Repeat Life To 49

Repeat Life To 49
Episode 0.5


__ADS_3

Hallo para pembaca :>


Episode 0.5 RLT 49 telah selesai di remake..


-----------------------------------------------------------------------------


#Sementara itu di Dunia Mengulang kehidupan


Melihat Bing yang pingsan Tang langsung menggendong Bing menuju ke kamarnya dan membaringkannya ke kasur, sementara Mei mengambil air lalu menyiprati Bing air. Beberapa menit kemudian Bing sadar.


“Ah Bing, apa kau baik – baik saja?” tanya Tang


“Bing apa kamu baik – baik saja?”


“Iya saya tidak apa – apa” jelas Bing sambil melihat ruangan yang sedang ia tempati itu.


“Ah, jadi kesialan – kesialan yang aku alami selama kehidupan karena bintang kesialan itu? Aku melakukannya untuk melindungi 3 dunia dan ingatan – ingatan yang dulu pernah muncul adalah nyata” kata Bing dalam hati sambil menghela nafas


“Oh iya Tetua apakah segelnya berhasil dibuka?” tanya Ling


“Tidak, maaf Bing saya tidak berhasil membuka segelnya karena segelnya terlalu rumit. Bing menggabungkan berbagai segel dari 48 kehidupan yang dia alami. saya hanya bisa melemahkan segelnya” kata Tetua agak menyesal


“Tidak apa apa Tetua” jawab Bing


“Sepertinya Bing yang sebelumnya menyembunyikan sesuatu dari kita” kata Lang


“Hush” kata Ling sambil memukul kepala Lang (tinggi Lang dan Ling gak beda jauh ya gaes)


Tang melihat ke arah Bing, lalu ia menuju ke arah Bing dan memeluknya sambil berkata,“Kamu pasti kesulitan Bing dalam kehidupan sebelumnya.”


Bing menjadi kaget dan membeku, yah karena Bing semenjak menjadi Profesor 40 tahun yang lalu ia belum pernah menjalin hubungan lain dengan orang lain. Yah intinya dia belum pernah dipeluk lawan jenis dari 40 tahun yang lalu . <--(melas sekali kao Bing)


“Tetua apakah tempat ini adalah Dunia Mengulang Kehidupan?” tanya Bing sambil melepaskan pelukan Tang. Saat Bing melepaskan pelukannya itu Tang merasa sakit di dadanya.


“Ya kau benar Bing dan mesin – mesin di ruangan itu (menunjuk ke ruangan tempat Bing diletakkan dalam kotak kaca) adalah alat untuk mengirim kamu mengulang kehidupan” kata Tetua


“Tunggu lalu bagaimana dunia ini bisa terbentuk?” tanya Bing


“Dulu ada dewi ruang dan waktu, dewi itu pernah terkena masalah dan diselamatkan oleh seorang manusia, sehingga dewi itu memberikan suatu berkat kepada manusia itu untuk menjaga Dunia Mengulang Kehidupan dan mencari pewaris – pewaris terpilih selanjutnya. Manusia itu adalah Tetua Xiao.” Jelas San


“Tepatnya dewi itu menyukai Tetua sayangnya Tetua menolaknya. Karena dewi itu ingin melihat Tetua terus dia memberikan tempat ini untuk Tetua” kata Ling berbisik


"Wow kharisma Tetua segitunya ya sampai memikat dewi" kata Bing dalam hati


“Tetua Xiao mengulang 3 kali lalu ia mendapatkan pewaris baru yaitu Mei Xiao. Lalu Mei Xiao mengulang mengulang 11 kali, lalu Xiao Ling ke-3 mengulang 10 kali,


Xiao Lang ke-4 mengulang 10 kali,


Tang Xiao ke-5 mengulang 9 kali,


Saya ke-6 dengan mengulang 9 kali,

__ADS_1


dan yang terakhir kamu yang ke-7 mengulang sebanyak 48 kali.


Entah mengapa sampai sekarang kamu masih belum menemukan pewarisnya.” Jelas San


“Hah 48 kali?!? Banyak sekali?” kata Bing kaget mendengar angka sebanyak itu.


“Yab banyak kan, aku juga heran” kata San sambil memerhatikan Bing dari ujung rambut sampai ujung kakinya, karena jiwa ilmuannya kumat.


Sementara Bing merasa merinding di perhatikan seperti itu,”Bisa berhenti menatap dengan tatapan seperti itu tidak”.


“Ah maaf, maaf” ucap San mengakui kekhilafannya.


