Return Of The Ruler: Sang Pelintas

Return Of The Ruler: Sang Pelintas
33.


__ADS_3

33. Menerima Murid II


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Tak terasa Zhura dan para (calon) muridnya sampai dihutan perbatasan kota pusat. Kini mereka sedang beristirahat sejenak mengingat sedari tempat tadi hingga kesini belum istirahat sama sekali. Sekaligus melatih pengalaman bertarung para (calon) muridnya, Yha... sepanjang perjalanan tidaklah mulus terkadang ada para bandit gunung menyegat mereka dan ada juga para beast namun tak sebanyak bandit jadi tak masalah. Para (Calon) Murid Zhura lah yang mengalahkan mereka, Zhura hanya membantu ketika situasi membahayakan mereka saja.


Setelah merasa cukup beristirahat Zhura bersama para (Calon) muridnya melanjutkan perjalanan. Ketika tengah hari tiba Zhura dan para (calon) muridnya sudah berada di gerbang kota pusat kekaisaran. Tempat dimana letak kekaisaran berada.


"Tunjukan Identitasmu, Biaya masuk per orang 5 koin emas" Ujar penjaga gerbang.


Zhura hanya diam tak merespon tapi tangannya menyerahkan token identitasnya bersama 20 koin emas dan langsung diterima penjaga gerbang. Zhura dan yang lainnya dipersilahkan memasuki kota pusat. Zhura dan para (calon) muridnya segera ke penginapan "Jade" disana sudah ada Yaghura menurut tebakkan Zhura. Mengingat kecepatan Yaghura untuk sampai hanya berada beberapa tingkat dibawahnya.

__ADS_1


{Fyi: Token yang diberikan Shen Yun merupakan Token kekaisaran maka dari itu tak ada drama. Selain token akses kekaisaran, Shen Yun juga memberi token keluarga kekaisaran Xing pada Zhura. Dan ada juga token pribadi Zhura itu juga didapatkan dari Shen Yun}


Zhura memesan kamar tepat disamping kamar Yaghura tanpa disadarinya. Zhura juga memesan kamar untuk para (calon) muridnya. Setelah memesan kamar, Zhura menghampiri Yaghura dan 3 anak laki laki yang sedang duduk tak jauh dari posisinya berdiri.


Meski tak ada hawa kehadiran pada diri Zhura, Yaghura tetap menyadarinya, lantas Yaghura mempersilahkan Zhura untuk duduk di sebelahnya. Tak lama kemudian datanglah Xiao'er bersama dengan 2 anak dibelakangnya laki laki dan 2 perempuan. Disusul oleh An'er bersama 2 anak perempuan dan 1 anak laki laki dibelakangnya. Mereka berdua segera memesan kamar dan menghampiri tempat Zhura dan Yaghura duduk.


Lalu ke 13 para (calon) murid memperkenalkan dirinya satu sama lain atas perintah Yaghura mewakili Zhura juga. Lantas ke 13 para (calon) murid melaksanakan perintahnya. Di pihak Zhura hanya ada 7 murid ditambah An'er. Di pihak Yaghura ada 8 murid ditambah Xiao'er.


[note: Untuk nama nama tidak usah. Yang paling sering muncul hanyalah Yin Yang'er, Ming Ruiyu, Bing Huoling, Long Xiaohong, Rong Xiaogong, dan Ling Xueyue. Adapun Yun Mingzhi, Feng Shuian dan Zhu Yuixu sebagai tambahan namun tak sering muncul. Nanti ada 4 tambahan lainnya meski sama tak sering muncul hanya kadang disebutkan.]


Setelah acara perkenalan diri kini ke 13 (Calon) Murid sedang dalam persiapan mengikuti tes penerimaan murid versi Zhura dan Yaghura. Ternyata rata rata dari ke 13 (calon) murid ada beberapa dari mereka anggota keluarga setingkat bangsawan yang dipandang rendah istilah lainnya hanya "Anak Haram" dari keluarganya. Beberapa anak yatim piatu dan 2 sisanya "anak yang hilang" yang sampai kini masih dicari oleh keluarganya. Namun, kedua anak itu tak peduli dan mengacuhkannya seolah olah pencarian itu tak pernah ada. Sepertinya kedua anak itu ada konflik dikeluarganya.


[Skip]


Hari dimana hari tes tiba, Zhura dan Yaghura membimbing para (calon) murid menuju Hutan Larangan yang ada di benua selatan. Entah apa nama hutannya, Zhura tak peduli. Xiao'er dan An'er juga mengikuti gurunya. Meski ke tempat yang sama, tujuan Xiao'er dan An'er berbeda. Mereka ingin melatih diri mereka di inti hutan atas persetujuan Zhura dan Yaghura. Sedangkan Zhura dan Yaghura sendiri hanya berada di lapisan dalam sebagai permulaan.


