Return With Trash Rank Evolution System

Return With Trash Rank Evolution System
27. Kekuatan Han Dang


__ADS_3

Kemudian disaat Han Dang hendak pergi dari sana, ada dua buah serangan yang langsung mengenainya dengan telak namun untungnya Han Dang masih bisa menahannya.


"Hmm, kekuatan serangan ini, pasti seseorang di ranah Mahayana Puncak"


Han Dang lalu melihat kearah depannya, dan ia melihat bahwa ada dua pria tua dengan postur badan bungkuk yang membawa tongkat.


Han Dang lalu berkata kepada mereka, "Hei bukankah pengecut namanya sudah memiliki kekuatan diatasku, namun masih menyerang secara diam-diam?"


Salah satu pria tua itu lalu menjawab perkataan Han Dang, "Hohoho, kamu bisa membuat seluruh wilayah kerajaan Wu menjadi seperti ini, jadi sebagai antisipasi kami harus menyerang mu secara diam-diam, untuk memastikan apakah kamu masih memiliki kekuatan atau tidak, hohoho"


"Hoi, pak tua bau tanah, sudahlah jangan banyak bicara ayo datang dan lawan aku"


Sriingg!


"Hehehe, tapi bohong!"


Boom!


Dengan kecepatan miliknya Han Dang langsung berada di belakang kedua pria tua itu, dan ia langsung memukul keduanya sampai terjun bebas ke bawah.


"Hei, apa hanya ini saja kemampuan kalian? Aku bahkan hanya masih menggunakan energi dari beberapa sendok nasi yang tadi aku makan!"


"Kalau begitu jangan mati ya kalian berdua!"


Sementara itu, kedua pria tua itu sangat terkejut dengan apa yang mereka alami barusan, mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kecepatan milik Han Dang sama sekali tidak bisa mereka atasi.


"Saudara tertua, ayo gunakan itu!"


"APA? Ini baru beberapa menit kita bertemu dengannya dan kamu ingin langsung menggunakan teknik itu?"


"Benar! Kita haru-"


Saat ia hendak menyelesaikan perkataannya, Han Dang secara tiba-tiba sudah berada dibelakangnya, "Hei, kalian menganggap aku ini apa? Sampai-sampai kalian berbicara ditengah-tengah pertarungan!"


Boom!

__ADS_1


Han Dang langsung meninjunya dan membuat jatuh kedalam lubang yang sangat dalam itu, lalu Han Dang mengacungkan jari tengahnya kearah pria tua yang dipanggil saudara tertua itu.


"Hei apa kau takut?"


Mendengar itu membuat pria tua itu menjadi marah, dan ia langsung melesat dengan cepat kearah Han Dang, lalu ia langsung melayangkan tongkat miliknya kearah kepala Han Dang.


Boom!


Ia mengira bahwasanya Han Dang pasti tidak akan bisa bertahan dari serangan tongkatnya


namun yang terjadi malah sebaliknya, tongkat miliknya lah yang hancur dan wajah Han Dang sama sekali tidak terluka.


"Malas sekali aku berurusan dengan dua sampah!"


Plakk!


Han Dang lalu menamparnya dan hanya dengan tamparan itu pria tua itu langsung tidak sadarkan diri dan jatuh kedalam lubang.


"Ayo keluar! Cepatlah aku masih ada urusan di istana, jadi segeralah bergabung dan melawanku!"


"Hoo, kalian berdua bergabung dan menjadi ranah Semi Memasuki Dao ya, hehehehe aku ingin melihat apakah aku bisa menang atau tidak?"


Lalu keduanya mulai berbicara kepada Han Dang, "Tenang saja ini masih belum semua yang kami keluarkan!"


"PENGORBANAN DARAH!"


Bau darah yang sangat pekat keluar dari tubuh mereka, setelah itu tubuh mereka berdua mulai membesar dan terus membesar sampai akhirnya ukuran tubuh mereka sudah melebihi sebuah bangunan berlantai lima.


Han Dang yang melihat itu hanya memperhatikan saja dan tidak ingin mengganggu perubahan mereka.


"Jadi apakah kalian sudah selesai?"


Mereka berdua hanya tersenyum lebar dan tidak mengatakan sepatah katapun, lalu.


Sriingg!

__ADS_1


Boom!


Dengan sekejap mereka berdua langsung muncul didepan Han Dang dan langsung memukulnya telak di bagian wajah, mereka tidak berhenti saja disitu mereka lalu melakukannya terus menerus dan setelah itu mereka pergi keatas langit.


Setelah itu mereka mengangkat tangannya keatas langit dan mulai mengumpulkan seluruh kekuatan mereka, setelah itu seluruh kekuatan mereka berdua menjadi sebuah bola energi raksasa dan langsung mereka lemparkan kearah Han Dang berada.


Boom!


Setelah serangan itu tubuh mereka berdua perlahan-lahan menyusut dan mereka berdua mulai berubah menjadi seorang pria tua renta yang sedang berada diambang kematian, mereka sudah sangat percaya diri bahwa Han Dang pasti sudah mati akibat serangan mereka.


Disaat mereka berdua hendak pergi dari sana, langit disekitar mereka mulai bergemuruh, tanah mulai terguncang, lalu mereka melihat bahwasanya Han Dang sama sekali tidak terluka malahan mereka merasakan bahwa Han Dang menjadi semakin kuat.


Han Dang lalu berkata kepada mereka, "Terimakasih bahwasanya kalian membuatku menjadi lebih kuat, sekarang matilah!"


Boom!


Han Dang meledakkan mereka sampai tak bersisa, setelah itu dia menatap kearah langit.


"Saatnya menerobos!"


"Serap untukku!"


Whuush!


"Huff, sekarang aku sudah berada di ranah Melintasi Kesengsaraan puncak, aku sudah menyerap habis Qi dari makan siang tadi saatnya untuk kembali!"


Sriingg!


Han Dang lalu pergi dari sana, secara bersamaan ada banyak orang yang juga datang kesana karena mereka merasakan bahwa ada fluktuasi Qi yang sangat besar, dan mereka hanya melihat bahwa ada sebuah lubang raksasa saja yang ada disana, mereka beranggapan bahwa lubang ini merupakan hasil dari fluktuasi Qi yang mereka rasakan, dan setelah itu mereka mulai beranjak pergi dari sana.


Sementara itu di rumah Long Yang.


"Ah, aku ketiduran, huff aku tidak mendapatkan teknik baru karena ketiduran sebentar, ahh sudahlah saatnya untuk tidur kembali"


^^^*End*^^^

__ADS_1


__ADS_2