Repeat Life To 49

Repeat Life To 49
S1 : EPS 16


__ADS_3

Untuk pembaca sekalian :


Author minta maaf ya sering tidak update..


Author sedang banyak tugas T.T karena sebentar lagi ada ujian tengah semester..


Tolong stay ya T.T


Terima kasih para pembaca 😢😢


Sebelumnya..


Dalam perjalanan pulang..


Lanjutan..


#Peringatan Banyak percakapan di sini#


“Nona, saya bukannya menguping tapi tadi saat nona berkata ingin mencari guru les untuk piano saya kenal satu orang nona. Kebetulan juga hari ini dia ada jadwal mengajar, apa nona tertarik?” kata Pak Supir itu.


“Hmm, bagaimana seorang supir seperti anda bisa tahu guru les musik.”


“Ah, sebenarnya dia adalah adik ipar saya nona. Saya bisa mengantar anda nona tapi jangan bilang tahu dari saya nona, karena...” raut muka Pak Supir pun berubah menjadi agak sedih


Saat Pak Supir hendak melanjutkan kata-katanya tapi Bing menyela pak supir itu.


“Oh, saya mengerti situasinya tidak perlu anda jelaskan.” Kata Bing menyela


“Aaaa, bagaimana anda bisa mengerti nona?”


“Aku menebak anda dan istri anda menikah tanpa persetujuan orang tua, pada akhirnya istri anda meninggal, anda menyalahkan diri anda sendiri dan dibenci keluarga istri anda, benar?” kata Bing menebak


“Hahaha, memang anak terjenius diantara jenius” kata Pak Supir itu.


“Jadi nona anda mau mencoba ke sana?” tanya Pak Supir itu


“Hmm, boleh. Kebetulan saya sedang senggang. Saya harap dia memang ahli dalam bidang ini :>, anda tahu sendiri standart saya seperti apa” kata Bing


“Oh iya, siapa nama adik ipar bapak?” sambung Bing

__ADS_1


“Tenang saja nona adik ipar saya sangat hebat bermain piano, sangat pas dengan standart anda. Namanya Andrea Hinata” kata Pak Supir


“Oke” kata Bing


Pak Supir mengantar Bing ke tempat les piano itu.


“Sistem coba cari profil mengenai Andrea Hinata” kata Bing dalam hati


“Baik Boss” kata Sistem sambil membuka laptop hologram


“Tapi kan anda sudah belajar dari sistem boss ngapain cari guru musik?” tanya Sistem


“Yah untuk formalistas saja”


“Hmm, oke”


Beberapa saat kemudian..


“Ini boss”


“Oke”


Sesampainya di tempas les itu, pak supir memberhentikan mobil sejauh 100 meter dari pintu tempat les itu. Bing pun berjalan ke arah tempat les itu dengan membawa tas kecil berwarna pinknya yang berisi kartu khusus itu.


“Hallo, permisi..”


“Ah, iya, adik kecil ingin mencari siapa?”


“Saya mencari pemilik tempat les ini, namanya Andrea Hinata”


“Ah, tunggu sebentar ya adik kecil.” Kata seorang wanita


Wanita itu masuk ke dalam dan memanggil Pemilik tempat les. Sementara Bing sedang melihat-lihat situasi di tempat les itu.


“Nona ada yang mencari anda”


“Siapa Yen?”


“Seorang anak kecil” kata wanita ìtu

__ADS_1


“Hah?”


Nona Andrea pun keluar dari ruangan dan melihat seorang anak kecil sedang duduk di sofa ruang tamu. Lalu Drea duduk di depan Bing dan menatap anak kecil itu.


“Melihat dari cara berpakaian, cara duduk dan wajahnya dia pasti berasal dari keluarga kaya.” Kata Drea dalam hati.


“Nona kecil ada keperluan apa ke sini”


Bing menoleh dan menatap Drea


“Lulus” kata Bing tiba- tiba


“Hah?!?” Drea bingung


“Saya ingin mencari guru piano :D, tepatnya guru yang memang ahli dalam piano, bolehkah saya mendengar permainan pianomu?”


“Baiklah, anda ingin mendengar lagu apa”


“Fantaisie impromptu chopin” kata Bing


“Wow, anak kecil ini pintar sekali memilih lagu susah” kata wanita itu.


“Apakah terlalu susah?” tanya Bing


“Jangan meremehkanku” kata Drea


Andrea pun mulai memainkan lagu fantaisie impromptu chopin. Alunan nada mulai dibunyikan. Gerakan tangannya seperti sedang menari-nari, not – not yang dibunyikan seakan menyihir pikiran.


Lagu ini memang sangat indah namun juga sangat sulit. Tak sadar lagu itu telah selesai dimainkan.


Bersambung...


Instagram Author : @valencia.art_math


Tetap ikuti novel ini :>


Jangan lupa untuk mendukung novel ini dengan cara :


LIKE, SHARE, VOTE, KOMEN dan klik tombol FAVORITEnya

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan dan bantuannya.


Sekali lagi ARIGATOO. :>


__ADS_2