Ruler Of Light And Darkness

Ruler Of Light And Darkness
Chapter.9:Sihir Penciptaan 'IRIS'


__ADS_3

"Dari awal aku memang tau bahwa kediaman Penyihir Agung itu besar, ternyata lebih luas dari perkiraan ku, ini lebih terlihat seperti.. sebuah markas mungkin?, ah tidak-tidak ini pasti sebuah sekolah!, bukan juga..... huh... ini pasti bangunan serba ada bukan?" Kata Lay dalam hatinya


"ahh Nona Charlotte!! dia sudah sadar ya?, ehh?... itu siapa ya yang disebelahnya?... Aku samperin aja lah..." Lay pun berjalan kearah mereka


"Disana kau rupanya Nova!" Bentak Charlotte sambil melihat kearah Lay "Apa ada yang salah denganku?" tanya Lay seperti tidak melakukan Kesalahan apapun.


"K-kau!!.... huh.. Ya sudah lah.. walau kekuatanmu besar, sepertinya kau masih tetap saja anak kecil," Ucap Charlotte sambil menenangkan dirinya


"Nona Charlotte... siapa anak kecil ini?" Tanya seseorang yang ada disebelah Charlotte,


"Ahh dia?.. dia LayNova Gruciuna Murid pertama ku hehe... maaf kalau dia Tidak sopan" Ucap Charlotte dengan malu


"ahh begitu rupanya,"seseorang itupun menghadap kearah Lay


"Salam kenal Nona LayNova nama saya Augustius Ernestia, Saya yang akan menjadi kepala Sekolah di Akademi Ini nanti, Kamu bisa memanggilku August" Ucap August Dengan Senyum Bahagia


"Ahh.. sa-salam kenal Tuan August" Ucap Lay dengan Gagap


"Baiklah Nona Charlotte... saya permisi dulu, masih banyak yang harus saya lakukan," ucap August sambil bergegas terkesan seperti terburu buru


"Ahh baik... semoga pekerjaan anda Lancar Tuan!" Ucap Charlotte Sambil Menatap Kepergian August.


"Trus... maksud Tuan August tadi dengan Akademi apa?" tanya Lay pada Charlotte


"Ahh itu.. aku lupa memberitahumu Tapi... Tahun ini, Akademi Penyihir Agung akan Dibuka" Jawab Charlotte dengan bangga


"Akademi Penyihir Agung?"Beo Nova


"Benar... Di Akademi Penyihir Agung Ini,Mereka yang sudah Lulus. bIsa menjadi Murid Penyihir Agung atau lebih tepatnya Penyihir Agung tidak Resmi."Ucap Charlotte sambil Menjela


"Penyihir Agung Tidak Resmi?"Tanya Nova Lagi dengan wajah Penasaran kali ini


"Benar,Itu artinya dia akan Menjadi Penyihir Agung namun tidak Resmi, mereka akan menjalani pelajaran langsung dariku selama beberapa bulan, bagi mereka yang lulus dari pelajaranku, mereka akan menjadi Penyihir Agung Resmi." jawab Charlotte menjelaskan lagi


"Syukurlah" gumam Nova, "kenapa kau mensyukurinya?" Tanya Charlotte


"Berarti kau tak perlu repot mencari penerusmu kalau begitu" ucap Nova sambil tersenyum.


"Yah memang benar,tapi... "Charlotte langsung memotong kalimatnya


"Tapi?"Beo Nova


"Ahh tidak ada apa apa, ngomong-ngomong nanti Kau harus mendampingiku lho saat penerimaan murid, "Ucap Charotte sambil menatap wajah Lay


"Ahh tentu saja itu memang kewajiban ku," Ucap Nova,


"Hei ternyata kau bisa bicara Sebijak itu, apa kau yakin umurmu masih 8 Tahun?" Ucap Charlotte dengan nada mengejek


"Apa Kau Bilang!" tanpa sadar Charlotte sudah berada jauh didepan Lay.... "Jangan lari Nona Charlotte!! Kembali Kesini!"Teriak Lay memanggil Charlotte


Charlotte pun berlari dan dikejar oleh Nova,mereka berlari sampai ke Lapangan Pelatihan tempat Test Penerimaan Murid dilakukan.


___________________________


Ruler of Light and Darkness


___________________________


Area Test Penerimaan Murid Baru/Lapangan Pelatihan


_____________________________________________________


"haahh he hah huh haaahh... Lelahnya" Ucap mereka berdua secara bersamaan.


