Reynata Dan Misi Akhir Semester

Reynata Dan Misi Akhir Semester
Asal mula Resavier


__ADS_3

Chapter sebelumnya : “Kalau gitu Reyna pulang sama Rey saja, lebih


aman, om tahu Rey sangat bertanggung jawab” Ucap Gilang.


“Iya kamu pulang ama Rey aja ya Re” Fina ikut sertas menanggapi saran


Gilang.


“Boleh” Tanpa pikir panjang Rey langsung menyetujui saran itu.


Reynata langsung  membulatkan


matanya, entah apa yang akan terjadi jika bersama Rey.


“Reynata, kamu pulang sama Rey aja nak


***


Saat diperjalanan, Rey dan Reynata berdua di satu mobil yang


sama milik Rey. Suasana sangat begitu canggung.


“Aku gak pernah tahu apa yang bakalan kamu lakuin, tapi satu


hal yang kamu harus ingat. Aku gak bakalan tinggal diam”


Reynata tampak gugu setelah mendengar kata-kata Rey, ia


berusaha untuk bersikap biasa aja.


“Gak usah mikir yang macam-macam kita gak kenal satu sama


lain”


Rey menoleh sekilas ke arah Reynata.


“Itu menurut kamu, asal kamu tahu. Kamu calon tunangan aku,


kita bakalan nikah secepatnya.”


Reynata menatap Rey dengan tatapan ingin membunuh.


“Gak usah sembarangan, kamu kira nikah itu tinggal main sebut


aja pakai mulut?. Nikah itu harus dari hati ke hati kedua belah pihak, nikah


itu sakral harus siap lahir dan batin.” Reynata marah?  tentu saja! Tapi apakah Rey peduli? Tentu saja


tidak.


“Beberapa minggu lagi bakalan ada pertemuan keluarga,


intinya langsung bicarain tentang pertunangan kita. Atau kamu mau langsung


bicarain pernikahan aja?” Rey tersenyum miring kearah Reynata.


“Gue buat menderita lo” Reynata menggumam.


Rey mendengar kata –kata yang Reynata ucapkan. Langsung


menimpalinya.


“Aku buat kamu jatuh cinta”


Reynata memutar bola matanya malas. Tidak akan bisa


terbayang menjalani pertunangan bahkan pernikahan dengan Rey.  Karena Reynata sendiri juga punya misi yang


bertentangan dengan keluarga Rey, tentu saja itu akan membuat masalah antara


Rey dan Reynata bahkan dengan keluarga mereka.


Keeokann harinya, Reynata beruliah seperti biasanya. Hanya


kali ini ada yang sedikit berbeda. Ia harus terlibat dengan misi yang entah


lebih spesifiknya apa yang pasti dari yang Reynata simpulkan ia harus


membalikkan hak dan keadilannserta mungkin ia akan mendapat konsekuensi dari


tindakannya.

__ADS_1


Berkumpul di ruangan tersembuyi di cafe, yang hanya


orang-orang tertentu yang mendapat akses masuk ke ruang itu. Di benak Reynata


hanya ada satu kesimpulan, misi ini sudah disiapkan sedemikian rupa.


“Mungkin gue Cuma mau kasi tahu satu hal, misi ini hanya


bisa dilakukan malam. Karena  kalian tahu


sendiri. Kemungkinan mahasiswa, dosen gak akan ada urusan di kampus


malam-malam. Mungkin ada beberapa tapi yang paling diwaspadai Cuma penjaga aja,


kalian pasti tahu penjagaan di Resavier gimana.” Ucap Fandi.


“Bukannya bakalan tetap susah buat aksi” Tanya salah satu


laki-laki yang ada disana.


“Misi ini udah disiapin sedemikian rupa. Gue udah amatin dan


ngerencanainya. Gue butuh kerja sama kalian.” Jawab Fandi.


“Masalah jam dan pembagian lokasi gue udah atur untuk


kalian, khusus buat Reynata lo mungkin lebihbanyak tugas. Karena lo dekat sama


keluar savier, gue dengar lo bakalan tunagan sama Rey.” Tambah Fandi, semua


orang menatap Reynata saat Fandii selesai mengucapkan kata-kata itu.


“Tau darimana? Kalau mau menuntut  hak atau keadilan. Kenapa harus buat aksi


rahasia gini? Bukannya bisa lewat petisi, demonstrasi, atau bahkan media sosial


juga bisa dijadikan acuan. ” Ucap Reynata.


Semua orang terdiam saling menatap satu sama lain.


“Ada satu hal yang lo atau beberapa dari kalian gak akan


anak jurnalistik yang ada disini pengen ungkapin semua itu. Bukan hanya sekedar


penasaran tapi mengungkapkan kebenaran dan gak ada kebohongan yang ditutupi.


Setahu gue Resavier itu bukan namaUniversitas tapi perusahaan besar yang


sekarang dipimpin sama calon suami lo Re, Resavier punya kerja sama dengan dua


lembaga.”


