
Setelah sudah dirasa tenang... Ayah dan ibu pun berpura2 baru datang
"assalamu'alaikum.
Seketika ella langsung mendorong raden yang memeluk nya dengan sekuat tenaga sampai terhuyung kebelakang
Ayah ibu yang melihat nya tertawa kecil
biasa nya para ciwi2 yang akan selalu cari perhatian raden Tapi berbeda dengan gadis yang satu ini dia tidak ingin didekati
Ella masih sibuk mengusap air mata nya agar tak terlihat
tapi percuma saja karna pasti akan trlihat juga karna mata nya sembab menandakan dia habis menangis
"wa'alaikumsalam..
Jawab ela tersenyum
"Mav bu Ada yang bisa saya bantu?
"chila... kenalin ini Ayah dan ibu aku
"Ella om tante
lalu mencium tangan orang tua raden
"Sebenarnya ella atau chila ?
Ella tersenyum
"mamah memberi saya nama ella tapi Bapak yang gak suka membuat nama saya di Kartu Keluarga dengan nama chila
"maaf tante jahitannya masih basah jadi blm bisa pakai hijab
"kok bisa sampai terluka begini sayang?
tanya ibu
"Iyya tante aku ceroboh lagi buru2 di kamar mandi kepeleset dan nabrak pintu jadi begini deh
"Dia menutupi kesalahan bapak nya,
Anak yang baik dan manis lagi
(gak putih ya karna kulitnya sawo mateng) Pantas saja Aden yang dingin saja mencair
seorang ibu pasti tau watak dan kebiasaan anaknya Walaupun tau dari bibi pengasuhnya ,karna Raden tak pernah dekat dengan orang tua nya .
Raden tipikal orang setia, pengasuh saja dia tak mau ganti Apalagi soal hati Entahlah..
"Apa luka nya masih sakit sayang ,
ibu kamu mana dari tadi kamu sendirian ?
tanya ibu
"hanya luka jahit sedikit tante sudah baikan Gak apa2 kok
mamah kerja tante kata nya lagi ada yang arjen jadi belum boleh izin mungkin gak kalau lembur bisa izin jadi pulangnya sore
"sayang banget padahal iibu mau kenalan sama ibu kamu
Nanti sore pulang nya sama siapa donk
biar om sama tante yang antar sampe rumah yah memang biasanya mamah kamu pulang jam berapa ?
"Mungkin nanti mamah yang jemput pulang kerja tante Kalo gak lembur sih jam 4 sudah di rumah tapi kalau ambil lemburan sampe rumah jam 8 malam tante
" sudah setengah 11 raden biar ayah antar pulang dulu ,Kamu kan harus sekolah
tenang aja nanti ibu yang jagain ella
dan akan kami antarkan sampai rumah dengan selamat ucap ibu
"Baiklah tapi tolong jaga dia untukku ibu
ayah tidak usah antar aku biar ayah bantu ibu jaga ella disini aku bisa pulang sendiri.
makasih ayah ibu aden tenang karna ella ada yang menjaga
"Chil Aku s3kolah duulu yah
pulang sekolah aku kerumah kamu
hati hati pulangnya.
"Assalamu'alaikum..
"Wa'alaikumsalam ..
jawab mereka kompak.
Ayah dan ibu bercetita banyak hal tentang raden pada ella
ibu berkata kalau raden anak yang dingin tak banyak bicara kalau tak perlu,
cuek nya Minta ampun dan tak perduli dengan keadaan sekitar.
Ella sempat tak percaya karna dari awal dia bertemu raden orang nya sangat jail banyak bicara tapi suka mentraktir nya dan genk ucul
__ADS_1
Sampai tak terasa sudah waktu nya sholat dhuhur bahkan hampir habis waktunya
ella pun permisi akan ke toilet dia akan berhajat dan berwudhu' karna setelah raden pulang infusnya sudah di lepas jadi memudahkan nya sholat seperti biasa
Ayah dan ibu yang melihat nya jadi malu sendiri karna mereka masih bolong2 ibadah nya...
"Ayah sepertinya mulai saat ini kita harus menambal ibadah kita yang bolong2 hehe ucap ibu
"Tadi pagi sepertinya raden sudah mulai sholat ayah , ibu melihat dia sholat subuh di kamar nya memakai koko
jadi adem liat nya
Tadi ayah dengar sendiri kan?
JAGA HATIKU
DENGAN MENJAGA SHOLATMU
"Ihhh ROMANTIS BANGET ayah
ibu langsung memeluk ayah dan mereka saling berbisik
"kita sholat di luar saja ayah biar ella bisa istirahat nanti ashar kita balik lagi
aku tanya suster jaga dulu sebentar
ayah hanya mengangguk
Ayah melihat ada amplop yang jatuh di lantai lalu mengambil dan melihat isi nya
Ada 5 lembar 100 rb an.
Kalau di ingat kata2 nya, tadi mereka berdebat soal amplop apa mungkin ini?
Kenapa Raden sampai memberikan ella uang apa Sedalam itu perasaan mu nak Sayang sekali kalian masih sekolah ,
kalau sudah cukup umur mungkin akan ayah jodoh kan kalian.
ella anak yang baik dia bisa menuntunmu menjadi pribadi yang lebih baik
semoga kalian berjodoh
amiiin
Selesai sholat ella disuruh istirahat sampai waktu pulang tiba tapi ella membereskan dan bersiap apa yang harus di bawa karna akan pulang setelah sholat ashar.