'Recovery'


Ucap Nova dan Sebuah Cahaya putih mengelilingi Nova, setelah beberapa detik kemudian cahaya tadi Menghilang, keadaan Tubuhnya Kembali seperti sebelum ia berlari, tentu itu membutuhkan energi sihir yang sangat banyak, tetapi itu tidak seberapa bagi Nova, Charlotte yang melihat Nova Menggunakan Sihir Lagi dengan Mudahnya tanpa Membuat Rapalan atau Mantra terlebih dahulu membuat ia terus takjub dan penasaran dengan Hal itu,tetapi ia tak berani menanyakannya.


"Ahh... sepertinya Sudah Dimulai!" Ucap Nova dan ia langsung melihat kearah Lapangan.

__ADS_1


Sementara itu Beberapa orang dikejutkan dengan kehadiran Penyihir Agung bersama seorang Gadis Berumur 8 Tahun secara tiba-tiba dengan Pakaian dan Jubah Berwarna Putih membuat Ia terlihat seperti Penyihir Agung Kecil, yang ditemani Penyihir Agung Besar untuk melihat pertunjukan.


Di Lapangan Pelatihan sudah dikerumuni Oleh barisan Anak-anak yang mengikuti Test....


___________________________


"Tidak ada yang cukup Kuat yah" Ucap Nova membuat Charlotte Bingung, "Apa Maksudmu tidak ada yang Kuat? Apa kau bisa membedakan mereka?" tanya Charlotte "Lagi Pula dari mana asal pakaian dan jubah Putihmu itu! Padahal Tadi Kau memakai yang berwarna Hitam!" sambung Charlotte.


"Ahh itu... ini adalah Pakaian Khusus yang hanya ada untukku, warnanya bisa berubah tergantung aku memfokuskan Sihirku Ke Element Kegelapan atau Cahaya, dan saat ini karena Kita sedang berada di Lapangan Pelatihan, dan semua Pengurus disini memakai pakaian Putih, aku tidak mau menjadi Satu satunya yang memakai Pakaian Hitam, jadi aku memfokuskan Sihirku ke Element Cahaya!" Ucap Nova menjelaskan


"Dan pertanyaamu Tadi, aku bisa mengetahui Mereka lemah, karena Aku memiliki Sihir Khusus Penilai."Jawab Nova dengan santai tanpa memerhatikan ekspresi Charlotte


"Hmm Begitu Rupa...."Charlotte Terdiam membeku karena ia tak berani berteriak di tempat Ramai. "Santai sekali kau mengatakan Itu ya LayNova" Ucap Charlotte dengan Nada yang bergetar karena ingin Berteriak.


"Ada apa denganmu? Bukankah Charlie milikmu itu Lebih Hebat? kalau dibandingkan dengan penilaiku Charliemu itu bisa diajak bicara saat bosan." Ucap Nova dengan Kesal dengan Nada mengejek disaaat bersamaan. Tentu saja itu membuat Charlotte semakin Membara.


"Bocah ini... apa dia tidak tau Sihir paling Langka akhir-akhir ini hah?" Ucap Charlotte dengan Kesal dalam hatinya


"Aku tau kok Sihir Langka akhir-akhir ini"Ucap Lay yang membuat Charlotte sangat terkejut, bagaimana tidak. Lay selain tau percakapannya dengan Charlie Lay juga bisa membaca pikiran seseorang.


"Kau sangat beruntung Gadis kecil" Gumam Charlotte dengan suara yang sangat kecil


"Apa kau mengatakan sesuatu Nona?" Tanya Lay sambil melirik Charlotte, "Tidak ada kok Gadis kecil "balas Charlotte


Disaat mereka sedang berbicara Test Masuk Akademi Penyihir Agung juga sudah dimulai. beberapa ledakan kecil mulai merusak lapangan Latihan di Akademi itu, namun secara ajaib kembali seperti semula, tentu hal itu membuat semua orang Terkagum-kagum.


Test pertama itu adalah Pertarungan antara Anak-anak yang akan mendaftar di Akademi, karena sepertinya semua orang yang tengah menonton pertarungan tersebut akan terkena sihir mereka yang akan bertarung.


