Resiko Cinta Dari Facebook

Resiko Cinta Dari Facebook
Kedatangan adik ipar


__ADS_3

"Masih mau bahas itu ?, tanyaku sambil sedikit menaikkan nada.


"Gak sayang maaf",ucapnya ujuk gigi.


"Pak guru sudah mulai absen murid muridnya tu ayy, mas kesana ya, kamu langsung pulang ke rumah, jangan belok belok lagi", ucap mas amad.


Maksudnya pak guru adalah supir mini bus yang ia tumpangi,yang sedang memanggil penumpangnya satu per satu, aduhh ada ada aja ya.


j


"Iya mas", jawab ku.


"Ya sudah, nih tangan mas cepat", ucapnya sambil menyodorkan tangannya untuk di cium.


Kuraih tangannya, lalu ku cium sesuai permintaannya.


"Mas hati-hati ya", kata ku.


"iya, kamu juga hati-hati sayang pulangnya, nanti kalau sudah sampai rumah kabari mas", kata mas amad.


"Iya mas" jawabku, dan berlalu pulang ke rumah.


Sesampainya di rumah tak lupa kuberi kabar pada mas amad lewat chat, agar dia tidak kwatir.


"Mas, aku sudah sampai rumah", isi chatku.


"Iya sayang, langsung istirahat ya, matiin datanya jangan online lagi", balasnya.

__ADS_1


selain dia keras kepala dia juga termasuk seorang lelaki yang posesif.


"Iya mas", jawabku lalu mematikan data sesuai permintaannya dan memejamkan mata bobok syantik.


......................


Sudah 2 bulan mas amad kembali ke ibukota jakarta,dan katanya hari ini adiknya akan datang ke rumah menghantarkan motor yang di belinya waktu itu.


"Sayang, mas sudah suruh asad anterin motornya ke rumah, kemungkinan nanti sore dia sampai dirumah", kata mas amad.


"Biarin aja sih mas, ngapain di anterin,toh aku juga gk bisa pakai, lagian disini juga ada motor mas",jawabku.


"Ya kan mas belinya buat kamu, bukan buat adik mas", katanya lagi.


"Terserahlah mas, yang penting ini bukan keinginan ku", tegasku ke mas amad.


Benar saja sore ini adik mas amad tiba dirumah menggunakan motor honda vario putih yang seharusnya memang menjadi milikku.


" Assalamualaikum kak" ucap adik iparku.


"Walaikumsalam sad",masuk dek,


"Kakak tinggal ke belakang sebentar ya sad, mas amad nelp",kataku ke adik ipar.


"Iya Kak "jawabnya.


"Asad ini mas amad mau ngomong katanya", ku berikan telpon ku ke asad.

__ADS_1


"Asad nanti motornya ditinggal itu sama kakak mu, jangan dibawa lagi",kata mas amad ke asad.


"Terus aku pulangnya gimana mas?", tanya asad.


"Kamu naik angkutan aja, nanti mas suruh kakak mu ngasih ongkos" kata mas amad.


"kalau besok pagi aja asad anterin motornya kesini gimana mas ?",tanya asad.


"Kenapa harus besok?",tanya mas amad lagi.


"Malam ini asad nginap dirumah nenek,jadi besok pagi asad datangnya bawa 2 motor dari sana",jawab asad.


"Ya sudah kalau gitu, besok jangan lupa", kata mas amad, lalu Telponnya pun dimatikan.


Tak lama asad pamit pulang, "kak asad pulang dulu ya",kata asad.


"Iya sad, hati hati dijalan",jawabku.


Setelah kepergian asad ayah dan ibu bertanya,"Kok motornya dibawa lagi yun?", tanya ayah.


"Iya yun, bukannya tadi tujuannya nganterin motor?", tanya ibu juga.


"Iya bu, yah, besok", jawabku.


"besok gimana sih maksudnya ?", tanya ibu lagi.


"Iya, tujuannya datang tadi memang nganterin motor, cuma kata asad besok aja, biar dia pulangnya gak naik angkot,jadi besok dia datangnya pakai 2 motor bu", jawabku.

__ADS_1


"Ohh gitu, tapi kenapa tadi datangnya gk 2 motor aja, kan sekalian gak bolak balik lagi, gak capek juga", kata ibu.


__ADS_2