Return With Trash Rank Evolution System

Return With Trash Rank Evolution System
38. Kedatangan Ras Iblis


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.


Orang-orang yang disuruh oleh Han Jue untuk pergi ke ujung benua dan sesuai dengan arah mata angin sudah berhasil menyelesaikan tugas mereka dan saat ini sebuah formasi pelindung menutupi seluruh area benua.


Sementara itu di aula istana Kerajaan Han.


Para prajurit dari enam lima kerajaan saat ini sudah benar-benar tunduk dihadapan Han Jue, dan saat ini semua wilayah dari lima kerajaan sudah berada dalam kekuasaan kerajaan Han.


Han Jue lalu berkata kepada semua orang yang berada didalam aula, "Jadi sekarang saatnya untuk mempersiapkan kedatangan musuh terbesar umat manusia, anak-anakku apa kalian sudah mempersiapkan diri kalian?"


"Sudah ayah kami semua siap untuk berperang!"


"Bagus, bagus, jadi kenapa kalian tidak segera bersiap diposisi kalian masing-masing!"


Mendengar itu para pangeran langsung pergi dari sana, dan setelah itu hanya menyisakan Han Mei saja yang masih minum teh ditempatnya, melihat itu Han Jue bertanya kepada putrinya, "Mei'er apakah kamu tidak ikut dengan kakak dan adikmu?"


Han Mei lalu mengarahkan tangannya kearah Han Jue, lalu tekanan yang luar biasa langsung menekan Han Jue sampai-sampai ia tenggelam ketanah.


"Siapa yang putrimu? Aku adalah Dewi Kaisar Asura, dan saat ini putrimu sedang sedang berada disuatu tempat"


Sriingg!


Han Jue lalu langsung berada dihadapan Han Mei, setelah itu ia langsung menyentil dahi Han Mei.


"Mei'er kamu ini masih ingin bercanda saja"


"Hehehehe, maaf ayah, lagipula kenapa ayah harus takut kepada ras Iblis? Jika perlu aku sendirian yang akan melenyapkan mereka"


Han Jue langsung menggeleng-gelengkan kepalanya, ia lalu berkata kepada putrinya, "Itu sama sekali tidak boleh! Para ras Iblis itu akan ayah jadikan sebagai pemersatu dan membuat seluruh masyarakat benua ini agar tunduk dan mau bekerjasama dengan kerajaan, dan juga Iblis-iblis itu akan digunakan sebagai lawan latihan kakak dan adikmu, jadi kamu sama sekali tidak boleh untuk melenyapkan mereka!"

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, aku akan pergi ketempat kakek saja untuk bermain disana"


Sriingg!


Han Mei lalu pergi dari sana, dan setelah kepergian Han Mei aula yang tadinya senyap mulai hidup kembali.


"Huff, untung saja bisa diajak negosiasi jika tidak ras Iblis itu akan langsung lenyap hari ini juga, semuanya segera bersiap di posisi kalian masing-masing!"


"Baik Yang Mulia!"


"Persiapan sudah selesai, dan sekarang saatnya untuk memikirkan beberapa nama untuk enam kota besar baruku, hahahahaha"


Sementara itu ditempat yang lumayan jauh di utara benua.


Dilautan lepas ada banyak asap hitam yang mengepul tinggi di udara, dan dibalik asap hitam itu terdapat jutaan iblis, entah itu di darat, laut, dan udara yang sedang menuju kearah benua.


"Jadi peperangan sudah dekat, sampaikan kepada seluruh prajurit untuk berkumpul!"


"Baik Jenderal!"


Setelah itu para prajurit mulai berkumpul disebuah tempat, lalu Jenderal yang menyuruh mereka berkumpul mulai berpidato kepada mereka.


"Apakah kalian takut?"


"TIDAK!"


"APAKAH KALIAN TAKUT?"


"TIDAKKK"

__ADS_1


"Bagus, jika kalian takut enyah saja dari sini, sekarang lihatlah kearah depan kalian!"


"Benar asap hitam itu adalah musuh yang akan kalian hadapi, jadi aku tanya sekali lagi! APAKAH KALIAN TAKUT?"


"TIDAK!"


"APAKAH KALIAN TAKUT?"


"TIDAKKK"


"BAGUS, SEKARANG KITA AKAN MEMBUNUH MEREKA SEMUA SAMPAI TIDAK TERSISA!"


Disisi lain, para prajurit lainnya yang berjaga diarah mata angin yang berbeda juga melihat kepulan asap hitam itu, namun mereka tidak berpindah posisi karena itu bukanlah perintah yang diberikan kepada mereka, dan mereka hanya difokuskan untuk menjaga wilayah yang mereka jaga saja.


Dua jam berlalu, akhirnya para ras Iblis itu sudah hampir sampai didaratan, jantung semua prajurit yang menjaga wilayah utara mulai berdegup kencang, senjata mereka, mereka pegang erat-erat, nyali mereka, mereka keluarkan sampai puncaknya, semangat mereka, mereka kobarkan sampai puncak, dan dipikiran mereka hanya terlintas dua hal, yaitu membunuh atau dibunuh.


Lalu dari atas langit muncul beberapa orang dan saat melihat orang-orang itu, hati para prajurit menjadi lega kembali.


Sementara itu diatas langit.


"Ah, sialan sama sekali tidak enak menjadi anak tertua, dan juga kenapa anak tertua dari kerajaan-kerajaan lainnya sangat lemah, bahkan hanya dengan satu pukulan aku langsung melenyapkan mereka semua, dan sekarang aku harus mengurus Iblis-iblis ini bersama dengan ketiga adik pemalas ini"


"Sudahlah lagipula mereka semua adalah bahan untuk alkimia serta pembuatan boneka tempur milikku"


Setelah itu mereka mulai maju menuju kearah pasukan ras iblis, para iblis yang melihat bahwa ada beberapa manusia yang menghampiri mereka mengira bahwa manusia-manusia itu ingin menyerah namun itu tidak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya.


"Jadi sekarang saatnya untuk perburuan!"


^^^*End*^^^

__ADS_1


__ADS_2