
...Klan Xiao...
"Kurang ajar! Siapa Yang Berani Membuat Anakku Seperti ini?!" Tanya Tetua Agung dengan Sangat Maraj Setelah Mengetahui Anaknya Xiao Mo di Pukul Oleh Orang Yang tak dikenal
"M-maaf Tetua agung, Setelah Orang itu Memukul Tuan Muda Xiao, dia Langsung Pergi Bersama Sampah Xiao Yan" Balas Prajurit klan Xiao dengan Rasa takut yang mendalam.
"Sampah!" Mendengar itu Penatua Agung Langsung Membunuh nya "Buang Mayat Prajurit tidak Berguna itu ke dan Beri ke Binatang Buas untuk dijadikan Makanan " lanjut Penatua agung
Feng Kai dan Xiao Yan Kembali Ke Klan Xiao Untuk Mengambil Mayat ayah Xiao Yan, Penjaga Yang Melihat itu Segera Memberitahukan Penatua Agung
"Lapor, Orang Yang sudah Menghajar Tuan Muda Xiao Mo Kembali Datang Bersama Xiao Yan. Sepertinya Mereka ingin Mengambil Mayat ayah Xiao Yan" Lapor Penjaga Tersebut.
"hmph! Kalian Semua Ikuti Aku ke Tempat Sampah Xiao Yan itu!" Penatua Agung atau Xiao Tang Segera Pergi Ke Tempat Feng Tian.
Xiao Yan Yang Melihat Mayat ayahnya Sangat Sedih. "Kematian Ayahku Pasti tidak sesederhana ini. Tenanglah Ayah, Anak mu akan Membalas Semua Perlakuan Buruk Yang diberikan Kepada Kita".
"Tuan Muda, Tuan Besar Pasti Mengharapkan Tuan Muda Untuk Menjadi Kuat dan Membuktikan Kepada Klan Xiao Bahwa anda, Tuan Muda Xiao Yan tidak Semudah itu ditindas" Ucap Xiao An Menyemangati Xiao Yan
"Terima kasih A'an" Balas Xiao Yan Dengan Senyum Kecil di Sudut sudut Bibirnya. Xiao An Yang Melihat Itu Memalingkan Wajahnya Yang Berubah Menjadi Merah Semerah Tomat.
"He'em, Sudahlah Ayo Kita Segera Pergi. Akan ada Sampah Yang akan datang Kesini" Ucap Feng Tian Menyadarkan Mereka Berdua Karena saat ini Bukan Waktu Yang Pas untuk Bermesraan.
"Baiklah Guru" Mereka Ber 3 dan Mayat Ayah Xiao Yan Langsung Menghilang.
Tak Berselang Lama Setelah Mereka pergi, Penatua Agung Beserta Prajuritnya Datang.
"Sampah! Mereka Semua sudah Pergi!!" Penatua Agung Sangat Marah Karena Tidak Dapat Menghajar Feng Tian.
"Yang sudah Melihat Mukanya Gambar, Setelah itu Sebar di Seluruh Kota, Siapa yang Dapat Menemukannya Akan dapat 100.000 Emas.
Siapa Yang Bisa Memberikan Kepalanya Tanpa Tubuh akan mendapatkan 1.000.000 Emas" Perintah Penatua Agung
Fyi : Penatua Agung Berada Di Ranah Holy God, 2 Ranah Lebih Tinggi dari Feng Tian (Emperor God). Tapi Feng Tian Masih Bisa Mengalahkan nya jika Menggunakan Kartu AS nya.
***
Mereka Pergi Mengarah ke arah Gunung, Tempat yang Bagus Untuk Mengubur Mayat. Mereka Juga Sudah Mengubur Mayat dari Ayah Xiao Yan
"Ayah, Ayah Tenang seja Aku akan Membalas kan dendam mu" Xiao Yan Dengan Tekad Yang Besar Untuk Membalaskan Dendam.
"Ayahmu Pasti Tenang Jika Kamu Sudah Aman saat ini" Ucap Feng Tian Menenangkan Xiao Yan.
"Benar Tuan, Jadi jangan Bersedih Lagi" Lanjut Xiao An
"Baik Guru, An'er" Balas Xiao Yan.
"Oh ya, Apa Kamu Tau dimana Tempat Yang Banyak Terdapat Monster Tingkat Tinggi Berada?" Tanya Feng Tian. Dia Berniat untuk Melatih Xiao Yan, Tentunya Untuk Memanen PS untuk Membayar Kan Hutangnya.
"Ada Guru, Namanya Dunia Monster, Terdapat Ratusan Milyar Monster Tingkat rendah dan Tinggi Di sana" Jawab Xiao Yan.
"Ada dimana Itu?" Lanjut Tanya Feng Tian.
"Letaknya Berada di Luar Bintang Achernar, Makanya Disebut Dunia Monster Karena Disitu Hanya Terdapat Monster, Tidak ada Makhluk Hidup Lain, Katanya Ketua dari Monster Itu Berada di Ranah Yang Diluar Dunia dewa" Jawab Xiao Yan Sambil Menjelaskan Sedikit Tentang Dunia Monster.
"Baguss, Ayo Kita Kesana" Balas Feng Tian.
Mereka bertiga Akhirnya Pergi Keluar Dari Bintang Achernar, Dengan Feng Tian Yang Mengalirkan Energi Qi nya Ke Xiao Yan dan Xiao An Untuk Melindungi Mereka. Mereka Tidak akan Tahan Dari Tekanan Gravitasi Yang sangat Tinggi di Luar Angkasa. Kecuali Mereka Sudah Menembus Ranah Demigod (Dewa Kuning), Atau Memakai Prafound Ark Yang Khusus Dipakai Untuk Keluar Angkasa.
