
...Keesokan Harinya...
"Bangunan" Teriak Feng Tian Membangunkan Xiao Yan dan Xiao An Dari Tidurnya.
tak Lama Setelah itu, Mereka Berdua Langsung datang dengan Keadaan yang sudah sangat Siap.
"Sudah guru" Ucap Xiao Yan diikuti oleh Xiao An di Belakangnya.
Feng Tian Mengerutkan keningnya, "Ternyata Mereka Sudah Bangun dan Bersiap siap" Batin Feng Tian. Saat itu Feng Tian Menurunkan Kewaspadaannya Karena dia Lagi ingin Santai santainya Jadi dia Tidak Menyadari kalau Xiao Yan dan Xiao An Bangun Lebih Awal.
"Bagus!! Sekarang Kalian Berdua Ikuti aku" Mereka Berdua Mengikuti Feng Tian dari Belakang tanpa Mengetahui Tujuannya Apa.
...----...
Setelah Berjalan Sekitar 3 Menit Akhirnya Feng Tian Berhenti Berjalan, Xiao Yan dan Xiao An Heran Karena Feng Tian Tiba Tiba Berhenti berjalan. Mereka Berdua Langsung Sedikit Maju dan Melihat apa yang Terjadi.
Mereka Berdua Melihat Kalau Xiao Yan Sedang Saling Tatap Menatap dengan Sebuah Binatang Buas, "Bukankah itu Binatang Buas Kemarin? Apa dia lagi yang akan Jadi Lawan Kita?" Tanya Xiao Yan.
"Ya Tuan Muda, Sepertinya dia yang akan Menjadi Lawan Kita. Tapi apa Yang dilakukan Guru Tuan kepada Binatang Buas itu?" Jawab Xiao An dan Memberikan Pertanyaan Balik ke Xiao Yan.
"Entahlah" Jawab Xiao Yan Singkat
tak lama Setelah Feng Tian dan Binatang Buas itu Mengobrol, Akhirnya Feng Tian Menoleh ke Mereka Berdua, "Kalian Berdua, Lawan lah dia gunakan Seluruh Kekuatan Kalian" Ucapnya Kemudian Menghilang dan Muncul di Jarak 100 Meter dari Tempat itu.
"T-tapi gu-" Ucapan Xiao Yan Terhentikan karena Feng Tian Tiba Tiba Menghilang.
"Sudahlah Tuan Muda, ini adalah Ujian Terakhir Kita!" Xiao An yang Melihat Tuan Mudanya agak Gugup langsung Menyemangatinya.
Mendengar itu, Tekad dan Semangat Xiao Yan Muncul Kembali, Walau Masih Ragu Untuk Mengalahkan Binatang Buas yang Berada di ranah King Dao Sedangkan dia Sendiri Hanyalah di Ranah Saint.
Mereka Berdua Langsung Mundur beberapa meter untuk Mensejajarkan posisi Mereka. Saat ini Binatang Buas, Xiao Yan dan Xiao An Saling Berhadapan.
Dengan Hembusan Angin dan Beberapa Daun Jatuh Dari Pohonnya serta Keheningan yang Membuat Suasana Menjadi Canggung.
FYI : Binatang Buas itu diberi Nama Feng Bu oleh Feng Tian
Feng Bu Langsung Menghilang dari Tempatnya Dan Muncur di Depan Xiao Yan dan Xiao An dengan Posisi Mengeluarkan Cakarannya dan Berniat untuk Mencakar Xiao Yan.
__ADS_1
melihat itu, Xiao An Tak diam saja, dia Langsung Maju dan Memberikan Pukulan dengan Tinjunya di bagian Perut Feng Bu Sehingga Membuat Feng Bu Terlempar Beberapa Meter.
Merasa ada Kesempatan, Xiao Yan Langsung Maju dengan Cepat ke Hadapan Feng Bu dan Berniat untuk Membantingnya, Tapi sayang Berat badan Feng Bu Tidak Seringan itu. Feng Bu Melihat Xiao Yan dengan Tatapan Meremehkan dengan Sedikit Senyuman.
Merasa diremehkan, Xiao Yan Langsung Mundur dan Menghilang Dari Hadapan Feng Bu, Membuatnya Kebingungan.
Xiao An yang Tau apa Yang dilakukan Xiao Yan Sedikit Tersenyum, Dia juga Tak akan Membiarkan Xiao Yan Bertarung Sendirian. Tak Hanya Diam saja, Dia juga Langsung Gerak Cepat Ke Arah Feng Bu dan Berniat untuk Memberikan Xiao Yan Kesempatan.
Pukulan Demi Pukulan, Serangan demi Serangan. Xiao An sudah Bertarung Sendiri selama 10 Menit. Binatang Buas itu Sedikit Bingung Tentang Keberadaan Xiao Yan Yang Hilang Entah Kemana.
Dan Tiba tiba Muncul Ratusan Pedang Di langit langit, Pedang itu Sedikit Memiliki aura Membunuh dan Berwarna Biru dengan Ukuran 1 Cm.
Melihat itu, Feng Bu ingin Berpindah Ke Tempat yang Lebih Aman, Tapi sayang... Xiao Yan sudah Menduga kalau Hal itu Akan Terjadi, Jadi dia Memasang Pelindung Supaya Feng Bu Tidak Dapat Melarikan Diri dari Area yang sudah Xiao Yan Siapkan.
