
41. Hasil turnamen & pemilihan
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kini, Tepat keesokkan harinya. Babak penentuan 5 besar dimulai. Tak disangka hanya Zhuvi dan Zhusa yang lolos hingga babak penentuan bersama Huoyang Bingyin serta An'er, Begitupun Xiao'er. Dan kelima calon murid tadi yang lolos babak final.
Xiao'er maju yang pertama melawan Xiao Nan di lapang 1, Bersamaan dengan Huoyang Bingyin melawan Nanfeng Shin di lapang 2. Disusul Zhusa melawan Qi Ruoli di lapang 3, bersamaan dengan An'er melawan Shi luoyi di lapang 4. Setelah mereka berdua, Giliran Zhuvi melawan Gu Xiuran di lapang 5.
Pertarungan mereka sangatlah menegangkan. Hingga hampir 2 dupa habis, mereka baru selesai bertarung. Pemenangnya ialah, Xiao Nan, Huoyang Bingyin dengan Nanfeng Shin yang seru sama sama tumbang, Zhusa, dan Zhuvi. Para pemenang diijinkan beristirahat selama 15 menit.
_Ou Ai, Bisa kau perlihatkan status Xiao Nan? Seingatku dia pemuda yang pernah aku dan Yaghura tolong_-Batin Zhura memulai komunikasi dengan sistem.
DING!
[Bisa Tuan]
DING!
[Memproses data .....]
DING!
[Yang anda ingat itu benar, dia pemuda yang pernah anda dan kawan anda tolong Tuan]
__ADS_1
DING!
[Status.
Shi Xiao Nan
Age: 15 Y.O
Race: DemiGod
Bloodline: War God <50%>, Human <50%>
Tittle:
-Son of Ancient War God
LV: 95
Realm: Master *5 (Holy Saint *1)
Element: Thunder, Wind, & Crystal
Sub Element: Mental]
_sangat jarang ada anak yang memiliki sub Element, umumnya setiap anak hanya memiliki satu saja_-Batin Zhura lagi.
DING!
[Jika boleh sistem sarankan, Tuan dapat menjadikannya sebagai murid Tuan]
DING!
[Dengan bakatnya pasti tak lama bagi dia untuk menyusul tingkatan Huoyang Bingyin dan Xiao'er]
_Baiklah, terimakasih Ou Ai_-Batin Zhura
...----------------...
Setelah beristirahat cukup lama, akhirnya penentuan hasil akhir. Kali ini Zhusa maju pertama melawan Xiao'er. Tak butuh waktu lama bagi Zhusa mengalahkan Xiao'er, Hanya setengah dupa Zhusa menang. Ia lanjut ke pertarungan berikutnya, melawan Nanfeng Shin. Entah karena saking kuatnya atau bagaimana, Hanya sekejap mata Zhusa kembali menang. Kini ia melawan Xiao Nan. Ia kalah dalam 10 gerakan. Lalu, Xiao Nan lanjut melawan Huoyang Bingyin. Cukup lama mereka bertukar serangan, Xiao Nan kalah melawan Huoyang Bingyin. Pertarungan masih berlanjut, Kini Huoyang Bingyin melawan Zhuvi.
Akhirnya setelah sekian lama, tepat pada saat matahari diatas kepala, Pertarungan berakhir. Posisi pertama diperoleh oleh Zhuvi, disusul Huoyang Bingyin di posisi kedua, lalu di posisi ketiga ada Shi Xiao Nan, Keempat ada Zhusa, dan Kelima ada Zijin Anxiezhu. Untuk Xiao'er dia diposisi ke 6, Yaghusa dan Zhuge sendiri mereka diposisi ke 7&8, Zhue diposisi ke 9, Dan Nanfeng Shin diposisi ke 10. Itulah para 10 besar pemenang dalam turnamen kali ini.
__ADS_1
Berikutnya seusai istirahat 30 menit tepat jelang sore hari, ke 300 besar pemenang turnamen berkumpul kembali di lapangan turnamen milik sekte Naga Suci guna memilih sekte mana yang ingin dimasuki ataupun mengambil murid hasil pemenang turnamen. Disana juga berkumpul berbagai sekte dari bermacam macam tingkatan termasuk sekte terkuat ke 1-5 didunia. Juga berkat 4Zhu+Yaghusa+2Ling+Zhue dan murid murid Zhura dan Yaghura, Sekte Naga Suci berhasil naik tingkat ke 3 sebagai sekte terkuat didunia, Yang mana sebelumnya hanya terkuat ke 5 di dunia. Setelah sekte Roh Agung dan Sekte Darah Jiwa. Merebut posisi Sekte Naga kembar yang sebelumnya diposisi ke 3.
"Nah Hadirin sekalian! sekarang bagi peringkat 300 keatas kalian boleh mendatangi sekte yang ingin kalian masuki. Juga untuk para perwakilan Sekte silahkan anda sekalian diperbolehkan memilih murid yang kalian minati" Ujar Bai Xiaohei selaku juri turnamen kali ini.
Lantas seusai Bai Xiaohei selesai berujar, seluruh peserta turnamen yang berperingkat diatas 300 langsung menuju ke sekte yang mereka minati masing masing. Untuk ke 30 besar sendiri, mereka tetap dilapangan sesuai arahan panitia turnamen.
Setelah seluruh murid selesai memilih. kini giliran ke 30 besar untuk maju melakukan tes. Tes tersebut untuk mengukur seberapa layak kemampuan murid tersebut untuk dijadikan murid dari tetua atau bahkan diatas tetua sekte (ketua/wakil sekte).
