Ruler Of Light And Darkness

Ruler Of Light And Darkness
Chapter.1:Kebangkitan Penerus Raja Iblis dan Dewi Cahaya


__ADS_3

LayNova Gruciuna adalah seorang gadis kecil berusia 7 Tahun. Ia adalah seorang yang sangat penakut dan selalu murung, dia tinggal bersama keluarganya yang biasa-biasa saja bukan Bangsawan maupun Rakyat jelata.


Saat ini LayNova tengah merayakan hari ulang tahunnya ke 8 bersama keluarga tercinta, semua anggota keluarganya Menerima Lay Apa adanya, karena ia tetaplah Keluarga mereka.


saat LayNova Ingin meniup lilin ulang tahunnya, tiba tiba langit berubah menjadi Hitam dan mengeluarkan petir berwarna ungu yang mengarah tepat kerumah Lay yang menandakan ada seseorang yang menargetkan rumah itu.


JDERRR!!!


Petir itu menembus atap rumah tanpa menghancurkannya dan menyambar LayNova yang sedang duduk di kursinya. Semua orang yang berada di ruangan itu terkejut dengan petir yang tiba-tiba menyambar tanpa peringatan.


Saat asap dan bekas listriknya mulai menghilang semua orang mendadak sangat terkejut. tidak ada bekas luka, tidak ada memar dan pakaian yang sobek. Mereka melihat sosok LayNova yang sedang duduk di kursinya dengan tenang seakan tidak terjadi apapun.


Saat ibunya mendekat sambil memanggil namanya, betapa terkejutnya ia melihat anaknya sedang tidak sadarkan diri.


...______________________________...


...Ruler of Light and Darkness...


...___________________________________...


"Lay.. Nak... bertahanlah.!" Ucap ibu Lay Sambil Memeluknya dengan sangat cemas.


"A..apa yang kalian lakukan!! Cepat panggil dokter kota!" Teriak ayah Lay pada para pelayan dengan Suara Bergetar,karena takut anaknya itu tak dapat bertahan.


Herannya Lay Nova yang terkena sambaran petir itu, sama sekali tidak terluka, tidak terkena goresan apapun, luka bakar juga tidak ada ditubuhnya, membuat semua orang heran dengan melihat hal itu.


Saat dokter tiba, ia langsung mengecek keadaan Lay, ayah, Ibu serta adik Lay yang cemas Kepadanya sedang menunggu di luar ruangan karena dokter Ingin memeriksa keadaan ruangan itu juga dengan seksama.


"Pemeriksaan sudah selesai Tuan!" Saut dokter itu kepada ayah Lay. Mereka semua yang mendengar itu langsung masuk kedalam ruangan itu."


Bagaimana dengan putri saya dokter?" Ucap ayah Lay dengan rasa khawatir di hatinya.


"Saat ini, putri anda sedang tidak sadarkan diri, dan ia masih hidup, bahkan sepertinya kondisi tubuh anak anda lebih baik dari sebelum ia terkena petir itu, namun saya sama sekali tidak mengetahui penyebab ia tak sadarkan diri.. mohon maaf atas kekurangan saya Tuan" Ucap dokter itu dengan rasa bersalah.


"Tidak masalah dokter, anda sudah berusaha yang terbaik, mendengar putri saya masih hidup, sudah membuat saya cukup tenang" Ucap ayah Lay dengan bahagia saat mengetahui putrinya masih hidup.


Namun mereka semua masih gelisah, karena mereka semua tidak tahu, bagaimana caranya agar Lay sadarkan diri, dan akhirnya mereka memutuskan untuk menunggu Lay siuman dengan sendirinya karena mereka tidak bisa melakukan apa apa.


____________________________


____________________________


Saat keluarga Lay sangat khawatir dengan keadaan putrinya, jiwa LayNova saat ini sedang berada di ruangan yang sangat aneh baginya, ruangan itu setengah Hitam dan setengah Putih. LayNova yang penakut pun jadi semakin ketakutan, karena ia baru menyadari, ia hanya seorang diri disana, dia ingin menangis tapi dia menahannya karena tidak ingin Suaranya bergema hingga menjadi lebih menakutkan.


"Apapun, siapapun tolong aku.. aku takut sekali..." Ucap Lay Nova dalam hatinya sambil gemetaran.


"Mengapa kau menangis gadis kecil?!" Ucap dua orang yang tengah berjalan kearah Lay.


"Ja...jangan mendekat!!...." Teriak LayNova membuat kedua orang itu semakin mendekat padanya, setelah beberapa saat kemudian, tampaklah seorang wanita dengan pakaian putih elegan dengan wajah yang sangat cantik tengah berjalan kearahnya bersama seorang lelaki Tampan Berbaju Serba Hitam dengan tanduk dikepalanya membuat Lay semakin Kebingungan, ketakutannya mereda sedikit karena melihat wanita itu yang terlihat seperti Dewi.


"Hey gadis Kecil.... mengapa Kau Ketakutan??" Tanya Wanita itu sambil duduk disebelah Lay. Lelaki itu tetap berdiri disebelah Lay dengan wajah yang terlihat penasaran.