"Rwarrr" Feng Bu Mengaung. Tau kalau dirinya Tak Bisa Menghindar, Segera dia Memasang Pelindung di dirinya Sendiri Menggunakan Qi Nya. Pedang pedang itu Dengan Cepat Melesat Ke Arah Feng Bu.
Brukk!!
Pedang itu Menghantam Tanah yang Menyebabkan Tanah disekitar Menjadi Hancur dan Menyisakan Kawah yang Luas. Keadaan Feng Bu Juga agak Parah. Dia Saat ini sedang Terluka karena Kena Pedang Spritual dari Xiao Yan.
Feng Tian Tersenyum Melihat Strategi Mereka Berdua, "Menggunakan Teknik Silence of night, Terus Menggunakan Pedang Spritual dan Menyusun pelindung yang dia Minta, Tidak Buruk" Puji Feng Tian Ke Xiao Yan.
Feng Tian Memberikan Sebuah Benda Yang Mirip dengan Kristal/Berlian Tapi Memiliki Warna Merah dan Qi Yang sangat Murni kepada Feng Bu.
Melihat itu Feng Bu Langsung Berusaha Bangkit dan mengambil Benda itu. Tak Lama setelah dia Mengambilnya, Benda itu Langsung Hilang digantikan dengan Aura Berwarna Merah Keluar dari tubuh Feng Bu.
Feng Tian Tau apa Yang Sedang Terjadi Segera Membawa Xiao Yan dan Xiao An Menjauh Dari Tempat Itu.
Duarrr!!!
duarr!!
Duarr!!
Duarr!!
duarr!!
__ADS_1
Terjadi 5 Kali Ledakan di Dantian Feng Bu, Dan Luka yang ada Di Seluruh Tubuhnya Menghilang.
"Woahh!! Guru, Apa yang anda Berikan ke dia?" Tanya Xiao Yan Sangat Penasaran.
"Cuman Spritual Stone" Jawab Feng Tian dengan Enteng.
"Apaa?!" Mendengar Jawaban Dari Gurunya, Xiao Yan Spontan Berteriak.
"b-bukankah itu adalah Salah satu dari 3 Artefak Dari Kekaisaran Suci??, Apa Jangan Jangan.." Ucap Xiao Yan yang Mengira Gurunya Mencuri Spritual Stone dari Kekaisaran Suci.
"Hei Hei, Guru Tidak Mencurinya. Guru Ada Banyak Batu Seperti itu" Feng Tian Membantah Kecurigaan Muridnya dan Segera Mengeluarkan Banyak Spritual Stone.
Sekali Lagi Xiao Yan dan Xiao An Tercengang Melihat Banyak Artefak Spritual Stone Yang Menggunung di depannya, Xiao Yan Menelan Ludahnya sendiri Melihat hal itu, "Artefak Tingkat Tinggi Yang dijadikan Sebagai Artefak Sumber daya Kekaisaran Suci Ternyata Hanya Bahan Rongsokan Bagi Guruku" Batin Xiao Yan.
"Sudah, Besok Xiao Yan akan Mengalami Kesengsaraan Petir" Ucap Feng Tian Dengan Santai.
"G-guru?!! Bukankah Seharusnya Orang Mendapatkan Kesengsaraan Petir langsung Setelah orang itu Menerobos Ranah?!! Sudah sehari yang Lalu aku Menerobos Ranah Saint, Kenapa aku Baru mendapatkan Kesengsaraan Petir?" Tanya Xiao Yan terheran heran.
"Guru Menahan Hukum Alam dewa Agar Kesengsaraan Petir Tidak Terjadi selama Kamu Latihan" Jawab Feng Tian.
"Guru!! Jangan Bercanda" Xiao Yan dengan Wajah Yang sangat Serius Tidak Percaya Kalau Feng Tian Dapat Menahan Hukum Alam Dewa, Kenapa? Bahkan Leluhur dari Kekaisaran Manapun Tidak akan Bisa Menahan Hukum alam dewa, Tapi apa? Gurunya Bisa Menahan itu dengan Mudah! Sulit dipercaya.
Feng Tian Menghela Nafas, Kemudian dia Mengangkat Tangannya dan Tiba Tiba Banyak Awan Hitam Berkumpul dalam Radius 1 Kilometer ditambah Hembusan Angin Yang sangat Kencang.
Lagi, Lagi dan Lagi Xiao Yan Tercengang Melihat Bahwa Gurunya Benar Benar dapat Menahan Hukum Alam Dewa, "Guru, Hentikan! Baik, Aku Percaya" Xiao Yan Menghentikan Gurunya, Saat ini dia Belum siap Untuk Melawan Kesengsaraan Petir.
Feng Tian Menaikkan Sedikit Bibirnya Kesamping, "Sudahlah! Kalian Istirahat Saja" Perintahnya
"Guruku Memang sangat Kuat!" Batin Xiao Yan Bangga dengan Feng Tian sebagai Gurunya.
"Aku Tau itu" Balas Feng Tian di Batinnya tapi tak didengar Oleh Xiao Yan.
Sebenarnya Feng Tian Tidak Benar benar Mampu untuk Menahan Hukum alam dewa, Hanya saja dia Mempunyai Sistem! Hukum alam dewa Bukan Apa apa Bagi Sistem.
.........
........
__ADS_1
.......
...Bersambung......