Cukup lama mereka tes hingga akhirnya giliran 10 besar. Bakat Nanfeng Shin Emas Ginger Bintang 3, Ia terpilih sebagai murid tetua agung ke 3 sekte Roh Agung. Dilanjut Zhue, Bakat Ungu Bintang 1, Ia terpilih sebagai murid tetua ke 6 sekte Naga Suci. lalu ada Yaghusa, Zhuge, dan Xiao'er mereka memiliki bakat Ginger emas bintang 1 & 5, Mereka terpilih sebagai murid Tetua Agung ketiga kecuali Xiao'er dia sudah menjadi murid Yaghura selaku tetua ke 9. Begitupun An'er dan Huoyang Bingyin, mereka memiliki bakat Ungu emas bintang 5 & 3, Mereka berdua tetap menjadi murid Zhura selaku tetua agung ke 5 sekte Naga Suci. Zhuvi dan Zhusa sendiri ia diangkat sebagai murid tetua Agung ke 2 Sekte Naga Suci, mereka berdua memiliki bakat tertinggi yakni bakat Perak emas bintang 9 . Dan Terakhir ada Shi Xiao Nan, Ia berusia 15 tahun menurut batu penilaian, tapi dari segi penampilan ia seperti berusia 17 tahun. Xiao Nan memiliki bakat Ungu Emas Bintang 2, ia sempat menjadi rebutan para tetua agung dari sekte Roh Agung dan sekte Darah Jiwa. Bahkan kedua sekte terkuat lainnya Yakni, Sekte Racun Bayang dan Sekte Bunga mimpi. Sedangkan Sekte Naga Suci sendiri hanya diam memperhatikan, bukan berarti sombong, hanya saja mereka malas. Juga tak kalah dari sekte besar terkuat, para perwakilan dari sekte besar lainnya juga ikut berebut seperti sekte Naga Kembar, Sekte Cambuk Neraka, Sekte Rantai Langit, Sekte Awan Ilusi dan sekte Lautan Racun.
{FYI: Bakat dari yang tertinggi di alam kultivator; Perak Emas, Ungu Emas, Ginger Emas, Perak Abu, Hitam, Ungu, Biru, Hijau, Merah, Orange, Kuning, dan Putih. Setiap bakat memiliki 9 tingkatan yang berupa bintang. Bakat diatas Hitam dianggap mitos dan sebagai dongeng semata meski memiliki bukti bahwa pernah ada yang memilikinya. itupun bakat Perak abu, sudah 500 juta tahun silam.}
Tanpa mereka sadari Xiao Nan sendiri berlari menghindar dari pertengkaran para perwakilan setiap sekte yang berebut. Hingga tanpa sadar Xiao Nan keluar arena dan memasuki sebuah taman di kediaman milik salah satu tetua agung Sekte Naga Suci. Tempat yang menurutnya aman untuk bersembunyi karena kediaman itu berlokasi berdekatan dengan perpustakaan, tepatnya di belakang Perpustakaan sekte.
Kok bisa? bukankah di belakang Perpustakaan sekte hanya taman yang tertinggal dan banyak tanaman liar disana? Nah di sebelah kiri perpustakaan ada jalan ukurannya hanya muat untuk 3 orang, jalan itu jalan menuju kediaman terluas di sekte yang lama dilupakan. Disana bukan hanya indah, tapi juga luas meski dilupakan, kediaman disana tetap bersih dan rapi dikarenakan suatu formasi yang diletakkan disana.
Xiao Nan sempat tertegun namun dengan segera ia tersadar dan bersembunyi di sudut kediaman yang terlihat aman. Tapi, Tanpa disadarinya, sedari tadi Zhura berada disana. Yha... Zhura tidak ikut berkumpul bersama dengan yang lain. Jadi, di Arena hanya ada Yaghura bersama dengan Yuzhue. Hanya Zhura dan beberapa Tetua murid Luar yang berada di luar arena.
Soal kediaman, sudah tertebak dengan adanya Zhura yang sedari tadi disana. Yha... kediaman itu kini milik Zhura. sejak ia diangkat menjadi tetua agung, Zhura memilih kediaman yang dilupakan bahkan wakil patriak sekte pun hampir melupakannya. Hanya Patriak sekte yang masih mengingat kediaman ini.
Sedari tadi Zhura tertidur diatas pohon Rychbe. (Bunganya kecil mirip sakura, warnanya ada biru dan merah, Daunnya hijau bagai giok, batangnya coklat dengan beberapa garis Cream yang menambah nilai keindahannya. Untuk Buah, Buahnya kecil mirip Blueberry dan Cherry. Layaknya hasil perpaduan Blueberry dan Cherry saja). Zhura terbangun karena mendengar suara pintu gerbang taman kediaman terbuka. Ia dapat melihat Xiao Nan datang ke kediamannya. Yha... ini hal yang tak terduga sih, Zhura memiliki minat untuk menjadikan Xiao Nan murid, namun setelah dipikirkan pasti perwakilan dari sekte lain pun menginginkannya. Oleh sebab itu jugalah Zhura memilih untuk pergi saja. Lagian mau dijadikan murid ataupun tidak itu hak dia, sistem juga hanya menyarankan bukan menugaskan. Tapi... Kenyataannya sungguh tak terduga, Xiao Nan datang dengan sendirinya di wilayah miliknya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...