
Mereka Masuk Kedalam Dunia Monster/Bintang Monster. Terlihat Sebuah Tanah Tandus Yang Hanya ada Bebatuan Tanpa Tanaman. Ada Juga Ratusan Monster Yang Berada di Ranah Dewa Hitam Sedang Berdiri disitu.
Dari Langit, Muncul Sebuah Kapal Besar Yang diperkirakan Bisa Menampung 1000 Orang Lebih. Dari Kapal Itu Keluar Sekelompok Orang Yang Memiliki Ranah Paling Rendah Dewa Hitam, Paling Tinggi Holy God.
Dan ada 2 Orang Paling didepan Di antara Sekelompok orang tersebut. Salah satunya Pria Paruh Baya Yang Memakai Baju Kuno Berwarna Coklat Tua Yang Membuat Orang Memiliki Kesan Yang Baik Pada Pemakai nya.
Satunya Lagi seorang Pemuda dengan Rambut Panjang Berwarna Hitam Kecoklatan, Kulit Mulus Semulus Giok, Hidung Mancung, Mata yang Bagus, Tinggi nya Sekitar 185 Cm, Memakai Baju Kuno China Yang Atasan nya Berwarna Putih dan Pakaian Bawahnya Berwarna Biru.
Foto di atas Adalah Ilustrasi nya, Dan orang itu Tak Lain adalah Feng Tian.
.
"Tuan Ji, Apa anda Tau Dimana Raja Ular Berada?" Tanya Feng Tian Ke Penatua Keluarga Ji
"Saya sudah Menemukan Habitatnya, Berada di Arah Barat Di dalam Sebuah Pegunungan" Jawab Penatua ji Yang Bernama Ji Tao
Feng Tian Hanya Mengangguk Kan Kepalanya Dan Mereka Segera Pergi Ke arah Barat dimana Tempat Tersebut adalah Habitat Raja Ular Berada.
Di Perjalanan, Mereka Di Hambat Oleh Beberapa Monster Tingkat Dewa Hitam Ke atas, dan itu diurus Oleh Prajurit Yang dibawah Oleh Ji Tao Penatua Kedua Dari Keluarga Ji Di Bintang Capella.
Setelah Terbang Selama 1 Jam Ke arah Barat, Sekarang Mereka di Hadapkan Oleh Gunung Yang Menjulang Tinggi Ke atas, Sampai Sampai Awan Menutupi Ujung dari Gunung itu.
"Apa ini Tempat nya?" Tanya Feng Tian.
"Ya, Mari Kita Masuk" Mereka Semua Masuk Kedalam Bawah Gunung Yang Terlihat Seperti Goa.
Didalam Goa itu mereka Diperlihatkan Beberapa Lumut, Bebatuan-bebatuan Tajam Yang Tertempel di Langit Langit Goa.
Setelah Masuk Ke Bagian Paling Dalam Gunung itu, Terlihat Sebuah Ular Yang Mirip dengan Nada, Memiliki Ukuran 100 Meter Ketinggian dan Lebar.
Ular itu dikelilingi Oleh Lautan lava Yang Besar, Cukup Untuk Memenuhi 19.000 Orang. Ular itu Terlihat Sedang Tidur, Memiliki Warna Merah Kehitaman Dengan 3 Tanduk Yang Memiliki panjang 30 Meter. 1 Di depan dan 2 Di belakang.
"g-guru, Ular itu sangat Besar" Xiao Yan Sangat Takut Melihat Ular Yang Berada di Depan Mereka.
"Ternyata Hubungan Guru dan Murid" Batin Ji Tao Sebelumnya tidak tau Hubungan Mereka.
"tidak Usah Takut, Guru disini" Balas Feng Tian Mencoba Membuat Xiao Yan Tenang.
Xiao Yan Mengangguk Mendengar Perkataan Feng Tian, Kemudian dia Sembunyi Di Belakang Feng Tian. Feng Tian Yang Melihat Tingkah Xiao Yan Menggeleng kan Kepalanya.
"Bagaimana Cara Kita Membunuh nya?" Tanya Feng Tian.
"Tunggulah Sebentar Lagi" Jawab Ji Tao. Kemudian Dia Menatap Bawahan nya.
Bawahannya Yang Paham Maksud Tuannya Langsung Bergerak. Ada Sekitar 40 Orang Yang Maju Ke arah Ular itu.
"Segel : Penguncian Surga" Mereka Semua Serentak Mengucapkan Jurus itu. Ular Yang Merasakan Bahaya Langsung Terbangun dari Tidurnya.
~Shhhs~
~Shhhs~
~Shhhs~
Ular itu Mendesis, Segera dia Menyerang 40 Orang itu dengan Ekornya, Akan Tetapi Pas Ekornya Hendak Mengenai Mereka, Serangan nya Terhalang Oleh Sebuah Hal Yang Transparan.