Ayah dan ibu sholat dzuhur di musholah sambil menunggu ashar mereka berjalan jalan kulineran karna ella tadi sudah makan yang disiapkan pihak puskesmas
Dan sebelum keluar ayah meminta diurus perpulangan ella pada suster jaga
Selama ayah dan ibu belum kembali ella yang masih merapihkan bawaan nya dan setelah sholat ashar ella yang sedang memakai kerudungnya
"Assalamu'alaikum Cantik
ucapan raden mengagetkan ella yang sedang berkerudung dan memakai jarum pentul akhirnya tertancap jarum itu
di leher nya dan berdarah sedikit
Tapi raden merasa bersalah dia Langsung membantu membersihkan darah itu dengan tisyu
Tp jika dilihat dari belakang mereka terlihat sedang berciuman ayah dan ibu
Salfok deh ( salah fokus)
Ayah yang salah faham langsung berteriak marah sampai ayah lupha masih di ruang UGD bisa bisa nya mereka melakukan itu di sini dan disaat ella sakit masih di bawah umur pulak.
"RADEN, APA YANG KALIAN LAKUKAN?
Mereka yang tak bersalah pun biasa saja malahan mereka heran, kenapa ayah marah mereka tak melakukan hal yang MELANGGAR .pikirnya begitu
mereka menengok ke belakang raden
Seperti orang linglung ella dan raden bingung dengan sikap ayah yang marah
"Sedang membantu ella membersihkan darah karna tertancap jarum dilehernya
ucap raden meperlihatkan tisyu yang terkena darah
"huffff...
Ayah menarik nafas lega
"Kenapa kamu disini Aden Kan masih jam sekolah heran ibu
"Aku izin sakit bu Jawab raden
"sakit apa nak ? Tanya Ibu khawatir
"Sakit kalau tak bisa jauh dari ella bu hehe
"Dasar Edan.
Gumam ella tapi masih terdengar
"Aden chilaaa Aden ganteng,
kok dibilang EDAN.
Hahaha ayah dan ibu tertawa lepas meihat mereka berdebat masalah
__ADS_1
aden dan edan
"Yaudah yuk kita antar ella pulang
Prosedur kepulangan sudah beres.
"Ayok
aden langsung menggandeng ella didepan orang tua nya
"Ihhh kenapa di gandeng. Ucap ella risih
"Mau nya di gendong ? Bolehh....!
"NO! Ayah menangkap tangan aden yang ingin menggendong ella...
"Mau apa kamu ? Tegas ayah
" JUST KIJJING ayah
"JUST KIDDING yang benar
"kamu bawa kan keperluan ella biar Ayah dan ibu yang mengantar ella ke mobil
ucap ayah
"Baik ayah
akhirnya raden menurut
"WEEKk ,yesss
ella berbalik dan melet2 meledek radennn dan merasa menang
Ella pulang naik mobil bersama
orang tua nya, dan raden memakai motor metic lama nya karna ella pernah mengatakan dia tak suka dengan motor yang berisik ituuu besar body tapi tempat duduk nya PELIT (N*nja)
Sampai depan kontrakan mereka mendengar suara bapak dan mamah nya ella bertengkar hebat dengan pintu tertutup
Raden langsung turun dari motor berlari dan menggedor pintu Tapi tak di buka Khawatir terjadi sesuatu di dalam ayah mengajak raden mendobrak nya
Ella ketakutan dan menangis dalam pelukan ibunyaa raden ,ella khawatir takut sang ayah kalap dan melakukan hal yang tak terduga
"BRAAKKK"
Pintu terbuka dan terlihat jempol tangan bapak yang berdarah dan ibu yang terlihat lebam di area wajah serta pelipis nya berdarah sedikit
"MAMAHHH
Ella berlari dan memeluk sang mamah yang menangis
melihat semua orang lengah
Bapak yang kalap pun langsung menyeret ella dan mendorong nya ke tembok agar bapak bisa melarikan diri Ella yang tak siappun menabrak tembok dengan keras
"DUGGG
Aakhh....
Jahitannya pun kembali berdarah di atas pelipis nya
"ELLA..
raden berlari berniat Menopang tubuh ella yang akan jatuh ke lantai. mungkin masih lemas dan puzing karna masih belum pulih sepenuh nya
kini luka nya berdarah lagi
Ayah berlari berniat mengejar bapak Tapi di halangi ibu Karna dia khawatir dengan keadaaan ella dan mamahnya
"chil Are you oke? Tanya raden
ella hanya mengangguk,karna efek nya kepala ella bertambah pusing
raden melihat dahi nya berdarah lagi
jadi khawatir dan ingin membawa ella dan mamahnya untuk di periksa tapi mereka menolak.
"Gak perlu. Ucap ella dan mamah nya
"Kak di periksa yah dahi nya berdarah lagi sayang? Mamah khawatir infeksi kak.
tanya mamah
"gak mah, ella cuma pusing istirahat sebntar nanti juga sehat lagi kok mungkin hanya perlu ganti perban saja
ucap ella meyakinkan semua orang.
Ella sudah berbaring di kasur lantai
dan sedang di ganti perban sama
ibu nya raden karna sang mamah masih shokk duduk di samping ella
"Kenapa ibu tak melapaskan saja suami kasar dan main tangan begitu?
Tanya ayah geram dengan kelakuan bapaknya ella
"Saya pernah mengajukan PERPISAHAN tapi tak di acc karna tak ada biaya nya. Karna lumayan besar biaya nya pak.
__ADS_1
sebenarnya saya sudah sangat ingin melepasnya karna takut imbas nya akan seperti ini, anak2 jadi korban kekerasan bapak nya sendiri...