
Arashi pun terbangun, saat itu ia sama sekali tidak mengingat apa yang terjadi, "kenapa aku bisa berada disini?" tanya Arashi dalam hati.
Arashi pun berangkat kembali untuk pergi kesekolah, kali ini gurunya menjelaskan tentang 'konsep sihir, dan macam - macam sihir, serta sihir terkuat'.
"Api dapat dipadamkan oleh air, air dapat ditimbun oleh tanah, tanah dapat ditimbun oleh daun (angin), dan petir bisa membakar daun, namun petir tidak dapat menembus tanah."
"Bapak akan menjelaskan kelebihan masing- masing elemen."
"Kita mulai dari kelebihan elemen Petir, setelah itu elemen Api, dan dilanjutkan dengan Elemen Air, setelah itu elemen Tanah, dan elemen Angin."
Sang guru pun menjelaskan, "elemen petir, elemen ini dianggap suci karena berasal dari langit.api, elemen ini dianggap berbahaya karena dapat membakar segalanya yang ada.elemen air, elemen ini biasa digunakan oleh manusia sebagai cadangan kebutuhan, dan ada juga yang mengibaratkan air itu sebagai ketenangan, yang dimana jika semakin tenang itu akan semakin tajam dan akan semakin mengerikan.elemen tanah, elemen ini berasal dari bumi, tidak terlalu kuat namun bisa menahan semua jenis elemen, Jika petir menyerang tanah, tanah itu hanya akan gosong. Jika api membakar tanah, api itu akan padam dengan sendiri, jika air membasahi tanah, tanah itu akan menyerap air, jika cahaya ingin menembus tanah, tetap saja cahaya itu tidak bisa menembusnya. Jika kegelapan ingin menembus tanah, tanah itu akan bertahan. Tanah diibaratkan sebagai elemen pelindung, elemen Angin masih belum diketahui kelebihan dan kelemahan, namun! Elemen Angin dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan serangan setiap Elemen." Jelas sang guru.
Sang guru itu lagi melanjutkan, "elemen terkuat sepertinya elemen kegelapan tipe pengendali ruang dan waktu, namun elemen cahaya tipe manipulasi hidup dan mati juga tak kalah kuat, dua- duanya sama kuat."
Sang guru lagi menjelaskan, "baiklah saya akan menjelaskan reaksi elemental, jika petir dan api digabungkan, serangannya akan dapat memanaskan lawannya dalam sekejap mata. Jika air dan petir bertemu, maka setiap lawan yang terbasuh oleh air akan dialiri listrik secepat kilat. Angin dan Api, Angin dan Petir, Angin dan Tanah, mereka semua akan menyebabkan badai elemen." jelas sang guru.
"Baiklah saya akhiri pertemuan hari ini."
Arashi pun keluar, namun saat ia berjalan keluar ia dihadang oleh Riri.
" ? "
"Berhenti!" ucap Riri yang menghadang Arashi.
Arashi mengehela nafas dan berkata, "ada apa? Aku bosan diganggu terus ...." ucap Arashi dengan nada lemas.
Riri bertanya kepada Arashi dengan sorot mata yang tajam.
"Kau darimana? Yang Mulia Akio membawa kemana?" tanya Riri yang tidak mengubah sorot matanya.
Arashi menjelaskan bahwa ia sama sekali tidak mengetahui dia dibawa kemana.
"Aku betul - betul tidak mengingat apa yang terjadi, aku cuma mengingat saat kau mengancamku dikelas, setelah itu aku tidak ingat apa -apa lagi ...." jelas Arashi.
Riri pun menarik nafas lega sembari meninggalkan Arashi.
...Di Istana Suzaku....
"Yang Mulia, Kerajaan Kohaku ingin berkunjung ke negeri kita ... bagaimana pendapat Yang Mulia?" Ujar Seorang Perantara yang berbicara sembari berlutut dihadapan sang raja.
__ADS_1
Raja itu pun berkata, "biarkan saja" jawab sang raja dengan nada datar.
Pertemuan inilah yang membuat perselisihan antara Riri dan Suzune!
Kala itu Arashi pergi berkunjung di Kamp Monster.
Arashi melihat para monster yang sedang berlatih menggunakan Teknik Pernafasan yang dia berikan.
Saat para monster berbalik kearah Arashi, mereka menyambut Arashi. "Selamat datang Tuan ...." sambut para Sesepuh di Kamp Monster.
Entah kenapa Arashi merasa senang setelah melihat para monster berlatih menggunakan teknhik miliknya.