Ular itu Tidak Menyerah, Dia Segera Mengumpulkan Gumpalan Kekuatan Dari Mulut nya Dan Menyerang Ke Penghalang itu. Alhasil Terlihat Sebuah Retakan Dari Penghalang Tersebut.
"Cepat Pakai Artefak nya" Teriak Ji Tao
Masing Masing Pemimpin Dari orang itu Langsung Mengeluarkan Sebuah Artefak Yang Terlihat Seperti Cermin.
" Artefak Pembalik Serangan, Gabungkan" Secara Langsung Ke Empat Artefak Itu Bergabung Dan Menjadi Satu, Setelah itu Ke 40 Orang itu Mengalirkan Kekuatan Mereka Ke artefak itu. Dan Artefak itu Secara Langsung Bergabung Dengan Penghalang Yang dibuat Sebelumnya.
Sekarang, Jika Ular Itu Menyerang Ke segala Arah, Serangan nya akan Kembali Kepadanya, Sekuat Apapun Serangannya, Kecuali Kekuatan Ular itu Berada di Atas Ranah Dewa.
__ADS_1
"Trik Kecil Seperti ini Berharap untuk Membunuh Raja ini? Jangan Bermimpi Manusia Rendahan" Ular itu Berkata Dengan Suara Yang Menggema.
"guru, Ularnya Berbicara!" Ucap Xiao Yan. Karena Dia Sebelumnya Tidak Pernah Mendengar Monster atau Binatang Buas Berbicara.
"Tidak Heran, Jika Binatang Buas/Monster Sudah Berada di Tingkat Raja Maka Dia sudah Bisa Berbicara, Nanti Guru akan Memberi Mu Beberapa Pengetahuan Dasar" Balas Feng Tian.
***
Karena Serangan Apapun Yang Dikeluarkan Oleh Ular itu Tidak Mempan, Dia Langsung Memperbesar Tubuhnya.
200 Meter...
300 Meter...
400 Meter...
500 Meter...
600 Meter...
Duarr!!
Karena tidak Sanggup Menahan Ukuran Dari Ular itu, Penghalang Yang sudah di Berikan Artefak Langsung Meledak Membuat Ke 40 Orang itu Mati dengan Tubuh Yang Hancur.
"Manusia Rendahan Terima Lah Serangan Dari Raja ini" Raja Ular itu Langsung Menyerang Dengan Brutal Ke arah Ji Tao dan Kelompok Nya (Termasuk Feng Tian)
"Sial! Kalian Semua, Jika Kalian Tiba Tiba Masuk Ke dalam Dunia Yang Berbeda, Sebut saja Namaku dan Beri tahu Bahwa aku adalah Guru kalian" Feng Tian Langsung Memasukkan Xiao Yan dan Xiao An Ke dalam Dunia Buatannya.
"Semuanya!" Ucap Ji Tao Ke Seluruh Kelompok Nya(Kecuali Feng Tian)
Mereka Yang Paham Maksud Dari Tuannya Langsung Mengangguk Kan Kepalanya, Sekitar 100 Orang Yang Memiliki Ranah Dewa Hitam Hingga Warrior God Menyerang Feng Tian dengan 1 Serangan.
"Sial! Sudah Kuduga dia Tidak baik" Umpat Feng Tian, Dia Langsung Menghindari Semua Serangan Itu, dan Beberapa Mengenai nya Tapi tidak sampai Membuat Nya Terluka.
Mereka Langsung Keluar Dari Tempat Itu.
Mereka Semua Langsung Memasang Penghalang Yang 2 Kali Lebih Kuat dari Sebelumnya.
Didalam Gunung
"Sungguh Menyedihkan! Dikhianati Oleh Rekannya Sendiri" Ucap Raja Ular Itu Yang Melihat Bahwa Feng Tian di Serang dan Ditinggalkan Oleh Kelompok Ji Tao.
"Diam!" Feng Tian Langsung Memakai Semua Tubuhnya.
Tubuh Dewa Naga
Tubuh Element
Tubuh Abadi
Tubuh Dewa Phoenix (Api dan Es)
Ranah nya Yang Dari Tadi Berada di Tingkat Emperor God Tahap Akhir Langsung Menembus Ancient God Tahap Puncak. Kekuatan nya Kini Mampu Membuat Nya Bertarung dengan Orang Yang Berada di Ranah Holy God. Tapi sayangnya, Kekuatan Ular itu Berada di Ranah Ancestor God.
Feng Tian Segera Mengeluarkan Pedang Kematian dari Penyimpanan Sistemnya.
