Return With Trash Rank Evolution System

Return With Trash Rank Evolution System
24. Makan Siang


__ADS_3

Setelah itu pintu masuk rumah Long Yang terbuka, dan Han Dang bersama dengan Han Mei memasuki rumah Long Yang dengan sangat berhati-hati.


Keduanya lalu menghampiri Long Yang yang sedang bersantai, setelah sampai didekat Long Yang keduanya lalu membungkuk dan setelah itu Long Yang bertanya kepada mereka berdua, "Ada urusan apa kalian berdua datang kemari?"


Dengan segera Han Dang langsung menjawab pertanyaan Long Yang, "Anu, itu, senior kami berdua ingin memberikan apa yang kami dapat dari makam peninggalan yang tadi kami peroleh"


Setelah itu Han Dang memberikan sebuah cincin kepada Long Yang, dengan senang hati Long Yang menerima cincin itu namun setelah itu Long Yang melemparkan kembali cincin itu kepada Han Dang.


Long Yang lalu berkata kepada keduanya, "Itu semua hanyalah sampah, kalian bisa menyimpannya kembali namun karena kalian berdua sudah berbaik hati ingin memberikan itu kepadaku dengan niat yang ikhlas, aku akan memberikan kalian beberapa hadiah nanti"


Namun setelah Long Yang selesai berbicara sebuah tangan menarik telinganya.


"Long'er, saat kamu diberi itu kamu harus menerimanya dengan sopan dan santun, bukan malah menolaknya dengan kasar!"


"Ahh, baiklah bu, baiklah, itu sakit jadi bisakah kamu melepaskan telingaku?"


Ia lalu melepaskan telinga Long Yang, kemudian Bing Yu tersenyum sambil berkata kepada Han Dang dan Han Mei, "Kedua tamu ini maafkan sikap kasar anakku"


Han Dang dan Han Mei tidak bisa berkata apa-apa, karena mereka berdua belum pernah melihat kecantikan seperti milik Bing Yu.


Tikk!


Long Yang lalu menjentikkan jarinya dan kemudian keduanya kembali lagi ke kesadaran mereka masing-masing, setelah itu Han Dang dan Han Mei membungkuk di hadapan Bing Yu, lalu Han Dang berkata kepadanya, "Iya, iya nyonya, kami berdua sama sekali tidak tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh senior!"


Bing Yu tersenyum dan menganggukkan kepalanya, setelah itu dia berkata kepada mereka berdua, "Kedua tamu ini, jika masih ada waktu bagaimana kalau kita makan siang bersama?"


Mendengar itu Han Dang dan Han Mei hanya memandang satu sama lainnya, setelah saling pandang Han Dang kemudian berkata kepadanya, "Ahh, tidak perlu repot-repot nyonya, kami berdua masih ada urusan yang harus kamu selesaikan dulu"


Long Yang yang mendengar itu lalu berkata kepada keduanya, "Urusan itu nanti saja, sekarang ikuti ibuku masuk kedalam rumah, lihatlah tubuh kalian berdua! Kurus, kering, seperti orang yang kurang makan, sudah masuk kedalam! Bu ajak mereka masuk"


Bing Yu menganggukkan kepalanya dan memberikan tanda agar Han Dang dan Han Mei ikut masuk kedalam rumah, melihat itu secara tergesa-gesa mereka ikut masuk kedalam rumah, Bing Yu lalu mengajak mereka ke ruang makan dan menyuruh mereka berdua duduk dulu sambil ia mempersiapkan makanannya.


Baru saja duduk Han Dang dan Han Mei langsung memandang satu sama lainnya, mereka berdua sama sekali tidak bergerak satu inci pun dari kursi mereka masing-masing, setelah itu Han Dang berkata kepada Han Mei, "Cucuku, apa kamu mengerti apa yang kakek rasakan saat ini?"

__ADS_1


Han Mei menganggukkan kepalanya sambil berkeringat dingin, lalu mereka berdua menjadi tambah terkejut saat melihat bahwasanya Long Yang sudah berada di salah satu kursi.


Melihat keduanya ketakutan, Long Yang lalu berbicara kepada mereka untuk mencairkan suasana, "Semua barang yang ada di rumahku semuanya adalah sebuah artefak tingkat yang sudah melebihi tingkat Dewa, jadi mereka semua memiliki kesadarannya masing-masing"


"Tidak perlu takut dengan itu! Selama kalian masuk ke rumah ini dengan damai maka mereka semua juga akan memperlakukan kalian dengan baik, namun kalau sebaliknya kalian berdua bisa tahu sendiri"


Namun mendengar perkataan Long Yang itu malah membuatnya mereka berdua menjadi semakin ketakutan, namun ketakutan mereka pecah saat mendengar suara dari Bing Yu.


"Long'er apa kamu menakuti tamu kita? Sudahlah daripada kamu menakuti mereka lebih baik kamu membantu ibu membawakan makanan ke meja!"


"Baik bu"


Long Yang lalu beranjak dari kursinya dan pergi ke dapur, setelah kepergian Long Yang keduanya sedikit bisa bernafas lega, lalu saat Long Yang dan ibunya datang lagi ke meja Han Dang dan Han Mei hanya bisa membuka mulut mereka lebar-lebar.


Mereka melihat bahwasanya Long Yang membawa sebuah baskom sepanjang 2 meter dan lebar 1 meter, yang mana isi dari baskom itu adalah makanan saja, Long Yang lalu berjalan keluar dari rumah sambil membawa baskom itu.


Setelah itu Bing Yu juga ikut membawa beberapa piring makanan, dan menaruhnya di meja.


