
Feng Tian Sangat Kasihan dengan Masih Yang ditemui Oleh Wanita itu(Calon murid). Setelah Melihat Keadaannya, Wanita telah diperk*sa Oleh Seseorang. Dan Seseorang itu Melarikan Meninggalkan wanita itu Dengan Keadaan Tubuh dipenuhi Cairan Putih, dan Bagian sensitif Wanita itu Berdarah Serta Beberapa Lebam Bekas Pukulan dibagian Badannya.
Dia Segera Masuk dan Membersihkan Tubuh Wanita itu Dengan Kekuatan Pembersihnya. "Keadaannya sangat Memprihatikan, Mental dia Sedikit Rusak dan Trauma Akibat kejadian Yang dia Alami" Ucapnya yang dapat didengar oleh Xiao Yan dan Xiao An. Mendengar Perkataan Gurunya, Xiao Yan Sedikit Bersimpati Kepada Wanita itu.
Tak ingin Berlama Lama, Feng Tian Langsung Memakaikan Baju Secara otomatis Ke Calon Muridnya.
......Di Tempat Lain Kekaisaran Absurd......
"Apa! Berani Beraninya Dia Membuat Kekacauan di Rumah Bordil ku dan Membunuh Saudari ku" Ucap Seorang Wanita Tua Memiliki Tubuh Yang sedikit Gendut Memakai Pakaian Berwarna Merah dengan Beberapa Perhiasan Mewah yang Bergantung di Antara Lehernya.
Wanita itu sangat Marah dan Langsung Menampar Bawahannya Yang tidak Bersalah, "M-maaf nyonya, Kami Tidak tau identitas Dari Ketiga Orang itu" ucap Bawahan dari Wanita tua itu dengan Menahan Rasa Takut yang ada di hatinya.
"Dasar Sampah!" Wanita tua itu Langsung Meremukkan Badan Bawahannya Hingga Hancur dengan Salah satu tangannya.
Bawahan Lain langsung Bergidik Merinding Melihat Kejadian itu, "Jelaskan Ciri ciri orang itu" Ucapnya Dengan Sangat Arogan.
"Mereka Bertiga, 2 Wanita dan 1 Pria. Wajah Pria itu Memiliki Wajah yang Cukup Tampan dan Wanita dibelakangnya Memiliki Paras yang Cukup Jelita" ucap Bawahan Menjelaskan Apa yang dia Tau tentang Feng Tian, Xiao Yan, dan Xiao An.
"Dia Mampu Membunuh Saudariku Berarti Ranahnya di atas Warrior God, Pasang Poster tentang dia dan Sebarkan Berita, Siapa yang dapat Membunuhnya dan Membawa Kepalanya Kepadaku, Maka dia akan mendapatkan Hadiah Yang Besar" Jelas Wanita tua itu ingin Membuat Sayembara siapa Yang dapat Membawa Kepala Feng Tian Maka dia akan Mendapatkan Hadiah Besar.
"Baik Nyonya" Bawahan itu Menangkup Kedua Tangannya dan Membukukan Badannya Memberi salam Setelah itu dia Mundur dengan Keadaan Keringat Dingin.
...Di Bagian Lain Bintang Capella...
Kabar Tentang Feng Tian Membunuh Manager dari Rumah Bordil Hua telah Tersebar hingga Negeri Tetangga. Sebenarnya, Kabar yang Membuat Berita ini Menjadi Berita yang Lumayan Besar adalah orang yang berada di Belakang Manager Rumah Bordil Hua.
"Hahaha, Adik Dari Tua Bangka itu dibunuh Oleh Seseorang yang tidak dikenal, Pasti saat ini dia sedang Marah marah Kaya Orang Gila" Seorang Pria dengan wajah yang Terlihat Seperti Umur 52 Tahun, Tapi sebenarnya Memiliki Umur Ribuan Tahun. Pria itu sedang Mengejek Wanita Tua Sebelumnya.
...Kembali Ke Feng Tian...
__ADS_1
Feng Tian Memesan Kamar Dari Penginapan Lain Untuk Beristirahat Sejenak, Walaupun Sebenarnya Dia Tidak Lelah. Dia Jug Sedang Berfikir, Bagaimana Anak ini Bisa Mengalami Hal yang Seperti itu? Siapa Pelakunya? Ada Beberapa Pertanyaan di Benak Feng Tian.
Dia Mengalirkan Energi Spritualnya Ke Ruang Kesadaran Anak itu, Agar Dia Cepat sadar dan Mentalnya Tidak Bertambah Parah.
...Beberapa Jam Kemudian...
Setelah Beberapa Jam Pingsan, Akhirnya Ia Sadar. ia Melihat Sekelilingnya, Dia Menyadari Bahwa dia Telah Berada di Tempat Yang Berbeda. "Hentikan! Tolong Hentikan dasar Pria Brengsek!" Teriak Wanita itu dengan Nada Bergetar Seperti sedang Ketakutan.
Setelah itu dia Langsung Mundur hingga Menabrak Tembok dan Menaikkan Kedua Tangannya Menutupi Telinga dan Membuat Tubuhnya Seolah Olah Menutupi Sesuatu. Ditambah Suara Tangisan Keputusasaan yang sangat Menusuk.
Feng Tian Melirik Xiao An. Xiao An Paham dengan Maksud Feng Tian, Hanya Xiao An Perempuan disini Selain dia. Jadi Feng Tian ingin Xiao An Memeluk Wanita itu dan Menenangkannya.
