Ruler system

Ruler system
Keluar dari hutan inti neraka dan Mendapatkan Masalah


__ADS_3

Secara Perlahan Mereka bertiga Melangkahkan Kakinya Keluar dari Hutan inti Neraka. "Guru, Sekarang Kita akan Pergi kemana?" Tanya Xiao Yan


"Entah lah, Mari Kita Menuju ke Penginapan Terlebih dahulu" Kemudian Mereka Bertiga Terbang Menuju Ke sebuah Kekaisaran.


Kekaisaran Absurd


Feng Tian, Xiao Yan dan Xiao An Sekarang Berada di Bintang Capella, Benua utama, Kekaisaran Absurd.


Terlihat Di Sebuah Wilayah Yang Bernama Kekaisaran Absurd. Ada Berbagai Macam Bentuk Bangunan, ada yang Mewah ada Yang Rapuh dan ada yang sudah Bobrok. Sebenarnya Masih Banyak Lagi Tapi Feng Tian Hanya Ingin Menuju ke 1 Kota Dulu.


Kota Anfen


"Guru, Apa Yang Akan Kita Lakukan Disini?" Tanya Xiao Yan sambil Berjalan Diikuti oleh Xiao An.


"Sebenarnya... guru juga Tidak tau, guru hanya Random mau Kesini" Ucap Feng Tian Tak tahu malu sambil Menggaruk Kepalanya yang tidak Gatal dan sedikit ketawa.


Mendengar Ucapan Gurunya, Muka Xiao Yan Langsung Berubah Jadi Kesal.


"Sistem, Berapa Lama Lagi?" Tanya Feng Tian Ke Sistem


[ Tuan Hanya Perlu Teruss, dan Belok Kiri Nanti disitu ada Sebuah Bangunan Besar dan Murid Tuan Yang kedua Berada disana]


Feng Tian Langsung Mempercepat Langkahnya Setelah Mendengar Jawaban Dari Sistem. Xiao Yan dan Xiao An sendiri Merasa aneh dengan Feng Tian Karena Mempercepat Tempo Jalannya.


Tak Lebih dari 5 Menit, Feng Tian Telah Sampai di Sebuah Bangunan yang Cukup Mewah memiliki 2 Lantai Dengan Beberapa Hiasan China Kuno Berwarna merah. Banyak Sekali Laki laki Yang Keluar Masuk dari Bangunan itu.


Serta, Ada Beberapa Wanita didepan Bangunan itu dengan Dandanan yang Sangat Menor dan Seksi.


Salah satu Wanita itu Melihat Feng Tian Dengan Wajah Tampannya dan Langsung Menghampirinya. "Aiyyo, Adik Manis Apa yang sedang Kamu Lakukan disini?" Tanya Wanita itu dengan Suara yang di imut imutin Sembari Meraba raba Tubuh Feng Tian Hampir sampai dengan Bagian sensitif nya.


Feng Tian Dengan Cepat Mendorong Wanita itu Hingga Hampir Terjatuh, "Maaf Nona, Saya disini Hanya Untuk Melihat Lihat"


Merasakan dirinya Didorong Wanita itu Langsung Marah, "Cih! Apa apaan Wajahnya aja Tampan Tapi Miskin dan Bodoh tidak bisa Melihat Kecantikan Seperti saya" ucapnya sambil Mengoceh dan Menjauh dari Feng Tian.

__ADS_1


"Kau Dasar Pelacur" Xiao Yan yang Memiliki Niat untuk Menebas Kepala Wanita Tadi Tapi di Hentikan Oleh Feng Tian.


Wanita itu Mendengar Teriakan Xiao Yan yang Mengatainya Pelacur. Segera dia Membalikkan Badannya dan Ingin Menyerang Xiao Yan.


Tapi sayangnya Dia Hanya Memiliki Ranah Dao, Feng Tian dengan Cepat Mendorong Wanita itu dengan Sedikit Keras hingga Membuatnya Jatuh dan Memuntahkan Sedikit darah.


1 dari 3 Teman wanita itu Langsung Melapor Ke Manager Rumah Bordil Hua dan 2 Teman Lainnya Menghampiri Wanita Tersebut yang sedang Terluka.


"Kau! Kurang Ajar-" Ucap Teman dari wanita itu Terhenti Segera Setelah Feng Tian Mengeluarkan Sedikit Auranya Dan Membuat Mereka bertiga sesak nafas.


"Anak Muda, Bukankah itu Sudah Cukup?!" Suara Seorang Wanita Lain Dengan tegas dan Kasar. Feng Tian Langsung Menoleh Ke arah Wanita itu, Dia Melihat Seorang Wanita Paruh Baya dengan Pakaian yang Cukup Mewah Berwarna Pink Dengan raut Wajah Yang Marah.


"Kenapa Nek?" Balas Feng Tian dengan Sedikit Sindiran di perkataannya.


"K-kau! Kurang Ajar!" Wanita itu Marah Mendengar Feng Tian Mengatainya Nenek nenek, Tak lama dia Langsung Ingin Menyerang Feng Tian dengan Ranah Warrior God. Tapi sayangnya Ranah Feng Tian Lebih Tinggi dari dia. Dengan Sekejap Feng Tian Langsung Menampar Muka wanita tua itu Hingga Terlempar Ke Belakang.


