
Long Yang lalu beranjak pergi dari sana, sementara itu diluar makam semua orang masih belum memasuki makam dikarenakan mereka sama sekali tidak bisa membuka pintu masuk makam.
Mereka berdebat satu sama lain dan tidak ada yang ingin mengalah satu dengan yang lainnya, lalu salah satu dari mereka mencoba untuk menyerang pintu masuk.
Dan saat ia menyerang pintu masuk itu, sebuah retakan muncul walaupun itu hanya secuil saja, melihat itu orang-orang yang tadinya berdebat mulai menghentikan perdebatan mereka dan secara bersamaan menyerang pintu masuk makam.
Boom!
Setelah banyak serangan yang diluncurkan akhirnya pintu masuk makam itu hancur, dan semua orang langsung berbondong-bondong masuk kedalam makam, namun baru saja memasuki makam itu mekanisme jebakan yang tadi Long Yang lewati sudah kembali seperti semula dan jebakan-jebakan itu langsung membunuh beberapa orang yang masuk.
Mendengar banyaknya teriakan dari dalam makam, orang-orang yang tadinya hendak memasuki makam menjadi takut untuk memasuki makam, dan akhirnya perdebatan kembali di mulai.
Sementara itu Long Yang sudah sampai di persimpangan yang tadi ia lewati, lalu ia melihat bahwa pintu masuk makam sudahlah hancur dan ia juga melihat bahwa ada puluhan mayat di dekat pintu masuk.
"Huff, kasihan sekali mereka, niat hati ingin mencari harta namun kematian sudah diujung mata, sekarang saatnya untuk menemui Xiao Huang dan Xiao Gong"
Long Yang lalu melanjutkan perjalanannya untuk sampai ke tempat kedua anjingnya berada, sedangkan kondisi di luar semakin panas karena orang-orang dari beberapa sekte hendak menumbalkan beberapa orang yang ada disana untuk masuk kedalam.
Ditengah-tengah itu semua dari atas langit muncul seorang pria tua bersama dengan cucunya yang juga ingin masuk kedalam.
Keduanya tentu saja adalah Han Dang dan Han Mei yang ingin memberi hadiah kepada Long Yang karena sudah memberikan pil tingkat Emperor kepada mereka, sekarang kekuatan milik Han Dang sudah mencapai ranah Mahayana dan Han Mei sudah memasuki ranah Perubahan Jiwa.
"Humph, sekumpulan sampah!"
Han Dang lalu mengeluarkan aura miliknya dan hanya dengan auranya seluruh orang yang berada didekat makam langsung berlutut dan mereka sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuh mereka.
Setelah itu keduanya mulai turun dari atas langit, melihat kedatangan dua orang yang entah berasal darimana, mereka ingin menanyai darimana asal mereka, namun tekanan yang luar biasa kuat menekan tubuh mereka, setelah itu Han Dang dan Han Mei mulai memasuki makam itu.
Sedangkan didalam Long Yang merasakan kedatangan Han Dang dan Han Mei, "Hoo, mereka berdua datang kemari ya, dan juga mereka berdua datang tidak secara damai namun datang bak mengajak untuk berperang, hahahahahaha orang-orang itu pasti akan sangat marah sekaligus terkejut karena mereka semua ditekan secara tiba-tiba, hahahahahahahahaha"
"Hei Xiao Huang, Xiao Gong bawa saja emas, pil, dan tanaman ajaib saja, setelah itu kita pulang!"
__ADS_1
Keduanya hanya menggonggong serta menganggukkan kepala, setelah itu semua emas, pil, dan tanaman ajaib yang ada disana langsung dilahap oleh mulut mereka berdua, setelah urusannya selesai ketiganya lalu dengan cepat pergi dari sana.
Setelah kepergian Long Yang bersama dengan Xiao Huang dan Xiao Gong, Han Dang dan Han Mei juga ikut sampai disana, saat mereka melihat bahwa hanya tersisa buku teknik, senjata, dan berbagai macam benda berharga lainnya keduanya langsung memasukkan itu semua kedalam cincin yang mereka kenakan, setelah itu mereka berdua melesat terbang menjauh dari area makam.
