
38. Pertemuan III & Sekte Naga Suci
.
.
.
.
.
.
.
.
Setelah menemui Yuzhue, Zhura kembali ke penginapan tempat dimana Yaghura dan yang lain berada bersama kelima budak yang ia beli. Seperti yang direncanakannya sebelumnya, Zhura menyuruh An'er dan Huoyang Bingyin mendidik ketiga budak yang telah menjadi muridnya. Sama halnya dengan Zhura, Yaghura menyuruh Xiao'er dan Chen'er mendidik kedua budak yang telah ia angkat menjadi muridnya. Sedangkan untuk Yaghura sendiri ia mengikuti Zhura ke sekte Naga Suci. Sebelum pergi, Zhura dan Yaghura memberi batu komunikasi pada Xiao'er dan An'er untuk memberi kabar.
Tak butuh waktu lama, Zhura dan Yaghura sampai. Kini Zhura dan Yaghura tengah berada di depan gerbang masuk pintu sekte. Tanpa berbasa basi ketika penjaga gerbang datang Zhura langsung menunjukkan undangan yang ia bawa dari Yuzhue. Dengan itu, Zhura dan Yaghura langsung diantar ke kediaman tetua ke 30, Tetua Zhue.
Sepanjang perjalanan Yaghura terus terkagum dengan keindahan sekte. Yha ... meski kalau dibandingkan dengan sektenya masih bagusan punyanya sih, hanya saja ini kali pertama ia mengunjungi sekte lain jadi wajar sajalah. Apalagi si Yaghura ini jika melihat sesuatu yang dikatakan "indah" olehnya pasti akan terpukau meski dirinya sendiri sudah memilikinya. Sedangkan Zhura? dia hanya memandang datar seperti biasa tanpa minat sama sekali, tak ada yang tahu isi pikirannya. Zhura Sedikit sulit ditebak menurut Yaghura.
Sesampainya di kediaman Tetua Zhue, Penjaga yang mengantarkannya izin kembali ketempat meninggalkan Zhura dan Yaghura seorang. Tanpa banyak kata lagi, Zhura segera mengetuk pintu kediaman. Dan benar saja, Yuzhue menunggunya dengan ketiga anak laki laki dan satu anak perempuan dimeja teh.
Yuzhue menyuruh Zhura dan Yaghura untuk segera masuk, Mereka berdua pun menurutinya. Mereka duduk disamping anak perempuan yang tadi mereka lihat di meja teh. Disamping Zhura ada Yuzhue.
"Nah Ryuzhu, Mereka Adalah Anakku, disamping temanmu adalah putra sulungku, laki laki dan perempuan disebelahnya adalah kembar mereka Putra kedua dan putri sulungku. Dan yang disampingku ini Putra bungsuku." Ujar Yuzhue mengenalkan 4 anak yang duduk di meja teh.
"Nah kalian, dia Zhura bibi pertamamu. karena adik pertamaku tidak memiliki istri, ia sudah wafat menurut kabar. Kalian perkenalkan diri kalian kepada bibi kalian" Lanjut Yuzhue sembari memandang kearah keempat anak itu.
"Hallo.. bibi, perkenalkan namaku Nazhue Yulingxi, Bibi bisa memanggilku Lingxi" Ujar anak perempuan yang bernama Lingxi
"Hallo... namaku Naghue Zulingji. bibi bisa memanggilku Lingji" Ujar anak laki laki disebelah kanan Lingxi yang bernama Lingji.
__ADS_1
"Namaku Ghuzhue Ryunaen. Aku kakak mereka, bibi bisa memanggilku Zhue." Ujar Anak disebelah Yaghura yang bernama Zhue.
"Aku Rezhue Ghuyue. bibi bisa memanggilku Rezhu" Ujar Anak disebelah Yuzhue yang bernama Rezhu.
"Aku tidak menyangka sih, ada keponakan darimu ge, soalnya kan dirimu itu sangat anti dengan perempuan" Ujar Zhura dengan nada santainya meski masih ada nada dinginnya. Zhura jika bersama orang terdekat ia bisa berbicara panjang dengan nada tak terlalu dingin. Zhura juga kadang menjahili saudaranya.
"Haish, Kau tak berubah ya Mei mei, Istriku bernama An Shizhue, dia sudah meninggal saat melahirkan Rezhu" Ujar Yuzhue.
"Dan dirimu sendiri bagaimana??? Masih sendiri kah? mengingat kau itu batu seperti patung berjalan tak mau berhubungan dengan siapapun, kecuali temanmu itu yang satu, Yaghura. kalian berdua sama saja, yang satu tembok yang satu pendiam agak mendingan lah temanmu itu" Ujar Yuzhue menyindir Zhura.
