
Setelah Berjalan Beberapa Menit, Akhirnya Sampai Di Tempat Ayah Ling Xia Berada.
"Ayah, ini Feng Tian Sudah ada Disini" Ucap Ling Xia.
"Ada apa Paman Memanggil ku?" Tanya Feng Tian
"tidak ada, Beberapa Bulan Lagi Akan ada Pertandingan Antara Desa, Kamu Mau ikut untuk Melihat Pertandingan itu?" Balas Ling Zhao dan Bertanya Balik
"Mau Paman, Memangnya Pertandingan apa?" Tanya Lagi Feng Tian
"Pertandingan Untuk Jenius Muda Di Setiap Desa, Disitu Juga Akan dihadiri Oleh Beberapa Akademi Besar." Jawab Ling Zhao
"Ohh Begitu, Baiklah Paman" Balas Feng Tian
Setelah Berbicara Tiba Tiba Datang Seorang Pemuda Yang Memiliki Wajah Yang Lumayan Tampan, Dia adalah Anak Laki Laki Ling Zhao, Ling Kong.
"Ayah, Aku Pulang, Aku dapat Beberapa Buruan Kecil Untuk Dimakan" Ucap Ling Kong dengan Senyuman Yang Menghiasi Bibirnya.
"Baiklah Kong'er, Simpan Saja dulu, Nanti Kakakmu Akan Memasaknya" Balas Ling Zhao
Ling Kong Yang Melihat Feng Tian Kaget, Karena dia Melihat Orang Yang Lebih Tampan darinya.
"Ayah, Siapa dia? dia Sangat Tampan" Tanya Ling Kong
"Ohh dia, Perkenalankan Dia adalah Feng Tian, Dia Tersesat di Hutan ini, dan Mungkin akan Tinggal Sedikit Lama disini." Jawab Ling Zhao
"Dia Tidak Berkultivasi, Hati hati Jangan Berbuat Kasar" Bisik Ling Zhao ke Ling Kong
"Baik Ayah" Balas Ling Kong
Feng Tian Mendengar itu Hanya Bisa Tersenyum.
dan Berkata "Sungguh Orang Yang Baik" Batinnya.
"Hai Adik Feng, Perkenalankan Aku Ling Kong anak dari Ling Zhao" Ucap Ling Kong
"iya, Ayahmu Sudah Memberitahu ku, dan Panggil saja Namaku Tidak Usah Panggil Aku Menggunakan Kata adik " Balas Feng Kai Dengan Nada Biasa
"Baiklah Feng Tian, Aku Masuk Kedalam Dulu, Kalau ada Apa apa, Bisa Panggil aku" Ucap Ling Kong Kemudian Berjalan Masuk Kedalam Rumah.
"Ya" Balas Feng Kai Singkat.
"Nak Feng, Apa Kamu Tidak Bosan Berada didalam Rumah Terus?" Tanya Ling Zhao
"jujur, Paman Feng Aku Bosan Didalam Rumah Terus" Jawab Feng Tian
"Baiklah, Ling'er, Bawa Nak Feng Keliling Desa" Ucap Ling Zhao
"Baik Ayah" Balas Ling Xia
Feng Tian dan Ling Xia Pun Berjalan menjauh Dari Rumah, Mereka Akan Jalan Jalan Untuk Menghilangkan Kebosanan Mereka.
"Feng Tian, Kamu Mau Kemana dulu?" Tanya Ling Xia Sambil Berjalan
"Terserah, Aku Ikuti Kamu" Jawab Feng Tian
"okeii, Bagaimana Kalau Kita Ke Rumah Makan dulu, Aku Laparr" Ajak Ling Xia ke Rumah Makan.
"hmm baik" balas Feng Kai
Di Tengah Perjalanan KenRumah Makan, Mereka Bertemu Beberapa Pria Yang Arogan dan Sombong.
"Hai Cantik, Ayo ikut sama kakak, Dari Pada Kamu pergi Bersama Pria Miskin itu. Kalau kamu ikut Sama Kakak, Kakak Jamin Kamu Bakal Puas, Ahahaha" ucap Orang itu dengan Nada Mesum Dan Tertawa Bersama Rekannya.
"Kurang ajar, Dasar Berandalan Busuk" Ucap Ling Xia dengan Sangat Marah. di Lanjutkan dengan Perkataannya "ini sudah Termasuk Pelecehan, Terima ini-" Gerakan Ling Xia Langsung Berhenti, Dan Terlihat Seorang Pria Yang Sangat Tinggi dan Tampan di Hadapannya.
"Ling Xia, Kamu Tidak Usah Mengotori tanganmu Untuk Menghajar Berandalan Ini, Biar aku saja" Ucap Feng Tian dengan Nada datar.
"b-baiklah" Balas Ling Xia dengan Pipi Yang Memerah
"Kurang ajar, Kalian Semua Hajar dia" Perintah Ketua dari Gerombolan Tersebut.
Beberapa Saat Kemudian...
__ADS_1
Feng Kai Menepuk Nepuk Tangannya Karena Sudah Menghajar Berandalan Tersebut.
"Sudah, Ayo Kita Ketempat Lain, Aku sudah Tidak Punya Selera Makan" Ucap Feng Kai Dan Segera Meninggalkan Tempat itu.
