Ruler Of Light And Darkness

Ruler Of Light And Darkness
Chapter.13:Pertarungan Yang sangat hebat


__ADS_3

"Hei Nova, ternyata Colloseum milikmu ini kurang kuat dalam menahan serangan, lihat dinding yang disebelah utara sana sampai hancur begitu," Keluh Charlotte menjahili Nova.


"Saat aku membangun Colloseum ini, aku hanya mengerahkan 1,7% kekuatan yang aku miliki, jadi wajar saja jika selemah itu" Ujar Nova membuat Charlotte terkejut.


"Heh?... Bangunan seindah dan sebagus ini hanya 1,7% kau pasti bercandakan? bahkan aku harus memakai 28% kekuatanku untuk membangun Colloseum seperti ini," Ucap Charlotte membuat Nova jengkel.


"Sampai saat ini semua kekuatan yang aku punya baru bisa ku kendalikan sebanyak 15%," Ujar Nova membuat Charlotte terdiam


"Bahkan jika aku hanya menggunakan 8%nya Seluruh kerajaan ini juga bisa kuhancurkan dalam sekejab."


"Ahh... biar kau tak salah paham, kekuatan yang kukerahkan pada Sihir yang terakhir itu hanya 3%, baiklah semua sudah menunggu ayo segera turun." Jelas Nova sambil turun kebawah.


"Hei-hei yang benar saja, 3% dalam serangan semematikan itu?, bahkan kekuatan yang kukerahkan dalam serangan tadi sudah 68% yang ku punya!" Ucap Charlotte dalam hatinya.


...______________________________...


...Ruler of Light and Darkness...


...____________________________________...


'Ahh... Sungguh contoh pertarungan yang luar biasa antara Guru dan Murid, Kekuatan mereka ternyata sangat luar biasa kuat, bahkan dinding sebelah utara sudah runt' Belum selesai mengucapkan kata katanya Nova langsung memperbaiki dinding itu dengan Sihir 'Repairis '


'Ahh ternyata LayNova sudah memperbaiki dinding tersebut, baiklah, karena sudah diberi contoh pertarungan, maka kalian sudah pasti tau kalau kalian harus mengerahkan seluruh kemampuan kalian di arena ini.'


'Baiklah tanpa basa-basi lagi, murid kelas 1A, Hatoshi Kagane dan Murid Kelas 1C, Viselly Casilion, dipersilahkan memasuki Arena!' Ucap Juri memanggil nama mereka berdua.


"Ohh... ayolah.. kenapa aku harus melawan salah satu jenius Akademi hah?, sial.. sial..." Keluh Hatoshi saat dirinya akan dihadapkan dengan salah satu dari lima jenius yang mendaftar beberapa hari lalu.


"huh.. apakah aku akan melawan si lemah ini?, andai aku bisa melawan murid resmi Penyihir Agung itu sepertinya akan lebih menarik," Ucap Visely sambil melihat LayNova.


"Hei, kurasa kau harus mengurungkan niatmu itu... Nova bukanlah orang yang bisa kau kalahkan walau dengan seluruh tenagamu," Ujar Hatoshi.


"Bukankah kalimat itu lebih cocok untukmu? kalau aku melawan dia sudah pasti aku akan menang! dia bukan apa-apa,"


"Serangannya tadi pasti sudah menghabiskan seluruh kekuatannya, kalau aku yang mengeluarkan serangan itu, setengah dari kekuatankupun tidak akan terkuras" Ucap Visely membanggakan dirinya.


Nova yang mendengar itupun tertawa, namun ia memakai sihir ilusi agar ia tetap terlihat seperti sedang fokus pada jalannya pertandingan.


"hahahaha... Ahahahaha apa-apaan perkataannya itu sombong sekali, setengah dari kekuatankupun tak terkuras? hahhh... kalau kau menggunakan sihir tadi, Kau mungkin tidak akan melihat dunia ini lagi" Ucap Nova sambil tertawa terbahak-bahak.


'Baiklah pertandingan pertama akan kita mulai dalam hitungan.... 3!,2!,1, Mulai!! '


Viselly segera melesat mengelilingi Hatoshi.

__ADS_1


", 'Kilatan dilangit menggemparkan dunia, sebuah sinar menghantam tanah, dengan kuatnya menghancurkan segalanya, Sihir Listrik, Kekuatan penghancur, 'Htershiv ' ," Ucap Viselly dengan sangat cepat.


Kemudian Kilatan Listrik muncul di punggungnya, dan tiba-tiba Viselly bergerak secepat kilat mengitari arena, Hatoshi yang menyaksikan itu segera membaca sebuah mantra sihir.


", 'Pelindung penuh keberanian, dengan mudahnya menghalau semua rintangan, Sihir khusus, Keangkuhan Pelindung, 'Chastily' ,"


Sinar kehijauan kemudian menyelimuti tubuh Hatoshi, beberapa saat kemudian, Viselly menerjang Hatoshi dengan kecepatan penuh yang membuat Hatoshi terlempar sampai ujung Arena.