Flashback


Resavier bekerja sama dengan dua lembaga atau perusahaan, Education and Business


(EAB) dan Fransminic. Awal mula tiga lembaga ini dibangun oleh masing-masing


dari ketiga sahabat yang punya mimpi yang sama dan hampir sama tujuannya ,


yaitu Resavier Ganesa  ia membangun


perusahaan dengan menggunakan namanya sendiri yaitu Resavier, dan Adam mendirikan


EAB, Adam sengaja tak memakai nama keluarganya karena seperti yang  diketahui ia berasal dari panti asuhan yang ia


pun tak tahu keluarganya siapa. Dan terakhir Ardans Fransminic,  Ardans tak seutuhnya membangun Fransminic,


karena Fransminic ini sebelumnya memang sudah terkenal dikalangan pembisnis.


Fransminic adalah nama turun menurun keluarga mafia terbesar yang sudah tidak


diizinkan lagi beroperasi. Namun Ardans berusaha membangunnya lagi dengan


kekuatannya dan tidak terselubung oleh kata mafia.


 Resavier dan kedua


lembaga ini memang menjalin kerja sama, yang sama-sama fokus pada ekonomi dan


bisnis, maka dari itu Resavier selalu memprioritaskan Fakultas ekonomi dan

__ADS_1


bisnis. Pada suatu  kejadian Ardans ditemukan


tewas dikediamannya sendiri, oleh karena itu Fransmiic diambil alih


kepemimpinannya oleh sepupunya, semua berubah saat sepupu Ardans membangun


Fransminic.


 Seiring berjalannya


waktu ketiga perusahaan ini sama sama semakin besar, bahkan  Resavier ingin membangun sebuah Universitas terkemuka


yang mempelajari  tentang bisnis, tetapi


Adam yang juga menjalin kerja sama dengan Resavier menolak jika Resavier hanya


memfokuskan pada bisnis semata. Tetapi Fransminic mendukung Resavier seutuhnya


bahkan mendanai Resavier semampunya dalam memfokuskan bisnis. Namun untuk  menolak perpecahan, Resavier memutuskan untuk


menggunakan saran dari EAB.  Fransminic


yang sedikit kecewa dengan keputusan Resavier akhirnya mengwujudkan sendiri


pendidikan bisnis. Lama kelamaan  Fransminic yang tidak terlepas dari pembentuk


turun menurunnya adalah keluarga mafia apalagi dipimpin oleh sepupu Ardans, Greco


Fransminic, sedikit demi sedikit Fransminic beroperasi kembali menjadi mafia


kembli.


Namun Fransminic tetap menjaga solidaritas, kedamaian, dan


mengutamakan kemanusian. Entahlah mungkin dikarenakan orang-orang yang masuk ke


Fransminic yang bukan merupakan mafia namun berkeinginan mempelajarinya tetapi membuat


nama Fransminic, mafia terbesar ini menjadi buruk. Banyak kasus pembunuhan  dan korupsi terjadi di Fransminic.


Karena itu kerja sama antara ketiga perusahaan ini


terganggu, konon katanya EAB memutuskan untuk memisahkan diri  pertama kali. Hubungan EAB dengan Resavier  masih berjalan dengan baik, namun tidak dengan


EAB dan Fransminic. Terjadi perselisihan antara keduanya terutama terjadi pada


saat kematian Ardans yang tidak jelas penyebabnya. Resavier terus mencari cara


agar keduanya berdamai bahkan berusaha menutup kasus Fransminic, namun usahanya


pun tetapp sia-sia. Semua yang telah terjadi tak akan pernah bisa kembali,


namun yang hanya bisa dilakukan Resavier adalah menutup kasus Fransminic demi


menjaga nama sahabatnya.


Kasus tak pernah berhenti sampai disitu bahkan masih terjadi


sampai detik ini, keturunan Adam yang meneruskan menuruskan EAB pun sudah


meninggal karena kecelakaan tragis yang lagi-lagi menjadi misteri, EAB menduga


masih ada kaitannya dengan Fransminic. Berdasarkan cerita yang hanya sebagiann


orang yang tahu, masih ada satu dua keturunan Adam si pendiri EAB yang tersisa


namun identitas dirahasiakan dan dinyatakan orang itu  dinyatakan hilang.


Fransminic yang terus menjdi misteri , penerus EAB yang


hilang masih menjadi polemik. Hnya keluarga turun menurun Resavier Ganesa yang


masih utuh. Namun, demi menjaga dan membersihkan kejadian masa lalu, tak ada


keturunan Resavier Ganesa yang menggunakan nama belakang rEsavier, bahkan


mereka menggantinya dengan Savier untuk sedikit menghormati dan Ganesa yang


memnag tak mau berurusan dengan masa lalu keluarga mereka yang teru dikaitkan


dengan kasus Fransminic..

__ADS_1


__ADS_2