
'^' Yo author mencoba membuat episodenya lebih panjang dari biasanya~~
SELAMAT MEMBACA😁
Sebelumnya..
“Hah? Buat apa Bing” kata papa Bing kepo
Lanjutan..
“Haruskah aku memberitahu?” kata Bing menatap papanya
“Ah tidak tidak,” kata papa Bing merasa tertekan
Papa Bing berjalan menuju ke gudang dengan Bing yang mengikuti papanya.
Beberapa saat kemudian..
“Nah ini dia,” kata papa Bing
Srett
Bing mengambil botol di tangan papa Bing dan membuat papanya itu terkejut
“Oke, terima kasih. Bing harus berangkat sekarang” kata Bing
“Eh, Baiklah” kata papa Bing
"Kenapa anak ini dewasanya cepat sekali :/" kata papa Bing dalam hati
Bing berjalan keluar rumah dan masuk ke dalam mobil. Mobil itu melaju dengan cepat melintasi sepanjang jalan raya, dihiasi oleh pepohonan rindang yang menyejukkan mata dan udara.
“Memang pantas rumah sakit untuk bayi ini ditempatkan di kota ini, penduduknya sedikit namun ramah, polusi udaranya sedikit dan pola jalan tidak rumit” kata Bing
Beberapa saat kemudian Bing pun sampai di rumah sakit itu. Ia berjalan menuju ke dalam rumah sakit lalu,
“Excuse me, where's the director's room?” kata Bing
Menerjemahkan English - Indonesia
“Ah maaf nona kecil, apakah anda sudah membuat janji” kata seorang resepsionis sambil mengagumi keimutan nona kecil itu.
“Tidak kakak cantik,”
“Ah terima kasih pujiannya nona kecil, tapi nona kecil bila tidak memiliki janji tidak diizinkan untuk menuju menemui direktur”
“Ah anda bilang saja kepada direkturnya, Nona kecil Bing datang untuk menemui”
“Baiklah akan saya sampaikan” kata resepsionis
“Dia terlihat seperti anak berumur 2-3 tahun tapi bahasa inggrisnya lancar sekali” kata resepsionis dalam hati.
__ADS_1
Resepsionis itu pun menelepon kantor direktur,
“Selamat pagi pak. Di bawah ada nona kecil bernama Bing ingin bertemu dengan anda” kata Resepsionis
“Apa!! Bilang dia untuk menunggu sebentar dan layani dia dengan baik” kata Direktur itu sambil panik
“Ah baiklah.” Kata Resepsionis bingung
Resepsionis itu menutup telepon dan membawa Bing ke ruang tunggu VIP
“Nona kecil ingin minum apa?”
“Es Cappucino”
“Baiklah”
“Astaga dia anak kecil minum cappucino, selain itu Pak Direktur sampai panik memangnya dia anak siapa?” kata Resepsionis itu bingung.
Saat resepsionis membuatkan es cappucino itu, Pak Direktur telah sampai di ruang tunggu VIP.
Bing sedang duduk di sofa dan pak Direktur berdiri di depannya dan berkata
“Hallo nona Bing” kata Direktur
“Berbicaralah dengan bahasa indonesia” kata Bing
Terjemah selesai...
“Anda tahu kenapa saya ke sini?” tanya Bing sambil menatap Direktur itu seperti ingin membunuh.
“Tidak tahu nona” kata Direktur agak takut
Lalu Bing menghela nafas dan mulai berbicara.
“Tadi saat saya menunggu anda saya melihat sekitar, dan saya menebak penghasilan rumah sakit ini dalam sehari mencapai 100 juta lebih, benar?”
“Benar nona”
“Kalau begitu dalam sebulan menghasilkan sekitar 3 miliar lebih dan saham saya 45%, benar?”
“Be, benar nona” kata Direktur cemas
“Aduh mati aku, jika dia tahu sebagian besar uangnya aku ambil sendiri bisa-bisa jabatanku hilang, kenapa anak kecil ini sangat pintar” kata direktur itu dalam hati.
“Berarti dalam sebulan nilai kotor pendapatan 1,3 miliar, kenapa selama ini saya hanya dapat 300 juta setiap bulan” kata Bing
“Ah itu.”
“Apa kamu tahu hukuman apa yang diberikan oleh seorang Direktur yang tidak memberikan hak pemegang saham?”
“Maaf no, nona, saya sungguh tidak bermaksud begitu, i, itu” kata Direktur mulai gugup
__ADS_1
“Seorang Direktur bekerja sama dengan ******* bahkan mengorupsi uang pemegang saham” kata Bing mendominasi
“Berikan aku buku pembukuannya dan tunjukan presentase keuntungan sejak 2 tahun lalu.” kata Bing
“I, iya Nona” kata Direktur
Lalu Bing memeriksa pembukuan dana, dan menghitung presentase keuntungan tentunya dengan kalkulator..
30 menit kemudian
“Pertama barang-barang yang dibeli dan aslinya berbeda artinya kamu melakukan pemalsuan,
Kedua kamu mengganti kualitas barang dari bagus menjadi menengah
Ketiga kamu tidak memberikan uang sesuai dengan presentasi pemegang saham totalnya sekitar 15-16 miliar uang sahamku yang belum kamu berikan belum yang lainnya.
Katakan padaku kamu mau mengembalikan uang sahamnya dan uang korupsimu dengan bunga, menjual saham kepadaku, dan mundur dari jabatan direktur
Atau masuk ke penjara, membayar denda dengan jumlah besar, dan tidak dapat berkarir lagi,” kata Bing
Brakkk
“Sial. Jangan dikira karena kamu pemegang saham terbesar bisa semena-mena.” Kata Direktur sembil memukul meja.
Bing pun berdiri dan menendang meja. Brak meja pun terbalik
"Karena saya adalah pemegang saham terbesarlah saya melakukan hal ini."
“Sialan rencanaku untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya telah hancur” kata Direktur dalam hati.
“Jangan kira karena saya masih berumur 2 tahun lebih jadi tidak bisa melawan anda. Saya di sini bisa menuntut kamu, kamu pikir saya tidak berani? Cepat berikan pilihanmu!!” kata Bing berteriak
“Sialan, akan kukembalikan awas saja jika kamu berani melapor.”
“Saya selalu memang janji” kata Bing
Bing membeli saham Direktur sejumlah 15% dengan harga 10 miliar dan mantan Direktur itu membayar Bing sebanyak 50 miliar lebih, 5-15 miliar ia gunakan untuk merombak dan meningkatkan kualitas barang kembali,
10 miliar untuk mengembalikan uang pemegang saham lain dan sisanya ia ambil dan tabung di dalam bank khusus. Saham Bing pun mencapai 60%.
Dalam perjalanan pulang..
Bersambung...
Tetap ikuti novel ini :>
Jangan lupa untuk mendukung novel ini dengan cara :
LIKE, SHARE, VOTE, KOMEN dan klik tombol FAVORITEnya
Terima kasih atas dukungan dan bantuannya.
__ADS_1
Sekali lagi ARIGATOO. :>