"Hufft.... nyaris saja,"


Hatoshi kemudian mengambil sebuah palu besar dari Sihir ruangnya dan ia melompat ke bagian tengah arena sambil menghantamkan palu itu kesana.


Kboom... arena itu bergetar, saat Viselly sedang bergerak dengan kecepatannya, tiba-tiba ia kehilangan keseimbangannya dan terjatuh..


Brukk....


"Hanya dengan kecepatan seperti itu kau ingin menghadapi Nova? bahkan saat ia memengal leherku Kecepatan tangan Nova 100 kali lebih cepat dari itu" Ucap Hatoshi meremehkan Vissely


"Kurang hajar kau!!"


Vissely segera memakai sihir khisus miliknya.", 'Kehadiran sesuatu yang menipu mata, dengan kecepatannya melewati waktu, Sihir Khusus, Penghapus Keberadaan, 'Evileys ', "


kemudian Viselly menjadi tak terlihat, Viselly segera menuju ke bagian belakang Hatoshi dengan secepat kilat.


Sebuah serangan Listrik yang sangat dahsyat menghantam punggung Hatoshi dan ia terlempat keluar Arena.


'Pemenangnya.... Viselly Casilion!!"


'Mari berikan tepuk tangan yang meriah padanya, serangan terakhir Viselly tadi sangatlah cepat, mataku sampai tak dapat mengikutinya, Salah satu dari 5 Jenius di akademi ini memang hebat.'


' Selanjutnya pertarungan kedua, antara Lilya Karsein dari kelas 1A dan Znasta Gokainele dari kelas 1C.'


"Ahh.. sepertinya aku akan senasib seperti Hatoshi, Melawan Jenius terkuat kedua, bruh.... 2 serangan pasti udh K.O aku mah" Keluh Lilya karena ia dihadapkan dengan Jenius Terkuat peringkat kedua dari Keenam Jenius lainnya.


Znasta Gokainele adalah Seorang pengguna Sihir Listrik, Api dan Air, Sihir Khususnya adalah 'Futreision ' , Sihir itu membuat ia dapat melihat Masa depan walau hanya 5 detik.


Sihir khususnya itulah yang membuat ia sangat sulit untuk diserang, karena ia dapat melihat apa yang akan kau lakukan 5 detik kemudian.


'Baiklah tanpa basa-basi lagi! 3!,2!,1! Mulai!!"


", 'Lidaster ', " Ucap Znasta, kemudian Lingkaran sihir biru terbentuk dihadapannya,


Jderrr, tas tas tas ttrsss

__ADS_1


Tiba-tiba Sebuah petir biru dengan kecepatan yang sangat tinggi keluar dari lingkaran sihir itu dan mengenai Lilya.


Lilya jatuh tersungkur di Arena sambil kejang-kejang akibat serangan itu.


Hening.......


"Apa itu? menakutkan..." Ucap Nanase


"Ya itu menakutkan dan sangat keren!" Ucap Zue dengan mata bersinar-sinar


'B-baiklah pertandingan Kedua telah berakhir dan dimenangkan oleh Znasta Gokainele!'


'Berikan tepuk tangan yang meriah untuknya!'


prok,prok,prok


Setelah pertandingan kedua itu selesai, banyak orang yang merasa Takut serta Kagum pada Znasta, mereka selalu mengikuti dirinya dan menanyakan beberapa hal, namun Znasta mengabaikan mereka layaknya lalat.


...___________________________...


Haripun sudah sore, seluruh Anak kelas 1A, dan 1C telah selesai berlatih tanding. dan tentunya dimenangkan Kelas 1C yang memiliki 3 Murid Jenius di dalamnya.


Sedangkan kelas 1A samasekali tidak memiliki Seorang Jenius dikelas mereka.


"Hahh... sepertinya Colloseum ini tak diperlukan lagi, akan kuhancurkan saja." Ucap Nova


'Crueasyer ' Ucap Nova dan Colloseum itu meleleh seperti Es dan lenyap setelah beberapa menit.


"Huh... padahal Colloseum itu sangat indah," Keluh Charlotte pada Nova.


"Colloseum rendahan seperti itu anda bilang Indah, bagaimana jika saya buat yang lebih indah dari itu, kurasa anda akan pingsan," Ujar Nova dan di angguk oleh Charlotte.


"Hmm... kau benar."


...私の作品を読んでくれてありがとう...


..._______________________________________...


...Hallo para pembaca sekalian, bagaimana kabar kalian semua?, Begini nih Author minta maaf banget karena belum Up selama beberapa hari ini, tentu ada alasannya, yaitu Author sedang Ngeremake cerita + penulisan Chapter.1-7 Dari Novel ini....


...Jadi bagi yang penasaran langsung aja dibaca, pastinya ceritanya akan lebih menarik, dan saat membacanya pun tentu akan sangat nyaman. ...


^^^Terima Kasih^^^

__ADS_1


^^^__________________^^^


__ADS_2