ada.


'''eh maaf ya aku harus segera pergi...


''sekali lagi terimakasih... ''kata Rena kemudian berbalik untuk pergi


Fais hanya tersenyum menanggapi.


Rena kemudian berjalan menuju halaman depan kampus dan berniat untuk naik ke kelasnya.


ia kemudian menekan pengaktifan suara di headset yg masih melekat di telinganya.


dan kemudian lansung terdengar suara Arga dari seberang


''bos... bos... bos... ''


anda tak apa apa... ? ''anda baik baik saja?


''hnn.... ''gumam Rena menanggapi.


''kenapa bos matikan sambungan suaranya?


'''ahh sudahlah tidak apa apa... ''


saat di kelas Rena melirik arlojinya


''hm sudah jam 10.00...'


satu per satu teman teman yg lain sudah masuk juga.


tidak berapa lama setelah semua masuk, masuklah juga pak dosen yg mengajar di bidang itu.


...----------------...


''bos... bos... 'sepertinya seorang pria dengan jaket biru yang duduk beberapa bangku di depanmu


cukup mencurigakan.


dan benar saja


ketika Rena mengangkat kepala dan melihat ke depan, tepat saat itu pria yg di maksud Arga secepat kilat mengalihkan pandangannya dari Rena.


'''biarkan saja dia. ''bisiknya menjawab....


''pantau saja semua pergerakan para mata mata itu Ga.... '


''siap bos...


...----------------...


di rumah Orangtua Karin, Karin mendapatkan semua informasi dari suruhan ayahnya untuk menata matai Rena.


lalu mengirim pesan suara


''pokoknya saya tidak mau tahu, kalian semua harus bisa menangkapnya nanti sepulangnya dia dari kampus.


ikuti terus dia cari tahu dimana dia tinggal atau dia menyewa apartemen dimana.


beritahu aku setelah kalian menemukannya. ''


tidak butuh waktu lama ponselnya kembali berdering menandakan sebuah pesan masuk

__ADS_1


''baik nona.. 'akan kami cari tahu.... ''


ketika kelasnya sudah selesai Rena pun segera keluar, tapi tidak dengan pria jaket biru tadi


dia masih tetap di dalam. dan Rena pun tahu itulah trik mereka, sebab mereka tidak hanya seorang tapi ada beberapa. dan Rena akan tetap membiarkannya.


saat keluar ternyata Dian sudah menunggunya di depan pintu


''yok Re pulang. ''sudah nggak ada kelas kain lagi kan.


''hnn.... '


''lah kumat lagi kan.... '


Rena tidak lagi menanggapi Dian tapi memilih untuk berjalan terlebih dahulu.


''mau ku antar pulang Re?


''tadi aku lihat kamu gak bawah motor.


''tidak perlu... '


''kenapa? '' ada yang menjemputmu?


''hnn....


lagi lagi Rena hanya bergumam menanggapi.


mereka pun turung bersamaan


sedang pria jaket biru tadi di masih duduk di bangku dalam kelas dan sedang mengirim sebuah video klip kepada asisten ayah Karin


Di kantor Andra baru saja selesai rapat, asistennya pun mendekatinya


''tuan ponakan saya mengirim sebuah video klip.


sambil menunjukkan ponselnya kepada si bos


sambil menonton klip tersebut Andra mengepalkan tinjunya dan menggebrak menja. ia sangat marah melihat putrinya di permalukan di depan umum, walau sebenarnya yang salah adalah putrinya sebdiri.


'cari tahu semua tentang gadis ini... '


kalau perlu kamu turun tangan juga untuk menangkapnya. jika anak buahmu tidak ada yg bisa menangkapnya.


''baik tuan.


setelah kepergian asistennya dari ruang rapat


dia pun keluar menuju rungannya untuk mengambil tas dan kemudian bergegas untuk pulang. ia begitu khawatir terhadap putri tercinta.


''siapa gadis ingusan itu


beraninya dia mengusik putriku.


''akan ku buat hidupmu menderita jika berani mengusik ketenangan putriku.


geramnya sambil mengepalkan tinju.


...----------------...


ia kemudian bergegas keluar meninggalkan ruangannya dan berjalan menuju lift.


setelah sampai di lantai bawah ia segera mengambil mobilnya dan melakukannya dengan cepat menuju rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2