"Hei, Tenang, Tenanglah Kamu sekarang baik baik saja, Tenanglah" Ucap Xiao An dengan Nada dan suara yang lembut untuk Menenangkan Wanita itu.
Tapi wanita itu tetap menangis dengan Gelisah, Dia sambil Memegang Kepalanya dan Mengacak ngacak Rambutnya yang Menandakan dia sangat takut dan Trauma.
[ Ding! Tuan dapat Membeli Pil penenang, Setelah dia Meminumnya dalam waktu 1 hari dia dapat Menjadi Tenang tapi Kerusakan Mentalnya Tergantung bagaimana dia menghadapi Kenyataannya]
"Apa yang Membuat Guru ingin Mengangkat Wanita ini Menjadi Muridnya" Batin Xiao Yan heran dengan Gurunya.
Keesokan harinya
Satu hari Telah Berlalu, Feng Tian dan Xiao Yan meninggalkan Kamar menyisakan Xiao An dan Wanita itu Berdua. Karena satu hari telah Berlalu, Dia Kemudian kembali Memasuki Kamar dan Memastikan Keadaan Calon Muridnya.
Xiao An Menyadari Tuan Mudanya dan Guru Tuannya Telah masuk dan Menoleh Ke Arah Mereka Berdua, "Bagaimana Keadaannya?" Tanya Feng Tian.
"Dia sudah Mulai Membaik" Jawab Xiao An
Kemudian Wanita itu Mengangkat Kepalanya dan Melihat Ke arah Feng Tian dan Xiao Yan, "Siapa Kalian? apa yang kalian mau dariku? aku tidak Memiliki harta apapun?" Ujar Wanita itu dengan nada Bergetar.
__ADS_1
"Kami Tidak Memiliki Niat Apapun, Bagaimana Keadaan mu? apa yang sebenarnya terjadi?" Feng Tian Menjawab Kemudian Memberikan Pertanyaan.
Tanpa Ragu Wanita itu Menjawab dan Menjelaskan apa yang Terjadi dengan dia, "Keluarga saya dibantai oleh Rentenir karena tidak dapat Membayar Hutangnya. Sebelum Membantai Keluarga saya, Rentenir itu Mau Membawa saya sebagai Barang untuk Melunasi Hutang, Tapi Keluarga saya Tidak mau dan Memohon untuk Diberikan Waktu agar bisa Membayar. Tapi orang itu Marah dan Segera Menyuruh Bawahannya untuk Membantai Keluarga saya. Keluarga saya hanya Memiliki Beberapa anggota dan Miskin. Setelah Menyuruh Bawahannya untuk Membunuh semua Anggota Keluarga ku, dia Langsung Membawa paksa dan Memperkosa saya" Jelas Wanita menjelaskan apa yang terjadi dengan dia dan Keluarganya. Dia Mengeluarkan air matanya sambil Menceritakan kejadian itu, dengan Nada yang Menusuk menandakan Betapa Hancurnya dia saat ini.
Mereka Bertiga Mendengar Cerita dari Luo Thena, nama dari Perempuan itu. Mereka Juga Merasakan Sakit yang dalam dari Cerita yang diceritakan oleh Luo Thena.
Tak mau Berbasa basi, Feng Tian Langsung Menawarkan Luo Thena Menjadi Muridnya, "Apakah kamu Mau Menjadi Muridku?"
mendengar itu Luo Thena Terkejut, Siapa Orang ini? Mengapa ingin Menjadikan ku Murid? apa yang ia inginkan dariku? aku tidak memiliki apapun? Banyak Sekali Pertanyaan di Benak Dia Tapi Langsung ditepis oleh Feng Tian.
"Aku Merasakan kalau kamu Memiliki Bakat dan aku ingin kamu Menjadi Muridku, Soal Sumber daya? kamu tidak Perlu Khawatir soal itu" Feng Tian Berkata untuk Meyakinkan Luo Thena
"Baiklah, Aku akan Menjadi Muridmu, Tapi kamu Harus Berjanji untuk Membalaskan Dendam keluarga ku" Luo Thena Langsung menyetujuinya, Dia Berpikir sudah tidak ada Lagi Tempat untuknya, dan ada Seseorang ingin Menawarkannya sesuatu yang bagus. dia tidak ingin Menolak.
[ Ding! Tuan Berhasil Menerima Murid 2/2 ]
[ Luo Thena : Seorang Reinkarnasi dari Dewi Perang di Atas Alam Dewa. Tetapi dia Tidak Memiliki Ingatan itu, Dia Hanya Mewarisi Bakatnya dan akan Muncul pada Umur 17 Tahun ]
[ Ding Selamat, Tuan Telah Menyelesaikan Misi dan Mendapatkan Hadiah Hadiah Tersembunyi Tingkat Epic ]
[ Apakah Tuan ingin Membukanya? Ya/Tidak ]
Feng Tian Kaget dengan Asal usul dari Luo Thena, Reinkarnasi Dewi Perang? Jika dia Seorang Dewi Perang Bukankah Kekuatannya sangat hebat? Apa yang bisa Membunuhnya? Dia Mencoba Tenang dan Menghela Nafas.
"Simpan dulu, Nanti akan ku Buka" Balas Feng Tian.
.........
........
__ADS_1
.......
...Bersambung......