
Long Yang lalu mengeluarkan sebuah kursi dan meja, dia juga tak lupa untuk mengeluarkan beberapa camilan untuk dia santap sembari menonton pertempuran itu.
"Ahh, beginilah cara menikmati hidup!"
Long Yang lalu duduk dan mulai memakan camilannya dengan lahap sembari menonton pertempuran itu, baru beberapa kali dia memasukkan camilannya kedalam mulut sudah ada salah satu makhluk yang terlempar terbang menuju kearahnya, Long Yang lalu mengangkat salah satu jari telunjuknya yang membuat makhluk itu berhenti di udara, setelah itu Long Yang melepaskannya kembali ke medan pertempuran.
Beberapa jam pun berlalu dan pertempuran itu sama sekali belum menunjukkan tanda-tanda untuk berakhir, dan juga camilan yang Long Yang makan sedari tadi juga belum menunjukkan tanda-tanda habis.
"Hmm, aku sudah mulai bosan, aku tunggu beberapa jam lagi sebelum meninggalkan tempat ini"
Namun baru saja selesai mengucapkan itu, Long Yang mendengar suara yang berbicara kepadanya.
"Kamu pergilah dari sana! Jika tidak kamu akan musnah terkena serangan dari monster itu!"
Mendengar itu Long Yang hanya berdiam diri dan sama sekali tidak beranjak dari tempatnya, lalu.
"KAMU MENGHINDAR LAH!"
Boommm!
Long Yang kemudian terkena sebuah serangan yang benar-benar tepat didepan mukanya, makhluk yang memperingatkan Long Yang hanya bisa menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.
Namun, dia kemudian merasakan tekanan yang luar biasa mengerikan muncul secara tiba-tiba, tekanan itu membuat seluruh kehidupan yang berada di sana tidak bisa bergerak dari tempatnya, lalu tepat diatas mereka Long Yang muncul dengan amarah yang menggebu-gebu.
"Beraninya, berani-beraninya kalian menghancurkan camilan dan tempat bersantai ku! BERANINYA KALIANNN!"
Long Yang lalu mengepalkan tinjunya dan dia kemudian langsung melayangkan tinjunya.
"UNIVERSE DESTROYER FIST!"
BOOMMM!
__ADS_1
Tinju Long Yang itu hanya memusnahkan para monster saja, dan makhluk-makhluk yang bertarung melawan para monster itu dia biarkan hidup.
Long Yang lalu menghilangkan tekanan miliknya dan kemudian dia mulai turun untuk menemui mereka, para makhluk yang sudah terbebas dari tekanan Long Yang langsung berkumpul satu sama lain dan bersiap untuk menghadapi Long Yang yang mereka anggap sebagai ancaman yang lebih berbahaya dari para monster.
Long Yang yang sudah sampai dibawah mulai membuka pembicaraan dengan mereka, "Tenanglah aku tidak akan menyakiti kalian semua, jika mau aku sudah melenyapkan kalian bersamaan dengan para monster itu, jadi bisakah kalian menurunkan senjata kalian!"
Mendengar perkataan Long Yang itu membuat mereka merasa tenang dan mereka langsung menghilangkan anggapan bahwa Long Yang adalah sebuah ancaman, setelah itu pemimpin mereka datang menghampiri Long Yang.
Dia lalu berbicara kepada Long Yang, "Terimakasih banyak karena telah menyelamatkan kami dari serangan para monster itu"
Long Yang menganggukkan kepalanya, kemudian dia berbicara kepadanya, "Namaku adalah Long Yang, jadi bisakah kamu memberitahuku siapa kalian ini dan kenapa bisa diserang oleh para monster itu?"
Pemimpin para makhluk itu kemudian mulai memperkenalkan dirinya kepada Long Yang, "Perkenalkan nama saya adalah Heimdall saya dan anak buah saya berasal dari ras Aesir"
"Aesir?" tanya Long Yang.
"Benar" Heimdall menganggukkan kepalanya, setelah itu dia melanjutkan perkataannya, "Kami berasal dari Kerajaan Nordik"
"Kerajaan Nordik? Kerajaan apa itu?"
"Saudara Long apakah anda benar-benar tidak mengetahui Kerajaan Nordik?"
Long Yang menggelengkan kepalanya, melihat itu Heimdall kemudian tersenyum kecil, dia lalu berkata kepada Long Yang, "Baiklah, aku akan menjelaskannya di perjalanan, ayo ikuti aku saudara Long!"
Heimdall, Long Yang, dan yang lainnya kemudian mulai beranjak pergi dari sana, lalu ditengah-tengah perjalanan Heimdall mulai menjelaskan mengenai kerajaan Nordik dan ras Aesir kepada Long Yang.
"Saudara Long disini merupakan salah satu teritori milik Alliance of God yang dipimpin oleh kerajaan Nordik, dan para penduduk kerajaan Nordik disebut dengan ras Aesir, memang kami terlihat layaknya ras manusia pada umumnya, namun ini hanyalah penyamaran yang kami gunakan saat berada diluar kerajaan"
"Oh iya saudara Long, apakah kamu bukan berasal dari sini?"
Long Yang lalu menjawab pertanyaan Heimdall, "Benar, dan juga beberapa waktu lalu aku bertemu dengan ras Malaikat dan bertarung dengan mereka"
__ADS_1
Mendengar jawaban Long Yang itu membuat mereka semua menjadi sangat terkejut, Heimdall lalu bertanya lagi kepada Long Yang, "Saudara Long, Malaikat tingkat apa yang kamu lawan?"
"Entahlah, dia hanya berukuran lebih besar beberapa kali lipat dari Malaikat yang lain"
"Sa-saudara Long apakah kamu mengalahkannya?" tanya Heimdall sekali lagi.
"Tentu saja, tidak"
Mendengar jawaban itu membuat mereka semua menghela nafas lega, namun jawaban Long Yang berikutnya membuat mereka semua menjadi sangat terkejut.
"Bukan aku yang mengalahkannya, tapi bawahan ku yang mengalahkannya"
"HAHHHH?"
"Kenapa? Apakah perlu sebegitu terkejutnya kalian dengan jawabanku?"
"Sa-saudara Long, apakah kamu benar-benar tidak tahu Malaikat tingkat apa yang kamu kalahkan?"
"Tidak tahu!" jawab Long Yang sembari menggelengkan kepalanya.
Mendengar itu membuat Heimdall langsung memegangi dadanya karena saking terkejutnya dia, setelah menghela nafas panjang beberapa kali dia lalu mulai berbicara kepada Long Yang, "Saudara Long, Malaikat yang bawahanmu kalahkan itu merupakan salah satu dari 4 Malaikat Tertinggi, yang mana salah satu dari mereka setara dengan 3 raja yang memimpin Kerajaan di Alliance of God"
"Hoo, begitu ya rupanya, jadi itu alasan kalian menjadi sangat terkejut"
"Pufft!" mendengar itu membuat mereka langsung batuk darah secara bersamaan.
"Sa-saudara Long, apa-apaan perkataan mu itu?"
"Sudah-sudah jangan banyak bertanya lagi! Sekarang bagaimana kalau kita segera sampai di kerajaan Nordik yang kamu sebutkan itu!" ujar Long Yang.
Setelah itu mereka melanjutkan lagi perjalanan menuju ke kerajaan Nordik, beberapa jam kemudian akhirnya mereka sampai di kerajaan Nordik.
__ADS_1
"Saudara Long, selamat datang di kerajaan Nordik!"
^^^*End*^^^