Hari demi Hari terlewati, Tak terasa hampir 2 bulan mereka dihutan, di bulan kedua Minggu ke 3 mereka selesai latihan bertepatan dengan kembalinya Xiao'er dan An'er kesisi mereka. dari ke 13 murid hanya 3 orang yang mencapai tingkat Master *3 di waktu singkat. 3 orang tingkat master *2, 3 orang mencapai tingkat master *1. 4 sisanya masih ditahap berlian *5 & *7. Sedangkan untuk Xiao'er berada di tingkat Saint *3 dan An'er di tingkat Bumi *2. Kemampuan beladiri ke 4 murid juga bisa melawan Kultivator ranah Pendekar perak puncak, sedangkan ke 9 murid tingkat master melawan Kultivator ranah King *3 merupakan hal yang mudah. Jika ke 9 murid bersatu, melawan Kultivator Saint *1 bukanlah hal yang sulit. Yha... sekuat itu mereka sekarang. Sedangkan Xiao'er dan An'er mereka juga bisa melawan Kultivator 3 tingkat diatasnya hanya dengan fisik. Jika menggunakan energinya maka 5 tingkat diatasnya bukan hal yang sulit. Para murid Zhura dan Yaghura layaknya Monster diantara para jenius lainnya. Mengingat kemampuan Zhura dan Yaghura sendiri sangatlah tinggi maka bukan hal sulit jika mereka berdua ingin membuat kekacauan di dunia ini. Apalagi Zhura, hanya Shen Yun seorang yang bisa mengalahkannya ketika Zhura berada dipuncak. Ditambah dengan ke 5 Anaknya ditambah Zhuge anak angkatnya juga jangan lupakan Yashuge, Raen, dan Yaen. Serta para partner beast. Jika Keluarga Yaghura dimasa depan disebut Monster maka keluarga Zhura adalah Monster jenius yang mewakili para jenius dan para monster lainnya.


[Skip]


Keesokkan harinya Zhura dkk segera menuju ke benua barat, dan menjalankan rencananya. Begitulah seterusnya, Hingga sesampainya di benua Utara, Zhura dkk disambut oleh hamparan salju dan suhu yang dingin semakin masuk semakin dinginlah suhunya. Saat dipusat kota Zhura dkk bertemu rombongan keluarga kekaisaran, nampak raut muka Bing Huoling cemas, Huoling segera bersembunyi diantara para murid laki laki untuk menutupi tubuh kecilnya agar tidak ketahuan oleh keluarga kerajaan. Yha... Seperti yang dibilang, Huoling merupakan putri yang hilang dari kekaisaran Bing di benua Utara. Huoling adalah putri satu satunya sekaligus anak satu satunya kaisar dengan permaisuri pertamanya. Huoling dibawa kabur ibundanya karena suatu permasalahan dan menghilang tanpa kabar hingga ibundanya wafat sampai bertemu An'er di tempat tahanan budak. Usia Huoling tepat 14 tahun beberapa hari lagi. Huoling, Chen Qingji (murid dari benua barat), dan Xiao Nan (murid dari benua barat) adalah murid tertua kedua yang berusia 14 tahun setelah Mingzhi, Shuian, Xiang Chen (murid dari benua barat), dan Liang Zhen (Murid dari benua barat) yang berusia 15 tahun di tahun ini. Sedangkan Yang'er, Ruiyu, Yuixu, Xiaogong, dan Xiaohong tahun ini berusia 13 tahun. Lalu sisanya masih berusia 12 tahun dan 11 tahun paling muda.


Keluarga kekaisaran lewat tepat di samping rombongan Zhura dkk. Tapi tak ada satupun dikeluarga kekaisaran yang menyadari kehadiran Huoling. Hal itu membuat Huoling merasa lega melihat tak ada satupun dari keluarganya yang mengetahui dirinya.


Satu bulan terlewati lagi, ketika hendak meninggalkan benua Utara, Kaisar dari kekaisaran Bing ingin menemui Zhura dkk. Dan pertemuan itulah identitas Huoling terbongkar. Kaisar dari kekaisaran Bing nampak kaget, sedih, sekaligus bahagia, Terkejut karena kehadiran putri sekaligus anak sulungnya, sedih karena perilakunya terhadap permaisurinya dulu, dan bahagia karena dapat melihat putrinya kembali. Kaisar Bing Zhenxue dari kekaisaran Bing meminta Huoling untuk pulang ke kekaisaran terlebih dahulu sebelum pergi meninggalkan tanah airnya lagi. Sempat ada perdebatan antara mereka berdua, berbagai cara kaisar Bing Zhenxue gunakan alhasil Huoling menyetujuinya dengan syarat hanya 1 Minggu ia disana dan akan pergi lagi bersama gurunya entah dimasa depan akan kembali apakah tidak tergantung niat Huoling, Syaratnya dengan mudah disetujui Kaisar, daripada tidak pulang sama sekali dari lahir hingga menikah dan tak pernah sekalipun menginjakan kaki di kekaisaran Bing pikir kaisar Bing Zhenxue.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2