Han Dang lalu mencoba bertanya kepada Bing Yu, "Nyonya, apakah yang dibawa senior itu untuk hewan peliharaannya?"


Mulut Han Dang jatuh ke lantai dia tidak pernah tahu bahwa ada orang yang sangat rakus lagi dibandingkan Long Yang, setelah itu Bing Yu menyuruh keduanya untuk segera makan.


Namun saat Han Dang melihat daging di depannya, ia tidak tahu daging hewan apa itu lalu ia bertanya lagi kepada Bing Yu, "Nyonya, ini daging hewan apa? Saya belum pernah melihat daging yang mempunyai aura yang kuat seperti ini?"


"Oh, itu daging Harimau Putih, lalu di sebelahnya adalah Telur Dadar Naga dan ditambah dengan Nasi Goreng Surga"


Mendengar itu Han Dang tidak lagi bertanya dan ia langsung menyantap makanan didepannya, dan saat sesuap nasi masuk kedalam mulut mereka Han Dang dan Han Mei merasakan sensasi yang luar biasa didalam tubuh mereka lalu dengan cepat mereka berdua menghabiskan makanan mereka.


Setelah beberapa menit, Han Dang dan Han Mei menghabiskan hampir seluruh makanan yang disajikan, melihat itu Bing Yu hanya tersenyum kecil.


Kemudian keduanya bangkit dari kursinya masing-masing dan membungkukkan badan, "Terimakasih nyonya atas makanannya"


"Sama-sama, lagian aku juga jarang memasak jadi kalian berdua bisa aku gunakan sebagai wadah percobaan masakanku barusan"

__ADS_1


Mendengar itu Han Dang dan Han Mei menelan ludah mereka dalam-dalam, melihat itu Bing Yu hanya tersenyum lalu ia berkata kepada keduanya, "Hehe, tenang saja aku cuma bercanda saja!"


Keduanya menghela nafas lega, lalu setelah itu mereka berdua pamit untuk pulang kemudian mereka meninggalkan ruangan dan pergi ke luar, di luar mereka melihat bahwasanya Long Yang sudah menghabiskan seluruh makanan miliknya, Long Yang yang melihat keduanya lalu menyuruh mereka untuk datang ke dekatnya.


"Han Dang berikan cincin yang tadi kamu berikan padaku!"


"Ah, baik senior"


Han Dang lalu kembali memberikan cincin penyimpanan yang tadi ia serahkan pada Long Yang, setelah itu cincin penyimpanan yang sudah berada di tangan Long Yang mulai bertambah banyak dan terus bertambah, setelah itu semua cincin-cincin itu langsung bergabung menjadi satu.


"Tangkap!"


Long Yang lalu melemparkannya kearah Han Dang, dan dengan sigap Han Dang menangkapnya, setelah itu Long Yang berkata kepada keduanya, "Lihat isinya saat kalian sudah di luar, oh iya lihatlah langit!"


Setelah itu keduanya langsung melihat kearah langit, dan mata mereka terbelalak saat melihat sebuah petir yang langsung menyambar kearah mereka berdua, setelah tersambar petir itu keduanya sama sekali tidak merasakan apapun.


"Nah sekarang kalian bisa pulang!"


Mendengar itu keduanya lalu membungkukkan badan mereka, dan mulai beranjak pergi dari sana, setelah sampai di luar desa keduanya merasakan bahwa ranah mereka mulai meningkat dengan pesat.


Han Dang langsung menerobos ke ranah Melintasi Kesengsaraan puncak dan juga tubuhnya diremajakan dia sekarang sudah seperti seseorang yang baru berumur 30 tahunan, lalu Han Mei menerobos ke ranah Penggabungan Jiwa puncak, lalu kemudian mereka mulai melihat cincin penyimpanan yang tadi diberikan oleh Long Yang saat mereka melihat isi didalamnya mereka hanya bisa terdiam membisu tanpa mengucapkan sepatah kata sedikitpun.


Kemudian mereka berdua terbang menjauh dari desa dengan kecepatan penuh, disisi lain ternyata saat ini Kerajaan Han yang dipimpin oleh ayah Han Mei sedang berperang dengan Kerajaan Wu karena masalah yang sudah terpendam terlalu lama.


Dan disaat Han Dang dan Han Mei baru saja datang ke istana kerajaan mereka hanya mendapati beberapa prajurit, menteri, dan juga para pelayan yang masih berada di istana, Han Dang lalu bertanya kepada salah satu menteri yang ada disana, "Dimana putra dan cucu-cucu ku yang lain?"


Pelayan itu lalu menjawab, "Tuan Agung, Raja dan para Pangeran saat ini bersama dengan 320 ribu pasukan sedang menginvasi kerajaan Wu"


"ARGHHHHHH, ANAK DAN CUCU YANG TIDAK BERBAKTI, BERANI SEKALI MEREKA MENINGGALKANKU!"


"Han Mei tunggu disini sebentar bersama Kakek pertamamu yang pemalas itu, kakek akan pergi menyusul ayah, kakak, dan adik mu!"


Han Mei hanya menganggukkan kepalanya, dan setelah itu Han Dang dengan kecepatan yang lebih cepat dari cahaya langsung melesat pergi dari sana.

__ADS_1


"Bocah-bocah sialan, padahal aku sudah menyuruh mereka untuk menungguku dulu namun mereka malah pergi terlebih dahulu, aku akan menghajar mereka semua setelah meratakan kerajaan sampah Wu itu!"


^^^*End*^^^


__ADS_2