__ADS_1


"A-aku takut sendirian.. sa-saat anda datang saya terkejut hingga ingin menangis.. " Ucap LayNova memberanikan diri untuk menjawab.


Melihat LayNova yang sangat imut saat menangis membuat ia ingin memeluknya, namun ia menahannya karena gadis didepannya itu ketakutan karena dirinya sendiri.


"Hey apa aku terlihat menakutkan bagimu?" tanya wanita itu padanya dengan tersenyum, Lay Nova menggelengkan kepalanya karena gugup saat melihat kecantikan wanita itu.


"Apa jangan-jangan Kau Takut Kepadaku?" Tanya lelaki itu pada Lay dengan wajah yang seperti merasa bersalah. "Sedikit..karena paman mempunyai tanduk jadi kelihatan menyeramkan" LayNova memberanikan diri berbicara.


Kedua orang itu hanya tertawa melihat gadis itu ketakutan karena tanduk lelaki itu. Lay Nova yang sedikit kesal menggembungkan pipinya dengan Malu, "Kenapa kalian tertawa?"


Melihat Tingkah Lay membuat mereka Menggelengkan kepala, 'Imutnya'


Setelah berbincang-bincang sebentar, ketakutan LayNova pun akhirnya mereda, karena melihat Kedua orang didepannya itu terlihat tidak Berbahaya.


"Jadi sekarang aku ada dimana bibi? "Tanya Lay Nova pada wanita itu sambil melihat sekeliling.


"Ahh.. sembelum itu maukah kau berhenti memanggil kami berdua paman dan bibi? " Ucap Wanita itu terlihat sedikit kesal,


"Kenapa??" Tanya Lay padanya.


"Itu... Umur kami sudah ribuan tahun, jadi panggilan paman dan bibi itu agak... aneh" Jelas wanita itu


Hening....


"Hah??" Ucap Lay Nova terlihat kebingungan


"RI...Ribuan Tahun?? Kalian yang terlihat sangat muda ini??" Ucapan LayNova membuat mereka berdua malu karena dibilang terlihat muda.


'Ahh... Ketahuan...'Ucap Lay dalam Hati..


"baiklah... yang pertama saat ini kita berada didalam Inti sihirmu, yang berarti tempat energi sihir yang berada di tubuhmu berkumpul, lalu kau lihat dibelakang kami ada Banyak batu dengan warna dan bentuk yang berbeda melayangkan?.. itu adalah semua jenis sihir milikmu, mulai dari sihir Elemen, Sihir Muasal, Sihir pekerja, Sihir Medis, Sihir Pribadi, dan Sihir Akar Muasal yang berada ditengah semua itu. yang intinya kau menguasai semua jenis sihir yang ada, ah.. mengenai ruangan Hitam dan Putih ini, Yang Hitam Adalah Elemen Kegelapan/Jahat dan Putih adalah Elemen Cahaya/Suci."


hening.......


"Ada apa Lay??" Tanya lelaki itu..


"ahh tidak aku hanya berfikir kalau ini Mustahil...karena saat umur 5 Tahun di Kediaman Penyihir Agung, Penyihir Agung Charlotte Elerdyna bilang bahwa aku Memiliki Energi sihir yang sangat kecil hingga untuk mengeluarkan api sebesar batu kerikil di tanganku saja hampir mustahil.. " Ucap LayNova dengan wajah sedih. Mendengar itu membuat Mereka berdua Merasa Sedih juga..


"Lay apakah boleh aku memanggilmu Cucuku?" Tanya wanita itu..."


Kenapa?"Tanya Lay Kepadanya


"Karena Kami sama sekali tidak memiliki keturunan dan sayangnya aku tidak bisa mendapatkannya, karena sebuah alasan.." ucap wanita itu dengan wajah terlihat ingin menangis.


"Baiklah Nenek.." Mendengar hal itu wanita itu langsung memeluk Lay.


"Terima kasih..cucuku" Ucap wanita itu.


Saat mereka sedang berpelukan di Inti sihir Lay, keluarga Lay sangat khawatir pada kondisi LayNova karena tidak bangun-bangun setelah 2 hari lamanya.


"Bagaimana dengan putriku... apa yang harus kulakukan agar ia siuman..... " Ibu Lay menangis di kamarnya, sedangkan ayah Lay sedang berusaha mencari siapa yang berani mengarahkan sihir tingkat Dewa itu pada anaknya.

__ADS_1


Ia meminta bantuan sang Raja untuk mencari Penyihir yang mengeluarkan Sihir itu, sementara adik Lay yaitu Sylvie Gruciuna sedang berusaha meningkatkan Kapasitas Energi Sihirnya dengan terus berlatih, berharap sihir penyembuhannya dapat membangunkan kakaknya.


Sementara itu di Inti sihir Nova wanita Itu menjelaskan kalau mereka berdua adalah Dewi Cahaya dan Raja Iblis kegelapan.


mereka berdua adalah sepasang kekasih yang saling mencintai.


