
Sebelumnya...
Memulai pengulangan hidup...
“Oh iya kamu akan lupa yang terjadi di dunia ini Bing” Kata
___________________________________________
DEG DEG DEG DEG
Bing membuka mata...
“..........”
“Njirr aku kok masih hidup!!! Bukannya harusnya aku udah mati tenggelam? Dan lagi dimana ini!!! Rumah Sakit?”
“Tu, Tunggu tanganku kok kecil!!!” Bing kaget melihat tangannya yang menciut.
“Mati tenggelam bisa menyusut ya??” Bing beragumen seenaknya sendiri.
“Arggg, Kepalaku sakit sekali!!!”
“Oh Demi ubur-ubur apa-apaan ini!! Kayaknya ada yang aku lupakan apa ya? (o-o??) Bing kebingunan karena ingatan di dunia sebelah di hilangkan.
Tiba-tiba ada beberapa manusia masuk ke ruangan itu..
“Kyaaa.... lihat keponakanku ini unyu unyu sekaliii!!! Pipinya gembul sekali aaaa!!” Teriak seseorang wanita yang merupakan tante Bing dari pihak mama alias kakaknya mama sambil mengelus pipi Bing.
“Cucuku...” Teriak nenek Bing heboh kayak menang lotre, maklumi saja baru pertama kali dapat cucu.
“Njir, kaget aku!!” Bing kaget akibat teriakan histeris mereka.
“Ibu ibu tolong tenang :,D ini rumah sakit” kata seorang perawat dengan muka pasrah.
“Eh tunggu, Aku balik lagi ke masa lalu? Seriusan? Demi apa? Ini beneran, masak iya ledakan saat itu begitu Spektakuler sampai nembus ruang dan waktu?” Bing jadi bloon karena bingung.
“Mana anakku...” Teriak seorang pria alias papa Bing dengan jas hitam yg keliatan menarik baju seorang perawat pria yang tidak tahu apa-apa.
__ADS_1
“A, Anu pak saya gak tahu” kata perawat itu takut.
“Menantu!!!!” teriak nenek dari luar ruangan di tempat Bing berada sambil lambai lambai ke arah pria itu.
“Mak!!” Papa Bing menoleh ke arah nenek.
“Sini-sini anakmu telah lahir” nenek melambai-lambai lagi kayak lagi Fasion show ajah.
Papa Bing masuk keruangan..
“I, Ini anakku?? Uuuuu” Papa meneteskan air mata
“Papaku dulu cengeng banget dah -_-“ kata Bing dalam hati maklumi ajah mulutnya kagak bisa bersuara, ya kalik ajah baru lahir beberapa jam udah bisa ngomong kan.
“Dimana Istriku!” kata papaku itu yang baru sadar dari keterharuannya.
“Dia masih Istirahat” jawab Nenek.
Setelah beberapa adegan-adegan yang sulit di jelaskan dimana kelakuan mereka bertiga yang menggila..
“Dasar penjilat semua saat papaku kaya liat mereka perhatian sekali!” kata Bing geram.
#PERHATIAN SEMUA KATA YANG BING UCAPKAN TIDAK TERDENGAR OLEH TOKOH LAIN
“Ya ampun ini anakmu, lucu sekali!” kata si penjilat 1 alias kakak papaku yang kedua
“Iya lucu sekali” kata istrinya
“hueekk mau muntah, mereka dari awal memang pinter banget ya menjilat” kata Bing jijik
(btw authornya males kasih nama takut lupa :v,
papa Bing punya 6 saudara dan papa bing ke lima
Pertama kakak tertua \= pria
Kakak kedua \= pria
__ADS_1
Kakak ketiga \= wanita
Kakak keempat \= pria
Dan termuda \= wanita
Papa dan mama dari papa Bing masih hidup)
“kamu mau kasih nama apa?” kata kakak tertua (dia masih menjomblo sampai sekarang, ya iyalah diakan bisanya ngrepotin doang)
“ini lagi manusia tak berguna ini, nyebelin sekali heran aku kok bisa orang tak berguna ini di sayang sama Bobo”
(nenek dalam adat china, biar bisa bedain nenek x kakek dr mama dan bobo x engkong dari papa)
“Lebih baik istriku yang memberi nama” kata papa Bing
“huuh dulu baik banget sama mama, padahal nantinya ya cerai menjijikan cinta itu memang bukan hal abadi” kata Bing kesal, mungkin kekesalannya itu bisa sampai 7 turunan.
Sesaat kemudian mama Bing bangun...
“Hmmm, Ah dimana anakku? Apa dia baik-baik saja?” Mama Bing khawatir
“Tenang saja istriku anak kita baik baik saja..” kata papa
“Cih jangan tunjukan drama keluarga bahagia kalian” kata Bing kesal lagi
(kenapa bing kesal??? Apa saja yang terjadi dalam keluarga Bing selama ini??)
:> ikuti terus perjalanan novel ini dengan menekan tombol hati.
Jangan lupa klik Like :> dan share ke teman teman kalian..
:> Silakan komen agar author dapat memperbaiki novel ini menjadi lebih baik :>
Sebelumya author mengucapkan terima kasih telah mampir dan terima kasih atas semua bantuannya..
Arigatoo :>
__ADS_1