
Keesokan harinya.....
"Selamat pagi Nova" Charlotte menyapa Nova didalam kamarnya.
"Ada apa kau pagi-pagi sudah berada di kamarku?" Tanya Nova yang heran dengan perilaku Charlotte.
"Aku tau kau sedang kesal saat ini, jadi aku ingin membantumu melampiaskan kekesalanmu" Jawab Charlotte dengan mata berkilauan.
"Hentikan basa-basimu itu, katakan apa maumu," Ujar Nova pada Charlotte yang sedang memakan sebuah apel dari meja Nova.
"Sebenarnya aku memang berniat membantumu melampiaskannya, karena hari ini Kelas 1A akan Latih tanding di lapangan pelatihan bersama Kelas 1C." Jawab Charlotte, lalu tiba-tiba Lay dipenuhi semangat.
"Apakah kita akan bertarung sebagai contohnya?" Tanya Lay sambil menatap serius wajah Charlotte.
"Tentu saja!"
..._____________________________...
...Ruler of Light and Darkness...
...__________________________________...
Saat ini dilapangan pelatihan, telah bebaris murid dari kelas 1A dan juga 1C serta kelas 1B sebagai penonton, setelah menunggu beberapa menit, kemudian yang mereka tunggu-tunggu telah tiba.
"Selamat pagi Guru!" Sapa para murid pada Penyihir Agung.
"Selamat pagi" Balas Charlotte.
Setelah itu, mereka semua segera menuju ke Colloseum.
"Baiklah untuk saat ini Kelas 1A dan juga kelas 1C diharapkan agar duduk di bangku penonton" Ucap Charlotte membuat mereka kebingungan.
"Kenapa kami di bangku penonton? bukankah yang akan bertanding itu kami?" Tanya Nanase pada Charlotte.
"Memang benar kalian yang bertarung, tapi sebagai contoh kalian nanti saat bertarung, Aku dan LayNova akan bertanding di arena terlebih dahulu selama 30 menit, kalian bisa memilih memperhatikanku atau memperhatikan dia, karena gaya bertarung kami itu berbeda walau kami ini Guru dan Murid." jelas Charlotte pada mereka semua.
Kemudian para murid dan beberapa guru lain segera duduk di bangku penonton, sedangkan Charlotte sedang berjalan ke tengah arena dan diikuti oleh seorang gadis 14 tahun yang memakai pakaian serta jubah putih, membuat gadis itu terlihat seperti Penyihir Agung.
"Siapa gadis itu?" semua orang bertanya-tanya tentang identitas gadis asing itu.
"Baiklah, pertarungan antara Penyihir Agung dengan Nona LayNova yaitu murid beliau akan segera dimulai." Ucap sang Juri
"APA!!!!!" Teriak semua orang yang menonton karena sangkin terkejutnya.
"Pertandingan dimulai!"
..._______________________________...
...Ruler of Light and Darkness...
...____________________________________...
",'Terbakarlah seperti Api! Tertiuplah seperti Angin!, Sihir Gabungan, 'Blowing Fire '," Ucap Charlotte membaca sebuah mantra, kemudian ia menghembuskan Api yang sangat besar dari mulutnya.
__ADS_1
'Alias ' Ucap Nova, kemudian sebuah pelindung yang terbuat dari sihir muncul dihadapan Nova, serangan Charlotte dengan mudahnya di tangkis oleh pelindung itu.
'Gatom '
Tanpa disadari oleh Charlotte, Nova sudah berada dibelakang Charlotte.
",'Tlamesarkness ' ," Ucap Nova, kemudian sebuah Api hitam kecil mengarah pada Charlotte tubuh Charlotte pun terbakar hangus dan diikuti beberapa ledakan.
Kbomm!!... bbomm!.. Duar!!
Sayangnya itu hanya sebuah Kloning.
Tiba-tiba dari sisi Kiri Nova, sebuah pedang mulai mengarah padanya.
Ting!......
Dua pedang pun beradu, Nova kemudian menyerang Charlotte secara bertubi tubi dengan teknik pedang yang diwariskan kakeknya, bukan hanya itu, Nova sudah menguasai Zefreed sepenuhnya, dengan kata lain, dia bisa mengubah Bentuk dari Pedang Iblis Zefreed semaunya saat ini.
Beberapa saat pedang Nova dan Charlotte bergesekan, pedang darah Nova mulai menjalar merubah bentuknya menjadi seperti sebuah Cambuk, dan mulai melilit Charlotte, setelah itu Nova menghempaskan Charlotte ke Permukaan.
Kboomm!!!!
Brukkk... ahhkk ... uhuk... Charlotte memuntahkan darah, 'Heal'~ Ucap Charlotte, dan mereka pun mulai bertarung Terus menerus tanpa henti di dalam Colloseum.
...__________________________________...