Prafound Ark Adalah Pesawat Terbang Yang Digunakan Untuk Keluar Angkasa, Terbuat Dari Bahan Bahan Yang sangat Kuat, Contohnya Baja Meteorit Dewa, Butuh Penempa Tingkat Guru Besar Untuk Membuat Nya.
Tekanan Dari Setiap Alam Berbeda. Contohnya, Jika Berada di Alam Fana Untuk Keluar Angkasa Minimal Berada di Ranah Half-Saint, Jika Berada di Alam Immortal Minimal Berada di Ranah Dao Emperor. Jadi Untuk di Alam Dewa, Minimal Berada di Ranah Demigod Untuk Menahan Tekanan Yang Kuat dari Ruang Angkasa.
***
__ADS_1
"Xiao Yan, Tunjukkan Arahnya"
"..."
"Kenapa, Ada apa?" Tanya Feng Tian Heran Karena Xiao Yan Tidak Menjawabnya.
"Begini Guru, Aku tidak Pernah Ke sana jadi aku Tidak tau Dimana Letaknya, Mwehehe" Jawab Xiao Yan Sambil Menggaruk Kepalanya Yang Tidak Gatal
"..." Feng Tian Meletakkan Tangannya Di Dahinya Sambil Menggelengkan Kepalanya.
"Baiklah"
"Sistem, Tunjukkan Lokasi Dunia Monster" Tanya Feng Tian Melalui Jiwanya Yang Hanya Bisa di dengar Oleh Sistem.
Setelah Mendapat kan Lokasi nya, Mereka Akhirnya Pergi Ke Tempat Dunia Monster Berada.
"Guru, Apa itu Dunia Monster nya?" tanya Xiao Yan. Dihadapan Mereka Terdapat Sebuah Bintang Yang Ukurannya Ratusan Kali Lebih Kecil di Bandingkan Bintang Achernar. Jika di Bandingkan, Besar nya Mungkin 2 Kali Lebih Besar dengan Matahari Yang ada di Alam Fana.
"Tuan Feng, Ada Kapal Ruang Angkasa" Ucap Xiao An Memberi tahu Feng Tian.
"Aku Tau, Sepertinya Salah satu Dari Mereka Menghampiri Kita" Balas Feng Tian.
Keluar Dari Kapal Ruang Angkasa, Ada 3 Orang Yang Menghampiri Mereka Dengan Ranah Terendah Dewa Hitam dan Tertinggi General God Yang Terbang di Tengah.
"Permisi Tuan, Penatua Dari Keluarga Ji Memanggil Anda" Ucap Pemimpin dari Ketiga Orang Tersebut.
"Untuk apa Dia Memanggil ku?" Tanya Feng Tian.
"Tidak tau, Lebih Baik anda Ikuti saja Kami" Balas Orang Yang Berada di Samping Kiri dari Pemimpin Ketiga Orang Itu.
Feng Tian Melihat Xiao Yan dan Xiao An Dan Menjawab, "Baiklah".
Mereka Pun Pergi Ke Kapal Ruang Angkasa Milik Keluarga Ji.
"Pergilah" Balas Penatua itu.
"Ada apa Anda Memanggil saya?* Tanya Feng Tian
"Anak Muda, Kau Mau Ke dunia Monster kan? Aku Lihat Kultivasi mu Tidak Rendah Karena Kau Dapat Terbang Bebas di Luar Angkasa, Lebih baik kau ikut Kami Biar Kami Dapat Melindungi mu" Ajak Penatua itu dengan Senyum Yang Sulit di Artikan.
"Dasar Tua Bangka, Niatnya Sangat Kelihatan. Tapi Biarlah" Batin Feng Tian.
"Baiklah Tuan, Ohya Apa Tujuan Anda ke Dunia Monster?" Tanya Feng Tian.
"Saya Kesini Untuk Mendapatkan Empedu Raja Ular" Jawab Penatua itu.
Feng Tian Kaget, Karena Empedu Raja Ular Adalah Hal Yang Berharga Karena itu dapat Menetralkan Seluruh Racun Yang ada di Tingkat Atas. Raja Ular Sendiri Berada di Ranah Ancestor God, Puncak Kekuatan Alam Dewa.
Serta, Empedu Raja Ular Hanya Bisa di Olah Oleh Alkemis Yang Berada di Tingkat Kaisar Ke atas.
"Pasti Dia sudah Memiliki Persiapan Untuk Mendapatkan Empedu itu. Kekuatannya Sendiri Hanya Berada di Holy God, Tidak Mungkin dia Bertarung Menggunakan Kekuatan Murni." Batin Feng Tian.
Kapal Ruang Angkasa Mereka Sudah Mulai Memasuki Bintang Monster itu dengan Sangat Cepat.
.
.
***Bersambung....
God realm
(Demigod)
__ADS_1
Dewa kuning
Dewa putih
Dewa hijau
Dewa emas
Dewa ungu
Dewa Hitam
Memiliki 4 Tahap, Yaitu Awal, Menengah, Akhir, Puncak.
(True God)
god warrior (prajurit dewa)
god general (Jendral dewa)
god king (Raja dewa)
Emperor God (Kaisar dewa)
Ancient God (Dewa kuno)
holy god (Dewa Suci)
Ancestor god (Leluhur dewa***)
__ADS_1