Sang Raja Yang Terlahir Kembali.

Sang Raja Yang Terlahir Kembali.
(Season I) Bab 6: Supreme Angel Of The Darkness?


__ADS_3

"Kau pikir kau bisa meminimalisir kekuatan milikku hah? Aku sendiri yang akan meminimalisir kekuatan milikku! orang lain tidak berhak ikut campur!" tegas Murasame.


Murasame pun menggunakan serangan penuhnya, "Hell's Punishment Slash!!"


Zringgg....


Leviathan pun dikalahkan, tapi karena Murasame menggunakan senjata Semesta itu menyebabkan kehancuran diwilayah Skeleton.


Desa Skeleton.


"I-ini pasti kemarahan Pencipta!! kita harus memohon supaya Pencipta berhenti mengeluarkan amarahnya." ujar kepala desa Skeleton.


Para warga desa Skeleton pun melakukan sebuah ritual yang dimana itu dipercaya oleh warga desa Skeleton dapat mencegah amarah Pencipta.


Dialam bawah sadar Arashi.


Arashi melihat kembali Murasame dan bertanya "Murasame, kau ini sebenarnya siapa?" Tanya Arashi dengan raut wajah serius.


"Baiklah aku akan menjelaskannya padamu." Ucap Murasame yang kini menjelaskan.


"Jutaan tahun yang lalu- Tidak mungkin lebih tepatnya... pada tahun 4080 ditokyo, Saat aku mengembangkan unit SuperHuman kala itu aku memang berhasil namun saat aku hendak beristirahat aku terbangun disin-" Penjelasan Murasame terpotong.


Arashi memotong penjelasan Murasame dan berkata "SuperHuman? Tokyo tahun 4080? Jangan bilang ...." Ucap Arashi yang kaget.


"Ya, sesuai dugaanmu aku adalah Leluhurmu, namaku adalah Akazuki Murasame!"


"Seperti dugaanmu! Aku adalah Leluhurmu!" Jelas Murasame.


Arashi yang masih tidak mengerti dengan cerita yang dibuat oleh 'Author' pun bertanya kepada Murasame.


"Ka-kamu ... Leluhurku?" Tanya Arashi yang kaget dengan alur cerita yang dibuat 'Author' ini.


Mendengar pertanyaan Arashi, Murasame pun menjelaskan apa yang terjadi kepada Arashi.


"Arashi, aku juga terpanggil didunia ini kisaran jutaan tahun yang lalu, Aku sendiri tidak mengetahui bagaimana caraku bisa terpanggil didunia ini... Namun! yang jelasnya jutaan tahun didunia ini sama dengan Satu Abad ditokyo!"Jelas Murasame kepada Arashi sambil menundukan wajahnya.


"Nak... kesadaranmu ini akan menipis pertemuan kita kali ini akan berakhir, aku akan memberikanmu petunjuk! Aku adalah Akazuki Murasame, orang yang berhasil memojokkan 'Author' dan juga nak... kau pasti mengingat saat dimana kau bermimpi bertemu dengan orang yang wajahnya mirip denganmu kan? Orang itu adalah ...." Jelas Murasame yang kini sosoknya mulai terselimuti oleh kabut merah yang kehitaman.


Wushhh....


Seketika Arashi terbangun, namun sialnya Dungeon tempat Arashi itu mulai runtuh dan hampir menindih Arashi.


Arashi yang mengetahui itu berusaha menggunakan sisa tenaganya untuk keluar dari Dungeon.


Namun, karena kekurangan tenaga Arashi pun terjatuh pas didepan pintu keluar Dungeon itu.


Duar... Bruk....

__ADS_1


Dungeon itu mulai rubuh dan beberapa sisa puing-puing Dungeon itu menindih Arashi.


Arghhh....


Karena tertindih oleh sisa puing-puing Dungeon membuat Arashi pun tidak sadarkan diri.


...Beberapa hari setelah Arashi tidak sadarkan diri....


Arashi pun membuka matanya, dia melihat sekelilingnya, dia sudah berada di sebuah rumah yang luas.


"Te-tempat apa ini?" Tanya Arashi dengan nada heran. Arashi yang penasaran pun pergi keluar dari kamarnya.


Tiba-tiba!!


Dug..Dug..Dug..


Jantung Arashi begitu sakit, seperti sedang ditusuk ribuan jarum.


Arashi pun tidak memiliki tenaga yang cukup hingga membuat dirinya tidak bisa berdiri.


"Akhhh.... sakit sekali...." Ucap Arashi yang kesakitan.


Tiba-tiba saja Arashi mendengar suara 'System' yang berkata.


[System... mengidentifikasi... rasa sakit... dizinkan... menorobos... Supreme Angel Of Darkness]


Tiba saja detak jantung Arashi kembali dengan normal, tapi ada satu hal yang tidak normal, tubuh Arashi memiliki sebuah sayap berwarna hitam dengan sedikit warna aura kemerahan.


