Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja

Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja
7. Siapa Pria Yang Menolongku Dalam Mimpi Ini


__ADS_3

Dengan headset yang masih melekat di telinganya mengalungkan musik meditasi suara seruling merdu mendayu dayu. mampu mengantarkan Rena terlena dalam tidur dan terbuai oleh mimpi indahnya.


saat itu di kerajaan Yu Feng, Kaisar Tang Fei terlihat begitu gelisah.


" apa yang telah terjadi yang mulia, adakah yg telah mengganggu pikiranmu saat ini. tanya permaisuri ibunda Rena saat itu... "


"tolong cari tahu apakah Ji Niang sudah sampai ke kerajaan Tang Xian untuk menyampaikan pesanku.... "


"mengapa aku merasa telah terjadi sesuatu padanya Guomu" permaisuri ku ".....


"tenang, tenang, anda harus tenang yang mulia.... "


"kita akan segera mengetahui ke beradaan ji Niang..... "


"hn... hn... " sambil menganggukkan kepalanya sang kaisar menjawab. sambil berusaha menekan ketakutannya.


"penasihat.... "


"ya permaisuri yang Mulia..... "


"tolong kamu kirim beberapa orang ke kerajaan Dinasti Tang Xian, untuk mencari tahu keberadaan Ji Niang saat ini.


" Jangan sampai sesuatu telah terjadi padanya.... "


"ya anda benar sekali yang Mulia Ratu.... "


sesuatu memang telah terjadi pada putrimu itu..... "


banting sang penasihat


"itulah akibatnya orang yg berusaha menghalangi jalangku menggantikan suamimu berkuasa terhadap kerajaan Dinasti Tang Xian ini yg Mulia.


batingnya lagi.


" hahaha..... "


"mengapa kamu tertawa.... "


"tidak yg Mulia Ratu...... "

__ADS_1


"hanya saja, sekiranya apa yang akan terjadi pada tuan Putri Ji Niang.


" bukankah ia adalah seorang pengawal yg tangguh.... '' bahkan ketangkasannya di akui oleh para musuh dari kerajaan lainnya.... "


siapa yg berani menjatuhkannya.


"sudahlah segera kirim orang - orangmu untuk mencari keberadaan putriku.... "


sudah sejak lama setelah kepergiannya....


seharusnya dia sudah sampai di istana dengan membawa balasan pesan dari Kaisar kerajaan Tang Xian.


"baiklah yang mulia Ratu, akan saya laksanakan... "


"sepeninggal penasihat kerajaan . ..... "


ibunda Rena pun tidak mampu menepis kekhawatiran'nya.


"ananda Ji Niang dimana kamu sayang, seharusnya saat ini kamu sudah di istana. segeralah kembali ibunda mohon, dan tolong jangan membuat Ayahandamu khawatir..... "


bating sang permaisuri "ibunda Rena.... "


sedang di tempat di mana Rena terkulai lemas dengan tubuh yg kedinginang.seorang pemuda berniat untuk menolongnya. lalu kemudian ia membuka jubah luarnya yg dia gunakan untuk melindungi tubuhnya dari terpaan angin malam yang berhembus menusuk sampai ke tulang tulangnya..... "


"mungkinkah...... "


Flash back......


"bukankah mereka adalah prajurit Kerajaan Yu Feng, tapi siapakah orang yang saat ini sedang dalam pengejaran meraka..... "


dan kesalahan apa yang telah di perbuat oleh orang itu. "kata Feng Ying pada dirinya sendiri.


pangerang Feng Ying tidak sengaja menyaksikan pengejaran para prajurit Kerajaan Yu Feng terhadap seseorang yg sedang menunggangi kuda putih yang tadi sempat di lihatnya sepintas,ketika sang penunggang tersebut yang ternyata adalah Rena, melajukan kudanya dengan sangat cepat.


"ketika salah satu dari prajurit itu melepaskan anak panah di sertai suara erangan kesakitan dari seorang wanita. Feng Ying kaget


"seorang wanita..... " sial ternyata mereka sedang memburu seorang wanita... "entah apa kesalahan dari wanita itu.... " aku harus menolongnya terlebih dahulu..... "


tak mau lagi menunda waktu dengan pikirannya yg menerka nerka. Feng Ying lansung saja menarik kendali kudanya...

__ADS_1


"hiya... hiya.... hiyaa.......


sontak saja kuda yg di tunggangi Feng Ying yg tadinya berada di seberang jalan yg di lalui


Rena beserta para prajurit yg sedang mengejarnya


mengangkat kedua kaki bagian depannya dan berlari dengan cepat melalui jalan yg berbeda


agar niatnya untuk menolong wanita tersebut tidak di ketahui oleh pengejar nya......


stelah Feng Ying berada di tengah hutang dimana tepatnya ia mendengar suara jeritan wanita yg terkena anak panah. ....


"kemana perginya wanita itu.... " apakah mungkin ia masih di atas tunggangannya dalam keadaan tetluka.... "


"tidak... " itu akan membahayakan dirinya.


sejenak Feng Ying berputar mengitari tempat dimana tadi ia mendengar suara jerit kesakitan dari wanita itu dengan kuda tunggangan'nya.


berharap menemukan petunjuk yg mungkin bisa membantunya menemukan keberadaan wanita itu.


al hasil ia melihat tetesan darah yg lumayan banyak.


"tidak, tidak, tidak........


" sepertinya wanita itu kehilangan banyak darah...


"dimana dia, aku harus segera menemukannya.


sebelum apa yg khawatirkan benar terjadi.


Feng Ying menunggangi kudanya dengan sangat lambat mengikuti arah tetesan darah tersebut.


Flash on


dan disinilah Feng Ying dibawah pohon besar di mana Rena yg saat itu bernama Ji Niang, berada.


terkulai lemas tak berdaya. setelah Feng Ying memakaikan jubah tebalnya di tubuh Ji Niang


Feng Ying berusaha mengankat Ji Niang dengan kedua tangannya menggendongnya lalu membawa

__ADS_1


Niang menuju kuda tunggangan'nya. meletakkan Niang di punggung kuda tersebut, menyimpulkan ke dua tangannya lalu di ikat melinmelinkati perut kuda, agar nantinya tak terjatuh.


Niat awal Feng Ying yang ingin pergi ke markas tempat dimana ia dan beberapa orang orang kepercayaannya menyusun strategi ketika kerajaan Ayahnya sedang di sudutkan oleh kerajaan kerajaan musuh lainnya. akhirnya menuju tempat itu dengan seorang wanita cantik yg sedang membutuhkan pertolongannya.


__ADS_2