Setelah kepergian Han Dang dan Han Mei orang-orang yang tadinya ditekan oleh aura Han Dang mulai bisa menggerakkan tubuh mereka masing-masing, lalu mereka semua tanpa banyak bicara langsung masuk kedalam makam tanpa memperdulikan apakah ada jebakan atau tidak.
Saat mereka semua sudah sampai didalam ruang harta, hanya ada kekecewaan yang mereka rasakan, pedang tingkat Heaven dipotong menjadi dua dan teknik tingkat Heaven sudah dibakar sampai habis dan hanya menyisakan sampulnya.
Dan orang-orang yang berada di ruangan yang lain juga ikut merasakan arti dari kekecewaan, disana mereka hanya mendapati ruangan kosong dan tidak ada hartanya sama sekali.
"ARGHHHH, AKU BERSUMPAH AKAN MEMBUNUH ORANG YANG MELAKUKAN SEMUA PERBUATAN INI, AKU BERSUMPAH!"
Sementara itu di rumah.
"Hatchu, apa yang sedang membicarakan aku dibelakang?"
Di area makam, orang-orang hendak pergi dari sana karena kecewa tidak mendapatkan harta apapun, namun saat mereka hendak pergi sebuah bayangan raksasa muncul dan berkata kepada semua orang yang berada didekat sana.
"Memang harta sudah dirampas habis, namun belum ada yang menerima warisan dariku, apakah kalian yakin ingin pergi dari sini?"
Melihat bayangan itu Long Yang menjadi sangat emosi, "Bajingan, dia akan melahap orang-orang yang ada disana, Gong Shen cepat lenyapkan bayangan itu!"
"Baik Master"
Sriingg!
Gong Shen lalu sudah berada diatas bayangan itu, Gong Shen lalu berbicara kepada bayangan itu, "Selamat tinggal!"
Boom!
Dengan sekali pukul Gong Shen langsung melenyapkan bayangan itu beserta dengan seluruh makam, semua orang yang ada disana masih bisa hidup karena serangan Gong Shen tidak mengarah kepada mereka, lalu salah satu orang bertanya kepada Gong Shen, "Siapa kamu? Kenapa kamu menghancurkan makam ini?"
__ADS_1
Gong Shen lalu menjawab pertanyaannya, "Siapa aku tidaklah penting, namun sesungguhnya kalian harus berterimakasih kepada tuanku karena ia memerintahkan aku untuk menolong kalian, jika tidak maka kalian akan mati disedot oleh bayangan itu"
Lalu setelah itu, ada seseorang yang berteriak kepada Gong Shen, "Kamu, apakah kamu adalah orang yang menantang satu benua? Dan menjadi ahli tersembunyi Kerajaan Han?"
Sontak semua orang terkejut dengan hal itu, mendengar itu Gong Shen menganggukkan kepalanya, "Benar akulah orangnya, namun karena kalian sekarang sudah mengetahui identitas milikku, apakah aku hancurkan saja kalian?"
Gong Shen lalu mengangkat jari telunjuknya keatas langit, dan dari telunjuknya itu muncul sebuah matahari kecil yang secara perlahan mulai membesar dan terus membesar.
Semua orang yang berada disana sangat ketakutan melihat itu, melihat ekspresi orang-orang yang ketakutan Gong Shen tersenyum puas dan setelah itu matahari kecil di telunjuknya langsung ia hilangkan.
"Hanya bercanda, kalian tidak perlu takut, hahahaha, kalian menggigil seperti domba yang hendak dimakan singa, hahahahaha!"
"Kalau begitu selamat tinggal!"
Sriingg!
Gong Shen lalu pergi dari sana, setelah kepergian Gong Shen semua orang yang berada disana terduduk lemas sambil menghela nafas lega, sementara itu dirumah Gong Shen tertawa puas dengan tingkahnya.
"Hahahahahaha, Master seharusnya kamu melihat ekspresi mereka, hahahahahahaha"
"Sudahlah, kamu cepat lanjutkan tugasmu sana!"
"Hahahaha, baiklah Master"
Setelah itu Gong Shen beranjak pergi dari sana, dan setelah itu Long Yang merasakan kedatangan dari orang yang dikenalnya.
"Hoo, jadi mereka berdua datang kemari setelah membuat beberapa kericuhan!"
Kemudian terdengar suara pintu yang diketuk.
"Masuklah!" ujar Long Yang.
__ADS_1
^^^*End*^^^