Disisi Lain, Terlihat Beberapa Orang Yang Bertumpuk Saling Menindis Dengan Muka Yang Babak Belur
"Sialan Orang itu, Aku Akan Melaporkan ini Kepada Ketua Organisasi" Ucap salah satu Orang itu
Di Tempat Feng Tian
"Feng.. Feng Tian, Apa Kamu Baik Baik saja?" Tanya Ling Xia
"Apa Matamu Buta? Tidak kah Kamu Melihat ku Baik Baik saja? Mereka Terlalu Lemah Untuk Melukai ku" Jawab Feng Tian dengan Nada sedikit Ngegas
"b-baiklah" Balas Ling Xia Kemudian Menundukkan Wajahnya.
Feng Tian Melihat itu Langsung Merasa Bersalah Dan Langsung Mengatakan "Maaf, Tadi Aku Tidak Sengaja, Bagaimana Kalau Kita Jalan Jalan Seharian? Aku Yang Traktir" Ucap Feng Tian.
Ling Xia Mengangkat Wajahnya dan Berkata "Baiklah, Janji?" Balas Ling Xia dengan Antusias.
"Janji" Ucap Feng Tian dengan Sedikit Senyum di Wajahnya.
"b-baiklah, Ayo" Ucap Ling Xia Sedikit Gugup Melihat Senyuman Yang Sangay Tampan dari Wajah Feng Tian
Mereka Pun Jalan Jalan Seharian Dengan Feng Tian Yang Mentraktir Ling Xia.
Setelah Berjalan jalan Seharian, Akhirnya Mereka Selesai. Ling Xia Sangat Sengat Untuk Hari ini.
Di hati Ling Xia sudah ada Benih Benih Cinta Yang Mulai Tumbuh, itu Dikarenakan Sifat Feng Tian Yang Sudah Seperti Orang Dewasa, Mukanya Yang Tampan dan Alasan Lainnya.
Sedangkan Feng Tian Sendiri, Dia Belum Mencintai Ling Xia, Dikarenakan Dia Takut Hal Yang Sama Terulang Lagi, Seperti Saat Dia Bersama Long Shi dan Dikhianati.
Di Perjalanan Pulang
"Feng Tian, Terima Kasih Untuk Hari ini, Aku sangat Senang" Ucap Ling Xia dengan sangat Senang
"Ya, Sama sama" Balas Feng Tian Dengan Nada Yang Datar.
"Baik, Ayo Segera Pulang, ini Sudah Hampir Tengah Malam" Ucap Ling Xia
Mereka Pun Berjalan Menuju Pulang Ke rumah Ling Xia.
Setelah Sampai di Rumah Ling Xia, Terlihat Seorang Pria Paruh Baya Yang Masih Memiliki Muka Tampan.
"Ayah" Ucap Ling Xia
"Astaga Nak, Kalian Kemana saja? Lama Sekali Pulangnya, Buat Ayah Khawatir Saja" Ucap Ling Zhao
"Hari ini Feng Kai Mentraktir Aku untuk Belanja di Pasar" Balas Ling Xia Dengan Senyuman dan Menatap Feng Tian.
"Jadi Begitu, Baiklah, Ayo Masuk ini sudah Malam" Ajak Ling Zhao Masuk Ke rumahnya.
Jalan Mereka Berhenti Karena Ayah Ling Xia Juga Berhenti di hadapan Mereka.
Ayah Ling Xia Membalikkan Badannya dan Bertanya "Apa Kalian Sudah Makan Malam?" Tanya Ling Zhao
"Belum Ayah" Jawab Ling Xia
Ling Zhao Menatap Feng Tian Menunggu Jawaban nya. Feng Tian Menyadari Maksud Dari Ling Zhao dan Berkata "Kita Belum Makan, Hari ini Kita Cuman Bersenang senang, Walaupun Makan, Makanan Yang Kita Makan Hanyalah Makanan Ringan" Ucap Feng Tian
"Ouh Begitu, Baiklah Masuk Kedalam Rumah, Nanti Aku Akan Masak Untuk kalian" Ucap Ling Zhao.
"Ayah, Biar aku sajaa" Ling Xia Menawarkan Diri untuk Membantu Ayahnya
"Tidak Perlu, Kamu Capek Habis Jalan Seharian, Lebih Baik Kalian Istirahat" Balas Ling Zhao
"umm, Baiklah Ayah" Ucap Ling Xia
Setelah itu Mereka Duduk di Meja Makan Dan Menunggu Masakan Ling Zhao Ayah dari Ling Xia.
**bersambung...
Ranah God
__ADS_1
(Demigod)
Dewa kuning
Dewa putih
Dewa hijau
Dewa emas (Feng Tian)
Dewa ungu
Dewa Hitam
Memiliki 4 Tahap, Yaitu Awal, Menengah, Akhir, Puncak.
(True God)
god warrior (prajurit dewa)
god general (Jendral dewa)
god king (Raja dewa)
Emperor king (Kaisar dewa)
Ancient God (Dewa kuno)
holy god (Dewa Suci)
Ancestor god (Leluhur dewa)
Memiliki 4 Tahap, Yaitu Awal, Menengah, Akhir, Puncak**.
Kalau ada Kesalahan Silakan Di Koreksi, Nanti Author Benerin.
Jika ada Saran, Silakan Komen
__ADS_1
Jangan Lupa Like, Komen, Vote dan Ikuti Terus author. Terima kasih