Kepala Akademi kemudian segera menuju tempat duduk Penyihir Agung berada


_______________


"Nona Charlotte!"Panggil Kepala Akademi atau bisa kalian sebut juga August


"Ya!.. Apa ada masalah?"Tanya Charlotte pada August yang wajahnya terlihat pucat


"Baiklah tidak masalah" Seketika Wajah August kembali Ceria


"Benarkah? Wah saya sangat bersyukur karena anda ada disini" Ucap August dengan gembira


"Tapi yang melakukannya Bukan aku.."Jawab Charlotte sambil Menatap Nova "Tapi Muridku yang satu ini "Ucap Charlotte membuat August sedikit Khawatir


"Anu... Nona bukankah akan lebih bagus jika Anda melakukannya?" Ucap August Yang Khawatir jika Nova gagal melakukannya


"Tenang saja Tuan August, Murid saya ini bahkan Lebih Hebat dari saya dalam menggunakan Iris "Jawab Charlotte yang membuat August sedikit Ragu, namun ia tak memiliki banyak waktu lagi


"Baiklah,kalau begitu Gadis keci, ahh maksud saya Nona Nova, silahkan Ikuti saya" Ucapan August membuat Nova agak jengkel.


Mereka berjalan ke arah Tempat Test Bertarung....


"Baiklah anda bisa membuatnya disini, para Penonton sudah saya suruh sedikit menjauh, Dan saya ingin Nona membuat Ukurannya sesuai dengan Garis yang sudah di gambar pada lapangan itu, "ucap August sambil menunjuk beberapa Garis dilapangan.


"Baiklah, Apa anda ingin saya hanya membuat sebuah arena saja?" Tanya Nova membuat August sedikit bingung


"Ahh benar, Karena Anda masih Kecil maaf kalau saya mengatakan ini tapi, mungkin Energi Sihir anda Tidak akan cukup membuat Sebuah Coloseum jadi saya minta Nona agar tidak memaksakan diri," Ucap August membuat Nova merasa bahwa ia diremehkan.


"Ahh kalau itu Anda tak perlu Khawatir Karena Membuat Coloseum itu lebih mudah Dari pada Sebuah Villa yang memiliki Banyak Ruangan."Ucap Nova yang membuat August Terkejut


"Ahh Nona... anda tidak perlu sampai sepe" Belum sempat menyelesaikan Kalimatnya Nova langsung momotognya


"Saya tidak memaksakan diri Tuan, Karena Jika anda menyuruh Saya membuat sebuah Istana pun Saya Masih Sanggup! "Ucap Nova dengan santainya


'IRIS'


Sebuah Lingkaran Sihir yang sangat besar hingga memenuhi Lapangan itu terbentuk disana, Kemudian Beberapa Logam,Batu dan Emas serta Kayu, Membentuk Sebuah Bangunan yang sangat Besar dan Luas.


Lalu sebuah Coloseum yang sangat Besar dan Megah Tercipta secara perlahan dalam beberapa Detik, Hal itu membuat semua orang Menatap Kagum dan Juga Terkejut.


Bagaimana tidak? Seorang Anak kecil berumur 8 Tahun membuat sebuah Coloseum Besar dan Megah, Hanya dalam beberapa detik tanpa Rapalan Maupun Mantra dan juga Buku Sihir.

__ADS_1


Beberapa Saat sebelum itu.....


"Hei lihat itu Kepala Akademi menghampiri Penyihir Agung" Ucap seorang penonton(1)


"Benarkah Dimana-dimana?" Tanya seorang penonton lagi dengan wajah Penasaran(2)


"Itu lihat Nona Charlotte, wah Beliau selalu terilihat sangat Cantik yah, tidak hanya itu dia juga Sangat kuat" Ucap Seorang lagi(3)


"Tapi Anak kecil yang disebelah beliau itu siapa?" Tanya Orang Tua dari anak yang mengikuti Test


"Ahh.. kau belum dengar Rumornya? katanya Anak itu adalah Murid beliau, Namun Anak itu sama sekali tidak berniat jadi Penerus beliau." Jawab seorang lelaki dibelakang mereka.


"Apa maksudmu? Tanya Penonton itu yang sangat bingung dengan perkataan Lelaki Tadi.(1)


"Bukankah semua murid penyihir agung adalah penerusnya?"Sambung Penonton itu(1)


"Kau Benar,Tetapi Anak itu berkata seperti itu langsung dihadapan Beliau, padahal Beliau Merekrut dia secara langsung, tidak seperti anak anak kalian," Ucap Lelaki itu membuat beberapa Penonton Yang mendengarnya menjadi Marah.