Arashi pun secara tiba-tiba ditarik ke alam bawah sadarnya.


"He~ ternyata kau sudah mewarisi penuh kekuatan milikku~ kalau begitu kau hanya perlu sedikit bimbingan dari ku." Ucap Murasame yang melihat ke arah Arashi.


Arashi masih belum mengerti dengan perkataan Murasame pun bertanya kepada Murasame, "leluhur... apa maksudnya dari perkataanmu? Mewarisi? Kekuatan? Apa maksudnya itu?" Ujar Arashi yang bertanya dengan raut wajahnya yang begitu polos.


Murasame pun menjelaskan maksud dari perkataanya, "Arashi... kau sekarang mewarisi kekuatanku yang dapat meminjam 13 kekuatan Angel dan juga bisa menggunakan sepenuhnya kekuatan beberapa Raja Iblis!" Jelas Murasame yang kini dengan tegas menjelaskan.


Lucifugus.


Nahemah.


Satan.


Astaroth.


Beelzebub.


"Lima Raja Iblis ini semua kekuatannya adalah milikmu Arashi, aku akan menjelaskan lengkapnya pada lain waktu... cepatlah sadar dan tekan kekuatan Dark Angelmu, jangan biarkan orang lain melihat wujudmu yang seperti itu." Ujar Murasame yang kini kembali mulai dililit oleh kabut hitam kemerahan.

__ADS_1


Arashi pun tersadar dan langsung menekan kekuatannya. Saat itu Arashi mulai berjalan keluar dari tempat dia beristirahat, namun! tanpa sengaja dia menabrak seorang gadis.


Brukk....


Gadis itu terjatuh, Arashi saat itu sadar bahwa tempat saat ini adalah rumah gadis itu, tanpa banyak bicara Arashi pun meraih tangan gadis itu.


"E-ee... apakah kau baik-baik saja?" Tanya Arashi.


Gadis itu meraih tangan Arashi sambil berkata, "Emm.. aku baik-baik saja, ta-tapi bagaimana dengan lukamu? Aku menemukanmu tertindih oleh puing-puing Dungeon." Tanya gadis itu khawatir.


Arashi mengelakkan pertanyaan gadis itu dan mulai bertanya, "Bolehkah aku bertanya? Namamu siapa? Ini dimana?" Tanya Arashi yang membalikan pertanyaan.


Gadis itu pun menjawab, "Namaku adalah Riri Suzaku, tempat ini adalah kediaman Suzaku di bagian selatan, Sekarang perkenalkan dirimu." Ucap Riri yang menunjuk kearah Arashi.


Arashi pun mengangguk dan berkata, "Namaku adalah Akazuki Minato, tapi aku lebih sering dipanggil Arashi atau Shi."


Setelah perkenalan singkat itu Riri mulai bertanya dengan serius, "Arashi... apakah kau terlibat dalam kasus kehancuran Dungeon Skeleton?" Tanya Riri dengan aura yang mengerikan.


Arashi pun dengan polosnya berkata, "Ya, Aku bertarung dengan boss Dungeon itu, dia sungguh kuat bahkan aku hampir mati saat menghadapinya." Jelas Arashi dengan begitu polosnya.


"Sepertinya... Kau ini orang yang berbahaya? bisa-bisanya kau bisa menghadapi monster tingkat 'Bencana Semesta' itu sendirian,kalau kau seorang Dewa atau Raja Iblis mungkin itu bisa dimaklumi." Ucap Riri yang tidak mengetahui identitas sebenarnya dari Arashi.


Tapi betapa bodohnya Arashi! Karena dia berhasil mewarisi kekuatan Murasame jadi dia memiliki kekuatan Resist Plot Manipulation, jadi dia tidak bertindak sesuai cerita.


Arashi kala itu berkata kepada Riri, "Aku akan menunjukannmu sesuatu yang menakjubkan." Ucap Arashi yang memegang dagu Riri.


Bush....


"Inilah wujudku yang sebenarnya." Ucap Arashi yang tidak melepaskan Riri.


Riri Terkejut dengan wujud Arashi saat itu dan bertanya kepada Arashi, "E-ee... i-ini.... aku tidak sedang bermimpikan??" Ujar Riri yang melepaskan tangan Arashi.


Tapi tiba-tiba saja muncullah para penjaga kediaman Suzaku.


"E-ee... ini??


"Ee... i-ini?" Tanya para penjaga yang heran dengan wujud Arashi saat itu. Para penjaga itu pun karena kaget dengan wujud Arashi, mereka pun menyerang Arashi.


"Ignis Fire!"


"Shining Javelin!"


"Ice Prison!!"


Duar... Bushhh....


Arashi duhujani oleh beberapa sihir kelas menengah, walaupun sihir itu sendiri tidak berpengaruh apa-apa terhadap Arashi.

__ADS_1


Namun ada seorang penjaga yang menggunakan sihir tingkat Ilahi.


"Divine Justice!!"


__ADS_2