
"kamu memang bisa diandalkan luna seperti kakak mu". balas bima sambil melepas pelukan dari luna.
" ya" jawab singkat luna " aku memang berusaha agar seperti kak rania agar kamu juga mencintaiku seperti kamu mencintai mandiang kak rania mas walau itu sia sia karna bagai mana pun kak rania tak tergantikan sedikitpun dari hatimu mas" lanjut luna dalam hati.
" kalau gitu aku berangkat dulu kamu hati hati ya mas ". menyalami bima dan tak lupa kecupan singkat dibibir bima menandakan jika dia pamit pergi.
luna pun berangkat dan setelah itu bima pun ikut berangkat setelah menggambil berkas diruang kerjanya.
-----------------
sementara disisih lain almira sudah sampai digerbang sekolah, senyum ramah kepada satpam sekolah dan penjaga kebun tak luput ditorehkan almira, dia memang terkenal akan kecantikannya dan juga keramahannya nilai pelus dimata semua orang melekat pada dirinya tak terkecuali anak pemilik sekolahan tempat nya belajar DELON ARGANO SANJAYA peria tampan salah satu pewaris keluarga sanjaya yang memiliki berbagai perusahaan, kekayaan nya setara dengan keluarga adijaya tapi tidak lebih kaya dari keluarga nasution yang mana kekayaan tak perna diketahui oleh pubelik sehingga membuat tak banyak orang tau seberapa kaya keluarga itu.
tapi pengaruh nasution didunia bisnis tak bisa diragukan lagi dan sangat berperan penting tapi keluarga itu tak tersentuh bahkan nama pewarisnya pun disebunyikan, banyak orang yang menyebut jika keluarga itu adalah KING OF BUSINESS.rania termasuk keturunan keluarga nasution darahnya mengalir darah keturunan nasution sang raja didunia bisnis tapi tak ada yang mengetahuinya karna memakai marga ayahnya yaitu abimanyu dan secara tak langsung almira adalah salah satu keturunan nasution.
umur delon terpaut 1 th dibawah almira tepatnya delon adalah adik kelas almira yang juga menjabat sebagai wakil kapten basket di sekolah itu, banyak yang wanita yang tergila gila padanya termasuk renata adik almira, tp sayangnya delon hanya menyukai almira kakak kelasnya yang menjabat sebagai ketua osis.
dengan langkah ringan almira menuju keruang osis untuk mengecek beberapa agenda kegiatan sekolah yang akan dikerjakan bulan depan, banyak kesibukan yang pasti bakal dikerjakan almira selaku ketua osis salah satunya pembentukan panitia untuk setiap acara.
ketelatenan dan kepandean almira sudah banyak menunjukan perubahan aturan2 nya juga membuat murid tertib walau tak sedikit yang menentang dan benci padanya termasuk adik nya sendiri.
tak terasa bel masuk telah berbunyi almira bergegas merapikan buku2 agendanya dan memasukkan keloker khusus, setelah beres almira bergegas menuju kelasnya untung dia sudah izin walikelasnya jadi jika dia terlambat tak masalah
langkah almira yg tergesa gesa tak menyadari jika ada orang didepan nya dan..
...bruk...
" auuu" rintih almira saat pantat dan sikutnyanya mencium lantai almira langsung memgang sikutnya yang terlihat sedikit terlihat memar, 1menit 2menit sampai 3menit tak terlihat pergerakan seseorang didepannya untuk membantunya berdiri membuat dirinya kesal dan langsung mendongakkan kepalanya untuk melihat orang sombong didepannya.
dan yang dia lihat hanya peria tampan berwajah datar dengan tangan dimasuk kan ke saku celana, mata mereka bertemu tp bukan kagum yang tersirat di mata almara tp serot kesalnya.
__ADS_1
" bisa bangun sendiri kan". suara briton yang dingin tak lupa aura tegas nya sangat ketara.
tak menghiraukan ucapan cowok itu almara langsung berdiri dan mengibas ibaskan pakaiannya yang sedikit lusuh." huff" almara menghelan nafas berat untuk mengontrol rasa kesalnya" tolong lain kali lebih sopan, setidaknya minta maaf jangan seperti anak sultan yang tak pernah dididik sopan santun". ucap almara tak kalah ketus.
peria itu mendelikkan matanya " berani sekali wanita ini mengatai ku" batinnya
tak menggubris pelototan peria itu almira berlalu pergi meninggal kan peria itu. dengan langkah sedikit berlari almira menuju kelasnya dan ternyata benar kelas telah dimulai, almira langsung mengetuk pintu dan mengucapkan salam.