Melihat umur mereka yang sudah 9999 tahun membuat mereka ingin segera mencari penerus untuk Mewariskan Sihir mereka karena usia mereka hanya sampai 10.000 Tahun.


Mereka berkata saat sedang mengelilingi alam semesta ke 2 mereka melihat LayNova yang berada di Planet Delsgade memiliki Aura Kegelapan Dan Aura Cahaya Yang terpancar dari tubuhnya, namun sangatlah tipis.


Saat itulah mereka yang tidak mau membuang-buang waktu Untuk menjumpai Lay, mereka lebih memilihi memasuki inti sihirnya saja dengan Membuat Sebuah Petir kecil Untuk membuatnya pingsan.


"Jadi berapa lama lagi kalian hidup??" tanya Lay Nova dengan Sedih... "


Maafkan kami, waktu kami hanya Tinggal beberapa Menit saja... semoga dengan Sihir cahaya dan kegelapan yang kami wariskan, kamu dapat meraih puncak dan dapat melindungi orang yang kamu sayangi"


Mendengar Itu Lay Nova pun menangis...Ia memeluk Neneknya itu dengan erat, berharap bahwa mereka dapat berbincang lebih lama lagi.


"Maaf Lay..Sepertinya Nenek dan Kakekmu ini sudah kehabisan waktu, semoga Kamu hidup bahagia" Ucap wanita itu dengan senyum bahagia di wajahnya, karena ia bisa memiliki Cucu walaupun diakhir hidupnya.


Mereka berdua lenyap namun Akar Muasal mereka berdua masih berpencar di Delsgade, melihat hal itu LayNova senang Karena Nenek dan kakeknya tidak Menghilang sepenuhnya, dan sekarang mereka memiliki tubuh baru.


Lay Nova menetapkan dalam dirinya bahwa Ia harus terus belajar dan berlatih untuk meningkatkan kapasitas, energi, kekuatan serta jumlah sihirnya untuk segera mencapai puncak dan mencari akar muasal Kakek dan Neneknya.


setelah beberapa saat menerima semua sihir dan alat-alat milik kakek dan neneknya di Inti sihir miliknya, Iapun membuka matanya dan mendapati bahwa ia berada dikamarnya sendirian.


"Huh Sepertinya mereka semua berjuang untuk memulihkan ku" Ucap Lay Nova sambil melihat kearah jendela, terlihat bahwa adiknya sedang berlatih dibawah pohon sambil membaca buku tentang sihir medis.


Sang ayah yang sedang mengatur prajurit yang Lay tak tahu alasan .engapa ayahnya melakukan hal itu.


Setelah Ia puas melihat keluar, ia kemudian meranjak dari tempat tidur dan berdiri dilantai sambil membentuk Lingkaran Sihir berwarna Hitam dan Putih.


Kemudian wajah LayNova berubah menjadi sangat cantik dan kapasitas energi sihirnya meningkat pesat, lalu sesaat setelah menyelesaikan sihir Itu, tiba tiba kepalanya sangat sakit, Ia mencoba menahan suaranya keluar, karena tak sanggup menahan, ia membuat Sihir enskripsi Di ruangannya untuk membuat suaranya tak terdengar keluar,


setelah Itu beberapa pengetahuan tentang Sihir, Akar muasal, mata Iblis dan Mata Dewi, serta seluruh pengetahuan Kakek dan Neneknya tentang sihir masuk kepalanya, setelah itu Lay Nova tersenyum, karena tanpa mencari tahu tentang sihir apa saja yang diberi kakek dan neneknya ia sudah mendapat pengetahuan seperti Ingatan tentang sihir itu serta pengalaman menggunakan sihir itu.


Lay Nova sempat berfikir bahwa hanya Sihir yang diberi kakek dan neneknya, lalu saat ia sadar ia memiliki pengetahuan dan pengalaman memakai pedang milik kakeknya juga.


Hal itu membuat Lay Nova sangat bahagia karena selama ini Ia terus dihina dan di Jauhi Karena tidak memiliki Kapasitas Energi Sihir yang besar serta kemampuan fisiknya yang lemah membuat ia tidak bisa melakukan apa apa selain pekerjaan rumah makan dan tidur.


...私の作品を読んでくれてありがとう...


...________________________________________...


...Hallo Guys Perkenalkan Saya LayNova,Author Terbaik sepanjang Masa nantinya dimasa depan.Saya Tahu bahwa Cerita saya ini Memiliki Beberapa Kekurangan Namun Semoga Kalian Semua Para Pembaca Memaklumi hal itu karena Saya masih baru membuat Novel.dan semoga Kalian Menyukainya dan Terus Mendukung saya nanti di Masa Yang akan datang....


...Untuk update cerita ini,nantinya Akan Update Setiap hari Jam 22.00 Malam Jadi semoga Para Pembaca Tetap setia menunggu kelanjutan cerita ini....


^^^Terima Kasih^^^


^^^___________________^^^

__ADS_1


__ADS_2