Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja

Reinkarnasi Pengawal Angkuh Putri Sang Raja
8. Penyelidikan Rena Tentang Mimpinya YG Berkaitan Dengan Hidupnya Saat Ini.


__ADS_3

"hhaa....


" hha......


"mengapa mimpi ini bisa berlanjut,...... "


"ha.... tidak salah lagi.....


aku pasti telah bereinkarnasi. baiklah akan ku ikuti alurnya. sampai dima orang orang yg ingin mencelakai keluargaku mampu melakukannya.


" akan ku tunggu kalian beraksi.......


kata Rena ketika ia terbangun dari mimpinya dengan keringat dingin yg membasahi tubuhnya.


"memangnya ini sudah jam berapa ya, sambil meraih ponselnya.


"masih jam 12.30 sepertinya ini masih larut.


semestinya aku tidur lagi dan terbangun ketika hari sudah pagi.


jam 7.00 pagi di atas meja makan di kediaman keluarga Chandra, Lelaki tua yg masih terlihat gagah kuat dan tegar itu sempat kaget.


" tidak biasanya Rena bangun kesiangan.... "


"apa ia baik baik saja..... " ia berkata sambil menarik kursi untuk memperbaiki posisi duduknya.


Bibi Rani yang sudah selesai menata menu sarapan pagi untuk tuan dan nona mudanya, seketika berhenti. ketika ia sudah ingin melangkah kembali kebelakang untuk melakukan pekerjaannya yg lain.


"Bi, coba bibi periksa ke atas.... ''


apakah Rena benar masih belum bangun.... ''


"baik tuan.... ''


" itu tidak perlu bi, Rena sudah disini..... "


Tiba tiba Rena yg berdiri di antara beberapa anak tangga yg sebentar lagi akan sampai ke lantai bawah menyahut Ayahnya....


"Good morning Mr. Chandra Renaldi Mahendra.... "


canda Rena... "namun tidak di tanggapi oleh sang Ayah.


Rena berjalan tidak lansung mengambil bagian untuk duduk di kursi yang berada di samping kiri ayahnya. ia terlebih dahulu melangkah mendekati sang ayah dan kemudian mencium pipinya.


" selamat pagi My Hero..... ''


selamat pagi ayah....

__ADS_1


ayahnya masih tidak menanggapi. namun dia lansung saja bertanya...


"Kamu kenapa bisa kesiangan..... "


"apa semalam kamu tidak tidur..... "


"Rena tidur Yah, tapi tadi pagi Rena sengaja tidak lansung turung untuk sarapan usai mandi.


Rena habis bicara dengan teman teman Rena.


"oh begitu, sahut Ayah Rena. masih dengan muka dinginnya.


" Rena minta maaf ya Ayah., kalau sempat membuat Ayah khawatir.


"sudah, sudah.... " kamu cepatlah makan, semua makanan ini akan segera mendingin jika kamu masih saja tetap berkicau. katanya sambil tersenyum pada sang Putri...


"ayo makanlah... " kasian bi Rani kalau kamu harus menyuruhnya menghangatkannya lagi....


"lagian Ayah juga sudah sangat lapar, bisa bisa ayah mati kelaparan kalau sampai bi Rani benar benar harus menghangatkannya lagi untuk kita, ia ka...... dengan senyum yg sedikit lebar sang Ayah meledek Putrinya yang telah membuatnya khawatir.....


" ah Ayah, sudahlah..... ''


''Rena makan Rena juga sudah lapar..... ''


''hahahaha...... tawa sang Ayah....


Yah Rena sudah selesai..


dan Rena mau meminta sesuatu.


''ia Ayah juga sudah.... ''sambil melap mulut dan tangannya dgn tissu dia berkata.


''mau minta apa kamu... ''


''minta mobil baru atau motor lagi....


" tidak Yah, bukan itu semua. Rena hanya mau minta izin untuk keluar hari ini.


"Rena bisa suntuk kalau seharian tinggal di rumah.


" hari ini, hari ahad jadwal kuliah Rena gak ada.


jadi Rena mau minta Izin untuk keluar.


sambil manggut manggut ayahnya mendengarkan


"memangnya mau kemana sayang.... ''

__ADS_1


jangan bilang mau ke arena balap lagi.


''hehehe..... ''Rena cengingisan memperlihatkan gigi putihnya. membuat sang ayah gemes lalu berdiri menjitak kepala Rena.


" Ayah...... ''dengan memasang wajah cemberut Rena berkata.


''Sakit loh yah..."sambil memegang kepalanya.


namun ayahnya hanya membalas dgn senyuman.


''Yah Rena di Ijinin kan?


walau sebenarnya tujuan utamanya untuk keluar dan meminta izin terhadap sang Ayah, bukan untuk pergi balapan, namun itu hanya salah satunya.


"Ia sayang, tapi selalu ingat pesan Ayah ya. "


"kamu pasti tau bagaimana harus bertindak ketika kamu berada dalam bahaya. "....


" ia yah...., ''


usai sarapan Rena naik menuju kamarnya untuk mengambil kunci motor dan sebuah Ransel hitam beserta berbagai macam isi di dalamnya seperti laptop dan beberapa USB yg berisi berbagai macam file rahasia, kelemahan-kelemahan saingan bisnis sang Ayah.


ketika Rena berjalan menuju pintu untuk keluar, ia berpapasan dengan bibi Rani yg sudah selesai menyiram tanaman hias di pekarangan.


"Bi Ayah dimana, aku tidak melihatnya di ruang kerja maupun dalam kamarnya... ''


" oh, ia non Tuan Chandra tadi ke belakang


sambil bersantai,katanya mau menikmati suasana taman belakang yg begitu indah di pagi hari.


"oh seperti itu ya.....


" tadinya aku ingin menemuninya untuk berpamitan.,........ "tapi sepertinya ketika aku kesana, maka aku hanya akan mengganggu Konsentrasi dan fokus Ayah.... "


gumam Rena yg masih terdengar oleh bi Rani.


"baiklah bi Rena mau keluar, Rena mohon pamit ya...... "


"nanti kalau Ayah bertanya, apakah aku sudah pergi?


" tolong bibi beritahu yah, kalau aku sudah pergi...."


"serta sampaikan maaf'ku pada Ayah, karena tidak sempat untuk berpamitan padanya.


" katakan bahwa Rena tidak mau mengganggu ketenangan Ayah.


"baiklah bi Rena pamit ya....

__ADS_1


" assalamu'alaikum...... "


__ADS_2