"Cih..Sombong sekali Gadis kecil itu, padahal beliau sudah mengajaknya secara langsung tapi dia menolak menjadi penerusnya?" Keluh penonton itu(3)


"Paling dia hanya menyombong kan diri,karena Merasa ia lebih kuat dari semua orang,"Ujar seorang penonton lagi.(2)


"Kau Benar,ahh lihat Itu! Anak itu Mengikuti Kepala Akademi,apa yang terjadi?"Tanya beberapa penonton(1),(3),(4)


"Hei Lihat Dia berdiri di depan Garis Untuk membuat arena, apa


jangan-jangan dia berniat mempermalukan dirinya dengan Membuat sebuah Arena Yang sangat Buruk?" Ucap seseorang yang sedari awal memperhatikan percakapan itu.(4)


"Kau mungkin Benar, Kita Lihat apa yang dilakukannya, kalau dia membangun Arena rendahan dengan mantra biasa Aku akan langsung meneriakinya dan mengejeknya" Ucap seorang Penonton.(1)


"Aku juga," Ucap beberapa Penonton Lain(4)


Tiba-tiba sebuah Coloseum yang sangat Besar dan Megah Tercipta secara perlahan dalam beberapa Detik, Hal itu membuat semua orang Menatap Kagum dan Juga Terkejut.


Termasuk para penonton yang sedari tadi mengejek Nova, mereka langsung Terkejut setengah Mati dengan Mulut Terbuka Lebar.


"I-itu Mustahil!, Pasti dia memakai Sebuah Buku Sihir Tingkat Tinggi," Ucap Seseorang yang tidak terima dengan apa yang ia lihat dihadapannya


"Tidak....aku melihat dia hanya Mengucapkan IRIS dan


mengarahkan Tangannya kearah Lapangan tanpa memegang sebuah buku" Ucap seorang Pemuda yang sedari tadi Sudah sangat Risih Mendengar percakapan Penonton itu.


"Kau pasti bercanda!, seorang anak kecil melakukan hal"Belum selesai ia berbicara pemuda itu langsung memotong perkataannya


"Jadi maksudmu anak kecil tak mampu melakukan hal itu?, wah... apa kau Dewa? bagaimana kau bisa mengetahui hal itu sedangkan kami semua tidak?" Ejek pemuda itu yang sedari tadi sudah kesal dengan percakapan para penonton itu.


_____________


Saat ini Semua Orang Begitu Terkejut dengan Apa yang mereka Lihat, Hanya Charlotte yang terlihat Biasa-biasa saja,tapi luarnya saja,sebenarnya ia juga terkejut.


"Hei Mengapa Kau begitu terkejut dengan hal itu?" Tanya Charlie pada Charlotte


"Tidak aku tidak begitu terkejut, Aku hanya tidak Menyangka, bahwa ia bisa membuat Colloseum yang begitu besar dan megah, aku pikir ia hanya akan membuat Coloseum yang biasa saja. "Ucap Charlotte sambil mencari-cari alasan


"Heeh... Ternyata seperti dugaanku, Kekuatannya berbeda dengan saat Ujian pendaftaran Akademi Eternity beberapa hari lalu, Ratu iblis dan Dewi Cahaya ternyata memang tidak bisa diremehkan" Ucap Charlotte dalam Hatinya.


...私の作品を読んでくれてありがとう...


..._________________________________________...


...Hallo Para Pembaca,Bagaimana dengan Kisah Lay Hari ini?Sepertinya Kali ini Ia begitu Mencolok,Fufu.... Semoga Para Pembaca sekalian Bisa Menyimak ceritanya dengan baik,dan juga Terima Kasih untuk Akun Rei_Lin telah membantu Aku dalam Memperbaiki kesalahan dalam pembuatan Novel ini,bagi yang penasaran ini dia Akunnya....



...Para pembaca sekalian Yang penasaran dan ingin membaca Novel milik dia,jangan lupa untuk memfollow akunnya Juga,Karena Cerita Novel miliknya juga sangat Menarik...


...Aku sangat berterima Kasih atas Sarannya Lho... Saranmu sangat membantu... sekali lagi Terima Kasih,semoga kamu tetap setia sebagai Pembaca Novel ini.....


^^^Terimakasih^^^

__ADS_1


__ADS_2