Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja

Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja
4. Daddy tak pandai untuk berbohong


__ADS_3

...bersama 8 anggota geng'nya Rena menuju rumah masing masing....


...di jalan raya menuju rumah Rena sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama namun karena pengendara roda dua dan empat sudah semakin bertambah di sertai dengan para pejalan kaki...


...Rena tidak mau mengambil resiko mempersingkat waktu dengan cara ngebut di jalan....


...ke enam temanya tadi mereka semua sudah sampai di Apartemen masing-masing. kini tinggal dirinya Doni dan Arga....


...Rena mengendarai motornya dengan sedikit lambat untuk menghindari hal - hal yang tidak di inginkan....


...selang beberapa menit motor Doni dan Arga berhenti mereka berdua juga telah sampai di apartemen mereka. yang artinya rumah kediaman keluarga Rena sudah tidak jauh lagi....


...tidak butuh waktu lama bagi Rena untuk sampai....


...Rena bersama si hitam kesayangannya melewati gang yang luasnya bisa memuat mobil kesayangan Rena dan ayahnya. untuk sampai di rumah kediaman keluarganya Rena mesti harus melalui jalan ini....


...ayahnya yang seorang Arsitek memilih membangun rumah di tempat yang sedikit jauh dari kebisingan. tujuannya hanya demi ketenangan dan kenyamanan keluarganya....


...dan hal itu terbukti, karena Rena menyukainya....


..."ah, sepertinya pak satpam sudah di dalam rumah....


...kata Rena setibanya di depan gerbang....


..." wah kalau begini aku harus membuka sendiri gerbangnya..... ''...


...Rena pun turun dari motor dan melangkah untuk membuka pintu gerbang........


...setelah mendengar suara derit pintu gerbang barulah Mang Danan sadar kalau nona muda putri Tuan Chandra belum ada di rumah....


..."mampuslah saya, bisa di pecat saya kalau begini....


...bisa bisa bukan hanya di pecat. bahkan saya akan di depak dari dua Negara, negara tanah air dan negara tempat pencaharian'ku sendiri. aanhh tidak tidak tidak.... gumam Mang Danang sambil tergopoh gopoh menuju pintu gerbang....


...sesampainya Mang Danang di depan pintu dia melihat nona mudanya sudah memarkirkan Motor kesayangannya dan pintu gerbang pun sudah di tutup bahkan sudah di kunci....


..." nona maafkan Mang Danang non, tadi Mang Danang habis sholat magrib ke dalam....


..."Rena tampa ekspresi menatap Mang Danang......


..." apa ayah sudah di dalam........


...kalimat yg sangat lembut namun tegas....


...membuat sang pendengar menjadi gemetar sendiri....


..."Mang Danang ngapain lagi diam disitu....


..." sudah masuk, sana makan malam lalu istirahat.......


..."Ayah sudah pulang kan.......


..." iii'ii'aa nona., ssusudah........ "jawab Mang Danang dengan tergagap....


...pikirnya Rena akan menyuruh ayahnya untuk memecatnya secara dia memang telah membuat kesalahan, dengan membiarkan nona mudanya membuka gerbang rumah sendiri bahkan menutupnya juga....

__ADS_1


"Mang Danang... ?


sekali lagi lembut namun tegas.


''ia nona.


Rena tersenyum" masih ada yang Mang Danang tunggu?


"tidak nona..


"apa yang Mang Danang pikirkan. ?


" apa Mang Danang berpikir bahwa aku akan memecat Mang Danang, atau menyuruh ayah untuk memecat Mang Danang....


"karena membiarkan saya untuk membuka dan bahkan menutup gerbangnya sendiri....


" benar sekali nona.... ''sebab saya memang salah telah lalai dari tugas saya.


...Justru saya sendiri yg akan langsung memecat Mang Danang jika seandainya Mang Danang lalai dari perintah Tuhan....


..."sudahlah Mang....


..." Mang Danang masuklah untuk beristirahat....


...saya juga perlu bertemu dengan ayah....


...ada yg ingin aku pastikan.... "...


...Jika kali ini aku tidak menemukanmu di meja makan Tuan Chandra. dan sebaliknya aku menemukanmu di lain tempat entah itu taman belakang, ruang bersantai kesayanganmu tempat dimana karya - karya malaikat kesayanganmu berada. atau pun di ruang kerjamu....


..."assalamu'alaikum....... ''...


''wa'alaikumusalam warahmatullahi wabarokatuh"


...jawab Mang Danang dan bibi Rani bersamaan....


...bibi Rani yg sedang menata makan malam untuk Rena dan Ayahnya berhenti sejenak untuk menjawab pertanyaan Rena....


..." ayah di mana bi.... "...


..."itu nona, Tuang sedang di ruang kerjanya........


...sedari siang tadi beliau sudah pulang....


tapi tidak pernah meninggalkan ruang kerjanya.


...dan juga tidak ingin di ganggu....


" baiklah aku akan ke atas. menjemput ayah untuk


...makan malam. '...


..."bibi dan Mang Danang makanlah terlebih dahulu...


...tidak perlu menunggu kami....

__ADS_1


...Rena menaiki tangga dengan sedikit berlari...


...dia lansung saja menuju ruang kerja ayahnya yang berada paling ujung di lantai dua rumah itu....


...tampa berniat menaruh ranselnya ke kamar terlebih dahulu....


..." tok tok tok..... Rena mengetuk pintu ruang kerja ayahnya....


...''Assalamu'alaikum........


...''Dad this is me.. " please open the dor....


''oh mu princess honey. kamu sudah sampai.....


..."tunggu sebentar.......


...dari dalam sang ayah menjawab sambil menepis sisa sisa air mata yg menetes di pipihnya......


..." klekk........


...pintu terbuka dan menampakkan wajah berkarismsa itu. wajah yg masih tetap gagah...


...walau usianya sudah semakin tua....


..."melihat wajah itu, dan memperhatikannya lebih lama lagi. "dan akhirnya Rena menemukan sebuah luka. "luka yg sebelumnya pernah tergores cukup dalam. sehingga Rena butuh waktu cukup lama untuk menyembuhkannya........


...tampa berkata apa apa Rena lansung saja menghambur ke dalam pelukan sang ayah........


..." Sesuatu telah terjadi Ayah?...


...Rena bertanya seolah olah ia berbisik....


..."yes my queen.... " apa yang kamu katakan...... ?...


..."Apakah sesuatu telah terjadi sehingga membuat ayah bersedih..... ?...


...ah........


...oh.... " tidak sayang, tidak ada yang terjadi....


"ayah hanya bersedih karena merindukan ibumu.


...tidak ayah kamu hanya berusaha tegar di depanku dengan luka lama yang mungkin saja seseorang telah menggoresnya lagi merobek paksa perbannya dan membuatnya kembali menganga....


...seseorang telah mengantarkan kematiannya...


...secara perlahan melalui perantara luka yang ia torehkan di hatimu lagi Ayah. luka yg kembali membuat mata itu sayu dan sembab....


...seseorang telah melangkah perlahan mengantarkan kematiannya di kandang ,Singa yang sudah cukup lama tertidur lelap ayah....


..."Rena membating sambil menatap kedua mata ayahnya yg sekali lagi berkaca kaca. berharap air mata itu tak menetes....


..." ayah Rena lapar, bisakah kita makan sekarang....


..."aku sangat lapar ayah .... " tadi di kampus aku tidak sempat makan....

__ADS_1


...sontak saja sang ayah lansung membasuh kedua belah matanya. yang hampir saja kembali meneteskan air mata luka dan duka.......


__ADS_2