Arashi pun berkata kepada para monster, "kalian semua! Coba lawan aku dengan menggunakan semua teknhik kalian, aku ingin menguji kalian! kalian bebas mau menggunakan senjata asli atau kayu, yang jelasnya aku hanya akan menggunakan pedang kayu." seru Arashi.
Para monster pun mulai melawan Arashi, "Teknik pernafasan Air, jurus pertama, sikap Air!"
Arashi pun menyerang monster yang menggunakan teknik itu, "teknik pernafasan, jurus berpedang aliran Kaminari, jurus ke dua puluh empat, Raikiri!"
Zring ...
Monster itu terjatuh. Arashi pun berkata, "teknik kalian sudah bagus, kali ini aku akan memberikan kalian teknik aliran Inazuma, disitu ada ratusan teknik, kalian latihan saja dari teknik dasar, jangan langsung teknik 'Dewa' tubuh kalian masih tidak bisa menahannya. Baiklah aku akan pergi lagi ke Kota, jika aku telah kembali, aku harap kalian semua mau menjadi Pasukanku ...." ucap Arashi meninggalkan para Monster.
"Utusan Kerajaan Kohaku telah tiba!"
Arashi pun pergi melihat siapa yang diutus oleh Kerajaan Kohaku, namun betapa kagetnya Arashi, ia melihat Suzune setelah sekian lama, Arashi saat itu reflek menangis saat melihat kembali wajah Suzune.
Suzune pun melihat kearah Arashi. Suzune berkata didalam hatinya, "sepertinya aku pernah melihat dia ... tapi dimana?"
Tiba - Tiba Suzune menjerit, saat ia mengingat kembali, ia pun mengingat Arashi.
"Arashi?"
Kereta pun berhenti, dan bertanya kepada kerumunan, "diantara kalian siapa yang bernama Arashi!"
Tiba - Tiba semua orang menunjuk kearah Arashi, seolah - olah mereka telah mengetahui identitas Arashi.
Arashi pun diseret oleh para prajurit itu dan dibawa ke istana Suzaku.
"Raja Suzaku! Apa maksudnya ini? Sihir apa yang digunakan oleh rakyatmu yang berusaha menyerang tuan putri!" Tanya Kei.
__ADS_1
Arashi pun dilempar masuk kedalam ruangan raja.
Raja pun meminta kesaksian Arashi.
"Siapa kau? Kenapa kau melakukan hal ini kepada Tamu dari Kohaku?" Tanya Sang Raja dengan aura yang mendominasi.
Arashi pun tidak menjawab, dan tiba - tiba!
Zlashh ...
1 Tebasan melayang, Kei melakukan serangan tebasan tepat dikepala Arashi.
Kepala Arashi terputus, Kei saat itu menebas Arashi tanpa ada keraguan dihatinya.
Raja Suzaku yang melihat itu pun tidak mengomentari apa yang dilakukan oleh Kei.
Namun! Riri yang melihat Arashi tertebas begitu kaget, Riri tidak menyangka bahwa sosok yang masih ia penasaran dengan wujud aslinya terbunuh begitu saja.
...... Di Dalam Kesadaran Arashi.......
"Hahaha, kau mati rupanya?" Tanya The Writer yang masuk kedalan kesadaran Arashi.
"Berisik tau, aku sedang fokus meningkatkan staminaku!"
The Writer pun tiba-tiba berbicara serius, "kau tidak akan ku biarkan mati semudah itu, asal kau tau dirimu itu tidak akan bisa mati!"
"Aku, The Writer mengizinkanmu untuk mengaktifkan salah satu kekuatan Angel dan satu kekuatan Demon Lord!"
Arashi pun memilih Kekuatan Angel 'Zafkiel' dan Kekuatan Demon Lord 'Bellzebub'.
Dan tiba - tiba Arashi bangkit kembali, kali ini dia memiliki 6 sayap, 4 sayap yang mencerminkan sayap malaikat, dan 2 lagi mencerminkan sayap iblis.
Dibelakang Arashi ada sebuah jam besar yang terlihat seperti melindunginya.
"Si-siapa kau sebenarnya?" tanya sang Raja dan Kei.
"Aku hanyalah seorang anak muda yang telah ditebas ...." ucap Arashi.
Riri dan Suzune bertanya dalam hati, "siapa dia ini? Kenapa aku seperti pernah melihatnya?!" Tanya Suzune dan Riri didalam hati.
__ADS_1