"Ahh.... baru kali ini aku menyaksikan pertandingan sebrutal ini" Ucap Hatoshi dengan diselimuti ketakutan yang luar biasa.
"Ya.. tak salah lagi.. hanya Nova yang bisa membuat senyum semengerikan itu, lihat dia bahkan tertawa...ahh.. seram!!" Jawab Nanase sambil menutupi matanya saat melihat senyum Nova.
Kbomm....
Uhuk.... darah bercipratan...
"Guru!!!" Ucap mereka bersamaan...
"Hei... kenapa guru kesulitan melawan anak itu?!" Tanya Chelsia
"Aku tak tau tapi.... ada sebuah rumor dikalangan bangsawan... katanya, murid Penyihir Agung saat ini sudah meraih 77% dari 100% kekuatan Penyihir Agung." Ucap Zue membuat semua orang membeku sesaat
hening...........
"77%!!" Teriak mereka semua
"Pantas saja guru tak berani menyinggungnya" ujar Lilya diikuti rasa takut di benaknya.
...________________________________________...
...______________________________...
Sebenarnya bukan Nova yang meraih 77% dari 100% kekuatan Charlotte, tetapi Charlotte yang sudah meraih 77% dari 100% kekuatan Nova saat ini, namun hanya sementara karena Nova masih berumur 8 Tahun, maka masih ada 100 Juta Tahun lagi untuk dia bisa menaikkan kekuatannya secara perlahan.
...26 Menit Telah berlalu..........
__ADS_1
Singg... sringg Tskkk.....
Suara dua pedang yang saling bergesekan terdengar keseluruh arena.
'Blood of destruction ' Pedang darah Nova mulai berkobar, terlihat seperti Api yang membara dari jauh... namun dari dekat sebenarnya itu adalah darah yang mulai memanas.
Ting.... "Nona Charlotte, apakah anda sudah kelelahan?" Tanya Nova pada Charlotte yang sudah terlihat kelelahan sedari tadi.
"Tentu saja aku akan kelelahan saat melawan Iblis sepertiii.... Muuu!!!" Nova terhempas ke Tanah.
"Hahaha!!... Menarik.... Aku akan segera mengakhiri ini Nona!!" Teriak Nova membuat Charlotte juga mulai mempersiapkan serangan terakhirnya
"Benarkah?!... baiklah ayo kita akhiri ini!"
",'Recovery ',"
Kemudian Nova melompat keatas untuk menyerang Charlotte.
",'Rendarksanternix ', " Ucap Nova dan Api Hitam yang sangat panas mulai menyelimuti Nova dan kemudian terserap ke tangan kanannya hingga membentuk sebuah kotak Kecil berwarna hitam pekat.
Disisi lain Charlotte mulai membaca mantranya.
",'Mengeras, mendingin dan semakin membeku, Lautan air yang luas terbentang di Delsgade, Sihir Kombinasi!, 'Coldislimitles ', " Kemudian sebuah bongkahan es yang sangat dingin muncul ditangan Charlotte yang kemudian diselimuti Air yang sangat deras, hingga membentuk Kotak kecil berwarna Biru Jernih ditangan kanannya.
Segera mereka berdua meluncur dan Kedua sihir itu bertabrakan, Sebuah guncangan besar terjadi di seluruh penjuruh Kerajaan Eternity.
Kboom..!!!! Srrrkkkk tas tas tas.... Brukkk ts ts....
Suara ledakan dikuti beberapa petir kecil menyambar arena mulai Terdengar keras di dalam Colloseum itu.
Setelah beberapa saat asap mulai bertebaran, Nova memanfaatkan kesempatan itu untuk memulihkan keadaan Charlotte dan juga dirinya dengan Recovery agar mereka kelihatan baik-baik saja didepan semua murid.
..._________________________________...
Setelah beberapa saat, semua asap kemudian mulai menghilang, semua orang mulai penasaran dengan hasilnya.
Dan tampaklah dua orang Perempuan tengah berdiri di Arena itu tanpa ada rasa letih sedikitpun.
Tentu saja mereka yang melihat itu sangat terkejut, bahkan ada yang sampai pingsan ditempat duduk karena melihat itu.
"Hasil.... Seri!! Kedua peserta masih berdiri diarena setelah 30 menit bertarung!!" Juri mengumumkan hasilnya dengan akhir seri.
Semua murid yang masih Sadar mulai Bersorak karena pertarungan mereka tadi sangatlah Menakjubkan... belum pernah sekalipun mereka melihat pertarungan sebrutal itu.
...私の作品を読んでくれてありがとう...
..._______________________________________...
...Hallo para pembaca, bagaimana?, bagaimana? Pasti seru rasanya membayangkan pertarungan LayNova dengan Charlotte tadi!!, Semoga Chapter kali ini dapat memuaskan kalian semua....
^^^Terima Kasih^^^
^^^________________^^^
__ADS_1