Melihat ada Keributan, Semua Orang disekitar Langsung Berkumpul, Bahkan Orang yang Melihat Dari Jauh Pun Langsung Ke arah Feng Tian untuk Melihat apa Yang sebenarnya terjadi.


Perkataan orang itu Langsung dijawab oleh Orang Yang Berada di Sampingnya, "Ya! apa dia Orang dari Luar Kota?! Apa dia Tidak Tau Kalau Pemilik dari Rumah Bordil Hua adalah-" Ucapan Orang itu Segera Terhenti Karena Semua orang Langsung Berteriak.


Semua Orang Berteriak Karena Kaget Melihat Feng Tian Membunuh Salah satu Wanita Bordil itu.


"Ayo Kabur, Aku tidak mau Berurusan dengan Masalah ini" Mendengar Ucapan Satu Orang, Yang Lain Juga Merasa apa yang dikatakannya Benar. Setelah itu semua orang Langsung Melarikan diri Sampai Tempat itu Tersisa hanya Kelompok Feng Tian dan Rumah Bordil itu.


"Kau! Dasar Kurang ajar, Apa kau Tau Siapa Aku!" Ucap wanita itu sangat Marah Melihat Bawahannya di Bunuh.


"Kau Pikir aku Peduli?" Balas Feng Tian Dengan Perkataan yang Menusuk Hati Wanita itu.


"Sial!! Tunggu saja Kau Nantii" Wanita itu Berniat Meninggalkan Tempat Kejadian Serta Meninggalkan Mayat mayat Bawahannya.


"Kau Pikir Setelah Kejadian ini Kamu Bisa Lolos Hidup hidup?" Ucapnya Kemudian Langsung Menebas Kepala Wanita Tua itu Hingga Terlepas Dari Tubuhnya.


"G-guru, Apa ini Tidak apa apa?"Ucap Xiao Yan Takut Jika Masalahnya Bertambah parah hanya Karena Masalah Sepele.

__ADS_1


"Siapa Yang Berani Sombong didepan ku Dia Akan Mati" Setelah Mengatakan itu Dia Langsung Melangkah Masuk Kedalam Rumah Bordil.


Didalam Rumah Bordil Hampir sama dengan Penginapan, Bedanya Rumah Bordil Khusus Untuk Melakukan Itu sedangkan Penginapan Tidak Khusus.


"Guru, Apa yang akan Kita Lakukan?" Tanya Xiao Yan Penasaran.


"Merekrut Murid" Jawab Feng Tian Dengan Biasa


"a-apa? guru Mau Menambah Murid?" Xiao Yan Kaget karena ia tidak pernah berfikir untuk Mendapatkan Junior


"Ya, Tepat sekali" Balas Feng Tian Kemudian dia Melanjutkan Jalannya Untuk Mencari Murid Perempuannya.


Feng Tian Langsung Naik Ke Lantai 2 Tempat Kamar untuk Melakukan Hal Itu. Dia Kemudian Membuka Pintunya Satu persatu, Tapi Kamar yang dia Buka Kosong Mungkin karena Pemilik kamarnya Melarikan diri melihat Kejadian Sebelumnya.


setelah itu dia Melanjutkan Pencariannya Dengan Cara Membuka Kamar satu Persatu, Di Kamar Lainnya ada Beberapa yang Masih ada Penghuninya, Ada Yang Masih Melakukan Hal itu, ada Juga yang Tidur. Tapi dia Tidak Menemukan Kriteria Yang Sesuai dengan Yang ditunjukkan oleh Sistem.


Dia Akhirnya Sampai di Kamar Terakhir, Kamar Yang Paling Ujung. Kemudian Dia Langsung Mendobrak Pintu itu Hingga Terbuka. Xiao Yan dan Xiao An Kaget dengan apa yang didalamnya.


"Tuan Muda!! Tutup Matamu" Ucap Xiao An dengan Malu, Dia Langsung Menutup Kedua Mata Xiao Yan dengan Kedua Tangannya.


Feng Tian Juga Agak Syok dengan apa Yang dia Lihat, "Apa dia Benar benar yang akan Jadi Muridku?" Ucap Feng Tian dengan Ragu.


[ Ding! Benar Tuan Muda, Dia adalah Orang Kedua Yang Cocok Jadi Murid anda di Seluruh Alam Semesta ini, Selain Mereka Berdua sudah Tidak ada Lagi!] Ucap Feng Gua dengan Tegas di Kalimat Terakhir.


Mendengar Jawaban Dari Sistem, Feng Tian menutup mata dan Menghela Nafas. "Baiklah Jika dia Benar Benar Muridku, Aku Tak Peduli Apa Yang Terjadi Dengannya. Mau dia Ras siluman, Monster, Bahkan Jika dia adalah Dewa Iblis Buruk Rupa, Aku akan Menerimanya Jika itu Saran dari Sistem" Ucap Feng Tian dengan Bersungguh-sungguh.


.........


........


.......


...Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2