"Langkah Petir" Dengan Cepat Feng Tian Berada di Atas Ular itu Tanpa Berlama lama, Dia Langsung Mengeluarkan Teknik nya "Tebasan Pembelah Bulan" Seketika Muncul Siluet Yang Mirip dengan Bulan Menyerang Ular itu dari Atas.
"Serangan Sampah!" Setelah Mengenal Tubuh Ular itu, Sang Raja Ular Tidak Terlihat Terluka. Serangan itu Hanya Memberikan Goresan Yang Sedikit Besar Ke Raja ular.
Raja Ular Langsung Menyerang Feng Tian dengan Ekornya, Feng Tian Yang Melihat itu tidak Sempat Menghindar dan Menabrak Penghalang itu dan Mengeluarkan Seteguk darah segar dari Mulut nya.
~dugkk~
"Sial! Bagaimana Pun Tidak Mungkin Melawan Ular Yang Berada di Ranah Ancestor God Dengan Kekuatan ku Sekarang!" umpat Feng Tian sangat Kesal.
Dia Langsung Bangun Kembali dan Menggunakan Langkah Petir. Kali ini dia Benar-benar Kesusahan untuk Melawan Lawannya. Bagaimana pun Kekuatan Ular itu Berada di Ranah Ancestor God dan dia Hanya Berada di Ranah Ancient God Dengan Kekuatan Yang Mampu Membunuh Ranah Holy God.
__ADS_1
"Tapak Buddha"
"Jari Buddha"
"Tendangan Dewa"
"Jari Darah"
...
...
Dia Mengeluarkan Banyak Sekali Jurusnya, Dan Tidak Membuat Luka parah Ke Raja Ular. Sebaliknya, Raja Ular Hanya Memiliki Luka Yang Sedikit Besar Tapi Tidak Sampai Membuat Nya Sekarat. Sedangkan Feng Tian Sendiri, dia Memiliki Kondisi Yang Baik. Sekarang Sudah Puncaknya Dia Hanya Bisa Bertanya Kepada Feng Yue. Sebelum nya Dia Tidak Mau Bertanya Karena dia ingin Menggunakan Usaha nya Sendiri Tanpa Bantuan apapun.
"Feng Yue, Apa aku Akan Mati? Apa Tidak ada Jalan Keluar?" Tanya Feng Tian dengan Kesakitan.
[ Ding! Dengan Level Sistem Sekarang, Sistem Bisa Meneleportasikan Tuan Ke Luar dari sini ]
Feng Tian Kaget Dengan Perkataan Feng Yue Atau Sistem, "Kenapa Kau Tidak Bilang!!"
[ Tuan Sebelumnya Tidak Bertanya ]
"k-kau?!" Feng Tian Menghela Nafassnya Dia mau Marah Tapi Yang sistem Katakan Benar.
"Teleportasi kan aku Ke Jarak 3 Mil dari sini" Perintah Feng Tian
[ Ding! Sistem akan Meneleportasikan Tuan Ke Jarak 3 Kilometer ]
Feng Tian Langsung Menghilang Dari Tempat itu Dan Membuat Raja Ular Menjadi Bingung "Hooh? Dia Menghilang? Hahaha!"
Raja Ular Langsung Menyerang Penghalang Yang diberikan.
***
Di Luar Gunung
"Apa Bocah Yang Bermarga Feng itu Sudah Mati?" Tanya Ji Tao
"Apa apaan Tua Bangka ini, Dia sudah Tau Kita sama sama diluar Malah Bertanya" Batin Semua orang.
"Penatua, Bocah itu Sudah Pasti Mati. dan Tak Lama Lagi Raja Ular Akan Menghancurkan Penghalang Yang kita buat" Ucap salah satu Bawahan nya dengan Posisi Berlutut.
"Baiklah, Kalian Semua Buatlah Formasinya" Perintah Ji Tao.
80 Puluh Orang Langsung Melesat Ke 4 arah Gunung dan Mengelilingi nya, Masing Masing Memiliki Jumlah 20 Orang.
***
Di Tempat Feng Tian
Di Tempat yang Tandus, Muncul Seorang Pria Muda Yang Sedang Terluka Parah.
"Argh, Hampir Saja aku Mati" Orang itu Tak Lain adalah Feng Tian.
Feng Tian Yang Merasakan Hawa Membunuh Langsung Melihat Sekelilingnya.
"Sial! Apa aku Memang Di Takdirkan Untuk Mati!!"
.
Bersambung...
**Author Mau Minta Maaf Kalau Update nya Kelamaan, Soalnya Dalam 2 Hari ini Ada Projects Dari Sekolah.
Minggu depan Juga akan ada Projects Selama 3 Hari, Yaitu Senin, Selasa, Rabu.
Jangan Lupa Like, Komen, dan Vote ya Untuk Menyemangati Author, Terima Kasih. ⊂(◉‿◉)つ**
__ADS_1