“Ada beberapa peraturan yang harus kamu tahu Bing. Pertama pewaris terakhir harus mengulang terus sampai menemukan pewaris selanjutnya. Kedua di dunia ini waktu berjalan sangat – sangat lambat dan setelah 24 jam harus ada orang yang menggunakan mesin pengulang kehidupan..” kata Tetua terputus oleh Bing


“Kalau begitu apakah orang yang sudah menemukan pewarisnya bisa mengulang kehidupan lagi? Lalu apakah 2 pewaris dapat mengulang kehidupan bersama? Tadi saya mendengar bahwa bisa menyegel ingatan berarti ingatannya bisa tidak hilang ya Tetua? Lalu...” Ucapan yang Bing lontarkan diberhentikan pula oleh Tetua karena pertanyaan yang Bing lontarkan terlalu banyak, yah ini disebabkan jiwa peneliti Bing yang bangkit.


“Eits stop, ini saya mau menjelaskan Bing” kata Tetua menghentikan Bing yang bertanya jika tidak ia akan lupa apa saja yang Bing tanyakan.


“Ah maaf Tetua,” kata Bing merasa malu.


“Yang ketiga saat kamu sudah menemuka pewaris kamu masih bisa mengulang kehidupan. Untuk mengulang kehidupan bersama – sama tidak bisa karena hanya ada satu kotak kaca. Keempat saat mengulang kehidupan kamu bisa memutuskan untuk menyegel ingatan atau tidak.” Jelas Tetua


“Ah” Bing mulai mengerti apa garis besar yang terjadi sekarang ini.


“Hei sudahlah biarkan Bing istirahat dahulu dia baru saja sadar” kata Mei yang datang ke ruangan itu dan membawa beberapa makanan.


“Bing makanlah ini” kata Mei sambil menyodorkan mangkuk makanan


“Iya sama – sama” kata Mei tersenyum lalu meninggalkan ruangan.


“Bing apakah besok kamu mau mengulang kehidupan?” tanya Tetua yang sebenarnya berharap Bing tidak mengulang kehidupan


“Iya tetua, masih ada dendam yang belum saya balaskan” jelas Bing


“Baiklah, Besok bersiap – siaplah Bing untuk mengulang kehidupan” kata Tetua tidak rela, ia jadi tidak bisa meminta Bing untuk menunda hal ini karena ini menyangkut balas dendam Bing.


“Ya Tetua” Jawab Bing dengan cepat dan semangat


Hari itu berlangsung dengan cepat...


Crip Crip Crip, Suara burung berkicau – kicau. Sinar mentari mulai bangkit dari timur yang merupakan tanda bahwa sudah pagi hari. Sinar itu perlahan – lahan memasuki kamar Bing dan membangunkan Bing.


“Hoam” Bing menguap, ia masih setengah sadar.


“Aku harus bersiap – siap,”


Bing akhirnya keluar dari kamarnya ia melihat mereka semua sudah berkumpul di ruang tengah.


“Selamat pagi Bing” sapa Mei


“Selamat pagi kak”

__ADS_1


“Huee Bing kok sudah mau mengulang kehidupan lagi sih” jerit Ling yang mesih belum ikhlas Bing pergi lagi.


Sebenarnya Tetua dan Tang juga tidak rela namun mereka hanya bisa mendukung keputusan Bing, mereka terlalu bucin untuk melarang. Bing menuju ke tempat mesinnya dan Tetua memintanya untuk memilih pilihan


“Keahlian yang di buka sejak lahir” :


Teknologi


Ahli tarung dan Olahraga


Ahli Obat-obatan dan Tekniknya


Ahli Bahasa


Ahli music


Ahli matematika


“Mulai dari umur” : 0 hari


“Menyegel ingatan” : Tidak


Setelah semua pilihan sudah terisi Bing merentangkan badannya dan penutup kacanya tertutup.


“Bing untung menjaga keamanan Dunia Mengulang Kehidupan kamu tidak akan ingat semua kejadian di Dunia ini”


“Ya Tetua”


Tetua menekan tombolnya dan


MEMULAI KEHIDUPAN....


Jangan lupa dukung author dengan cara : :D


LIKE,


SHARE biar teman-teman kalian juga bisa tahu novel author,


VOTE,


Rate 5,


KOMEN :> silakan curahkan seluruh kekurangan author agar author dapat memperbaiki kekurangan author tersebut,


klik tombol FAVORITE agar kalian tidak ketinggalan episode berikutnya,


Bantuan kalian sangat berharga bagi author :>


Terima kasih. :>


#Instagram author : @valencia.art_math#

__ADS_1


__ADS_2