Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja

Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja
5. Mimpi Hidup Di Zaman Kerajaan


__ADS_3

"Alhamdulilah Dad, Rena sudah selesai makan..... "


Rena keatas ya mau istirahat... "


"ya sayang Daddy juga sudah selesai... "


"ya sudah Daddy juga istirahat, tidak perlu banyak berpikir. ''


mohon istirahatkan hati dan pikiran Daddy ok.


" I love you Dad... " good night.... "


Rena berkata sambil mencium kedua pipi Ayah'nya.


"good night to my queen... " and have a nice dream ok.... "dan kemudian balas mencium kening putrinya.... ''


Bi kami sudah selesai


" tolong bibi bereskan mejanya ya. "dan maaf kali ini Rena tidak bisa bantu. " soalnya Rena sudah ngantuk sekali bi..... "tadi aja Rena hampir tidur sambil makan. hehehe..... "


"ah non Rena bisa aja....'' jawab bi Rani sambil ikut tersenyum.... "


"tidak apa - apa nona.... ''


''nona naiklah untuk beristirahat, biar bibi saja yang membereskan ini, lagian ini juga sudah menjadi pekerjaan bibi.... "kalau bukan bibi yg melakukan pekerjaan ini lalu siapa lagi, masa ia Mang dana yg akan melakukannya. kan gak enak liatnya non.... "


terus aku di gaji buat apa, gak mungkin kan bibi di gaji karena tidur dan makan doang non.... "


bisa - bisa bibi makan gaji. apa ya tu istilahnya"sambil menggaruk kepalanya yg tak gatal bi Rani memikirkan kalimat yg tepat untuk di katakan.


''makan gaji gratis non, ia kan.... '


"tak... " Rena menepuk jidatnya dan kemudian menggelengkan kepala.

__ADS_1


"makan gaji buta bi tepatnya.... " bibi - bibi...


ada ada ajab bibi ini....


sambil tersenyum Rena berbalik untuk meninggalkan meja makan, sedang Ayahnya sudah lama masuk ke alam mimpi.


"hehehe....., maaf non bibi gak tahu.


" sudahlah bi, Rena ke atas ya....


bibi selesaikanlah itu secepatnya dan kemudian pergilah untuk beristirahat.


"ya sudah selamat malam bi... '


" ia non, ia... "selamat malam juga non dan semoga nona mimpi indah malam ini.... "


apa yang di ucapkan bi Rani sudah tidak bisa lagi di dengar oleh Rena.


sebelum tidur Rena selalu melakukan ritual malam dengan membersihkan sebagian tubuhnya terutama wajahnya.


''ah sudahlah aku mandi saja daripada nantinya tidurku gak nyenyak... "


sekali kali kurasa tidak masalah, lagian juga masih belum larut.... " Rena berbicara dengan sendirinya.


"ah sepertinya mandi air hangat akan lebih baik untukku.... ''sambil mengisi air hangat ke dalam bathtub beserta pewangi ekstrak bunga mawar. kemudian Rena masuk tampa menelanjangi tubuhnya. Rena hanya menggunakan Tank top.



kurang lebih seperti inilah keadaan Rena saat berendam di bathtub dalam kamarnya. "izin minjam gambarnya mbak/mas" 🙏


Rena berendam sambil menikmati kesegara ekstrak bunga mawar yang dia campurkan ke dalam air, di resapinya harum wewangian itu hingga terasa mampu menghipnotis ketenangan hati dan pikirannya. tampa dia sadari perlahan kelopak matanya tertutup menyertai hilangnya bebang pikiran dari memorinya.


Rena tidak menyadari bahwa dirinya telah tertidur di dalam bathtub.

__ADS_1


"Di sebuah tempat di tengah hutang bambu.


berjalan seorang wanita cantik sambil menyeret kakinya yg terluka, sebuah anak panah masih menancap di bagian paha sebelah kanannya.


dara segar mengalir dari luka tersebut.


" sial para penghianat itu telah berhasil membuatku terluka.... "aarrhhgg.... " Rena berteriak menahan sakit sambil berusaha mencabut anak panah tersebut. "


kuda putih yang di tungganginya untuk pergi menyampaikan amanah dari sang Raja ke kerajaan Dinasti Tang xiang. berlari entah kemana ketika tiba - tiba saja Rena si pegawal cantik namun ankuh itu berteriak sampai membuatnya terjatuh dari tunggangan kuda putih kesayangannya. ketika sebuah panah secepat kilat meleset menancap ke paha kirinya....


ketika mendengar beberapa orang berbicara mencari keberadaan di mana Rena terjatuh dari tunggangan kudanya. Rena baru sadar setelah mengenali suara dari orang orang tersebut.


ternyata mereka adalah beberapa prajurit dari kerajaan Dinasti Yu Feng yg di pimping oleh aayahnya.


"sepertinya ada seseorang yg telah berhianat di istana kerajaan Ayahanda? " tapi siapa itu.....


"ah tidak tidak tidak.... " itu tidak mungkin...!


sambil menggeleng gelengkang kepalanya Rena berkata dan berusaha untuk tidak mempercayai kecurigaan yang belum memperlihatkan sebuah tanda bukti...... "


"aarrgghhh...., Rena kembali menjerit menahan sakit di pahanya.


setelah tadi dia berusaha berlari menghindar dari para penghianat itu sambil menyeret kakinya yg terluka, untuk menyelamatkan dirinya.


Disinilah Rena di bawah sebuah pohon yg cukup besar.Duduk sambil berusaha menghentikan darah yang masih saja terus mengalir keluar membasahi pakaiannya.


"Dengan rasa nyeri dan sakit yang semakin tak mampu ia tahan. Rena mengambil sebuah senjata tajam kecil yg selalu ia selipkan di pinggang baju kebesarannya. tak butuh banyak berpikir Rena lansung saja menyobek bagi ujung bawah,baju


kebesaranya. lalu kemudian di ikatkan pada luka yg menganga dan terus saja mengeluarkan darah di bagian paha kirinya..... "


"tidak... "ini tidak mungkin bisakah aku selamat dari pengejaran ini... "


"sepertinya tubuhku telah kehilangan banyak darah..... " Rena berkata karena rasa dingin itu mulai menggerogoti sekujur tubuhnya dan pandangannya pun mulai memburam.

__ADS_1


sambil memeluk tubuhnya kesadaran Rena pun mulai menghilang sehingga membuatnya jatuh terkulai di bawah pohon besar itu.


__ADS_2