bu isma selaku guru yang mengajar hari ini menjawab salamnya dan langsung menyuruhnya untuk duduk tanpa ditanya tanya karna beliau tau jika almira sudah izin untuk masuk telat.
dengan tenang dan fokus lamira mengikuti pelajaran bu isma, suara gaduh kerap kali iya dengar dari mulut anak2 yang gak punya sopan santun yang terus menyahut asal ketika bu isma menjelaskan dan itu sudah biasa.
di saat sesi tanya jawab tiba2 pak kepsek masuk dan membisik kan sesuayu pada bu isma yang notabennya adalah istri pak kepsek sendiri, bu isma hanya mengangguk lalu pak kepsek keluar dan bu isma menyuruh murit2 untuk tenang karna akan ada murit baru .
tak berselang lama pak kepsek masuk lagi tapi bedanya sekarang dia membawa seseorang yang familiar dengan almira
**almira pov**
" apa tempat duduk disebelah kiri mu kosong?" tanyanya lalu kulirik bangku disebelah kiriku dan keterlaluannya aku baru menyadari jika mita temanku tak masuk sehingga bangkunya kosong " oh... pantes dari tadi gak ada yang rempong " gunemku lirih..
" kamu ngomong apa?". tanyanya yang menyadarkan ku dari lamunan ku" jadi apakah bangku itu kosong?". lanjutnya yg menanyakan tempat duduk mita
" maaf disini sudah ada yg menduduki tp hari ini dia tak masuk". jelasku agar dia segera pergi karna kulihat bu isma akan melanjutkan pelajaran nya kualihkan pandangan ku darinya dan kembali fokus.
" eh.. brow loe duduk sebelah gue aja kosong kok".ucap dion menyuruh bevan untuk duduk sebangku dengannya.
tak berucap apa devan langsung duduk disebelah dion bangku yang ditunjuknya tadi
kulirik kearah kanan dan betapa kagetnya aku ternyata bangku yang ditunjuk dion adalah bangkunya tepatnya disebelah kanan ku karna dia lebih memilih bergeser kebangku rudi anak yang sudah pindah 2 minggu lalu dan yang ngeselin adalah cowok itu terus menatap kearahku dengan wajah datarnya nya yang membuat ku risih aku langsung berpaling dan fokus kembali dengan pelajaran bu isma.
__ADS_1
almira pov off
** Devano pov**
entah kenapa aku tertarik dengan gadis yang bertaberakan denganku tadi pagi dan betapa senengnya aku ternyata dia sekelas denganku. dan yang membuatku penasaran dengannya adalah sikap cueknya.
disaat semua murit kepo dengan kedatanganku, cewek itu malah terlihat biasa saja, sempat kulihat wajah terkejutnya saat pertama ku masuk kekelas dengan pak kepsek dan saat mata kita bertemu dia langsung berpaling dan fokus lagi dengan buku didepannya bahkan dia seperti tak tertarik dengan perkenalanku cewek itu benar berbeda menurutku.
saat bu isma yang kutau dari pak kepsek jika dia isterinya menyuruhku duduk aku langsung melangkah mendekati meja cewek judes itu yang kulihat dia sedang duduk sendiri.
saat kubertanya tempat duduk kosong disebelahnya dia hanya menatapku dan menjawab pertanyaanku dengan ketus dan cuwek.
kurasa dia benar2 berbeda karna disaat semua cewk ingin duduk denganku tapi dia malah menolak ku dan bilang jika itu tempat duduk temannya yang lagi tak masuk sekolah sampai akhirnya ada murit laki laki yang tak ku ketahui namanya menawarkan tempat duduk.
dan sepertinya dia tau jika aku penasaran dengan cewek judes ini karna dia lebih memilih bergeser dan mepersilahkan aku duduk disebelah kanan cewek judes itu, tak menunggulama aku langsung duduk dibangku itu.
entah aku seperti tak bosan memandangnya mungkin karna dia cantik atau yang lain aku tak tau yang pasti aku tertarik dengannya, saat dia menengok kearahku lagi lagi aku melihat wajah keterkejutannya dan itu benar benar menggemaskan.
kulihat dia langsung menetralkan wajahnya dari keterkejutannya dan kelihat seperti dia merasa risih dengan tatapanku karna dia langsung berpaling dan fokus pada pelajaran yang diajarkan bu isma. dan aku hanya tersenyum kecil sepertinya aku benar benar tertarik padanya....
Devano pov off
__ADS_1
*bersambung....
terus dukung author ya dengan cara LIKE dan KOMENTAR - nya ya... jangan lupa juga VOTE nya juga Treimakasih...😉🤗*