"O-oh oke, namaku Nazhura Ryuzell. Yang dikatakan ayah kalian yang katanya kakak kedua tak memiliki istri itu tidak benar. Iya secara hukum belum tepatnya, mereka masih tunangan namun sudah memiliki putra, putra tunggal Kakak ketiga namanya Zhuta. Dan kalian masih memiliki sepupu lagi, namanya Zhuli, dia putra tunggal kembaran bibi, dia adik bibi sekarang sudah wafat. Untuk putra putri bibi sendiri nanti bibi panggil yha" Ujar Zhura lalu pergi begitu saja ke dimensi anting menemui anak anaknya.
"k-ke-mana bibi?" Ujar Rezhu terkejut melihat Zhura menghilang begitu saja
"ooh itu ke ruang dimensi. Oh iya namaku Yaghura aku teman satu satunya Bibi kalian. aku juga sebenarnya sudah memiliki dua putra satu putri. Nanti sekalian dibawa Zhura. mereka bersama putra putri Zhura beserta kedua sepupu kalian juga" Ujar Yaghura menjelaskan. Mendengar penjelasan Yaghura Sontak membuat Yuzhue terkejut, setaunya Ruang dimensi adalah hal yang sulit dibuat maupun didapatkan kecuali jika orang tersebut memiliki sub elemen Ruang.
"RUANG DIMENSI?!"
"Mengapa kau begitu terkejut ge?" Ujar Yaghura bertanya
Yaghura hanya mengangguk lalu berkata "Aku juga memilikinya, Anting di telinga kananku ini milik Zhura, dia memberi ini untukku beserta cincin ruang ini" Ujar Yaghura sembari menunjukkan Anting dan cincin yang diberikan Zhura.
Ketika hendak menjawab, Zhura beserta 8Zhu+Yashuge, Yaen, dan Raen. Zhuvi, Zhusa, Zhuyu, Zhuge, dan Yaghusa berusia 7 tahun (karena tinggal di dimensi anting jadi perhitungan usianya berbeda. Usia aslinya kalau tidak di dimensi anting baru 5 tahun). Zhuna dan Zhuxi usianya 4 tahun begitupun Yaen dan Raen. Sedangkan Zhuta berusia 8 tahun, Zhuli 3 tahun. Ini juga pengaruh makanan yang ada disana ada salah satu tumbuhan yang membuat pertumbuhan baik segi usia, maupun tubuh semakin cepat. Di tambah Mereka ber sembilan (-Zhuta&Zhuli) memiliki tubuh khusus juga kecepatan pertumbuhan diluar nalar jadi wajar saja.
"Nah itu mereka" Ujar Yaghura menunjuk Zhura dan anak anak.
"Bibi, Mereka siapa?" Ujar Zhuta bertanya sembari melirik kearah anak anak dari Yuzhue.
"Mereka sepupumu, sana kenalan" Ujar Zhura lalu duduk ditempatnya semula sedangkan Yaghura ia bergeser memberikan tempat duduk untuk 8Zhu+2Ka+Yashuge.
"Mereka siapa mei?" Ujar Yuzhue bertanya
"Putra putriku, Dua ponakanku, dan tiga sisanya anak dari Yaghura" Ujar Zhura sembari mencomot camilan di meja teh.
"Hallo... Namaku Zhuyu, dari samping Bibi Yaghura, kakak sulungku Zhuvier, lanjut disebelahnya Zhusa kakak keduaku, disebelahnya lagi Zhuxier adik pertamaku, dan disebelahku ini Zhuna adik bungsuku. Sedangkan disebelah ku yang ini kakak sepupuku Zhuta, disampingnya Zhuta ada adik sepupuku Zhulier. dan yang disampingnya lagi Itu kakak ketigaku Zhuge." Ujar Zhuyu mewakili saudaranya yang lain
__ADS_1
"Saya Yashuge, disamping kananku ini adik pertamaku Kaguyaen, dan disamping kiriku ini adik bungsuku Kaguraen." Ujar Yashuge mewakili adik adiknya.
"O-Oh hallo... Saya Rezhu, disamping saya kakak ketiga saya Lingxi, disampingnya kakak kedua saya Lingji, dan disamping Lingji Gege ada kakak pertama saya Zhue. Salam kenal semuanya" Ujar Rezhu mewakili saudaranya yang lain
"Aku masih tidak menyangka kau sudah memiliki anak. Sungguh mengejutkan" Ujar Yuzhue, ia tak menyangka Adiknya yang batu itu bisa punya anak juga.
"Oh yah Saya Yuzhue, kakak sulung Zhura" Lanjut Yuzhue yang direspon anggukan
"Nah sekarang sebaiknya kalian istirahat terlebih dahulu kalian para keponakanku, yang laki laki ikut dengan Zhue, Lingji, dan Rezhu yha... dan yang perempuan ikut dengan Lingxi. Sedangkan kalian berdua ayo ikut denganku" Ujar Yuzhue lalu pergi diikuti Zhura dan Yaghura begitupun para anak anak.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...