
Loh bukannya kalian sudah mandi, Kenapa mandi lagi ?hehehe
"Emangnya kenapa kalau kami mandi lagi, Gak terima?
" Sudahlah Jangan meledek kakakmu, pasti dia malu. Ayo berangkat sudah siang, apa motornya sudah dapat
"sudah dapat Mas, motor yang kemarin aku sewa. setelah siap mereka berangkat bersama dengan Abdul yang berada di depan karena dia petunjuk jalan
" Bismillahirohmanirohim Allahumma tawakkaltu 'alallah La haula wala quwwata illa Billahil 'aliyil adzim.... mereka berdo'a bersama sebelum berangkat Raden dan Abdul beriringan menempuh waktu 1 jam lamanya akhirnya mereka sampai.
"Assalamualaikum Pak..
"Apa kamu berubah pikiran, sampai kamu balik lagi apa Mamah sama kakakmu tidak bisa menyekolahkanmu sampai jenjang yang lebih tinggi? Jika kamu mau tinggal di sini lagi maka kamu harus kerja, gak ada uang saku lagi. sila yang masih berada di luar merasa sedih mendengar Sang Bapak mengatakan seperti itu pada adiknya. bukannya mendukung agar anaknya bisa bersekolah tapi malah menjatuhkan dan menyuruhnya bekerja di saat dia membutuhkan pendidikan.
" Bapak salah justru minggu depan aku akan berangkat sekolah yang jauh. Insya Allah aku akan meneruskan SMA dipesantren. aku datang tidak sendiri melainkan bersama kakak dan calon suaminya.
Syila yang berada di luar kaget dengan penuturan Abdul, bahwa Raden calon suaminya entah apa rencananya Syila pun tak tahu
Raden menggenggam tangan Syila dan menguatkan"Jangan khawatir ada Mas di sampingmu sayang". perlahan Raden pun menuntun sang istri menemui bapaknya
"Assalamualaikum Pak .. tak ada yang menjawab salam sedari awal Abdul mengucapkannya hanya Raden,Abdul, dan Syila yang menyahut pelan
"jadi ini calon suaminya Syila? kamu punya apa, berani menikahi putri saya?
Bapak meneliti pakaian yang dipakai Raden sama persis seperti pakaiannya Abdul sewaktu tinggal di bapaknya
"Apa kamu tidak salah pilih, ini yang menjadi pilihanmu? Lihatlah pakaian yang dipakainya, bapak tahu itu pakaian adikmu Selama tinggal di sini!. mau makan apa kamu, kalau pakaian saja dia pinjam adikmu?
" Sudahlah lebih baik kamu bapak jodohkan dengan teman manggung bapak. dia kaya raya pasti dia bisa membahagiakanmu dan juga mensejahterakan bapak, bagaimana? Daripada kamu hidup susah dengan dia lebih baik kamu ikut dengan bapak
__ADS_1
"Biarkan Adekmu ikut dengan Mamahmu yang bodoh itu. Raden dan Abdul Saling pandang sedangkan Syila hanya bisa menunduk dan bergetar karena traumanya di masa lalu. Bahkan sekarang yang di takutkan bapak akan menjual nya pada orang yang terlihat kaya. Raden yang melihat Istrinya bergetar langsung membawa Syila mendekat dan memeluknya, Raden memberikan Istrinya kenyamanan.
"Bapak melihatnya geram, saat Bapak ingin menarik tangan Syila, dan Raden dengan Sigap menepisnya
"Apa yang anda lakukan Bapak Dirgantara yang terhormat pada istri saya? anda tidak berhak sekarang.
"Apa maksud kamu? saya berhak karena saya adalah Bapak kandungnya sedangkan kamu orang lain.
"Seorang Bapak yang sudah tega menelantarkannya, bahkan menyakitinya? Apakah orang seperti itu pantas mengakui dirinya seorang bapak?
" Memangnya kau bisa memberikan saya uang 20 juta, hah? jika memang iya silakan kau ambil anak tidak berguna itu.
"Saya Beri waktu kamu satu minggu dari sekarang kalau kau tidak bisa memenuhinya dia akan aku nikahkan dengan temanku. Hahahaha
"Tidak perlu menunggu satu minggu, hari ini akan aku berikan pada Anda Tunggu saja.
Tut... Tut... Tut. Halo, Assalamu'aikum..
"Baiklah nanti kirim kan alamat nya. Nanti aku akan kesana bersama Ibu mertua anda .
Selang 1 jam Deni belum juga datang, semua khawatir kecuali Raden, dia tau gimana kinerja Deni selama ini. Sedangkan Syila tak berkata apa-apa, karna traumanya, dia jadi sangat takut pada Bapak nýa setelah kejadian dulu yang membuat sila harus dilarikan ke rumah sakit. sejak itu Syila tak pernah bertemu lagi dengan Bapaknya.
Setelah menunggu 1 jam akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang, Deni datang bersama Mamah Ratna. Mamah langsung mendekati putrinya yang terlihat sedih
" kamu Kenapa Nak,apa bapak memukul kamu lagi ,apa bodiguard mu gak ada yang melindungimu, hah? Tidak berguna!!Ucap mamah kesal pada anak bungsu nya dan menantunya
" Mah aku gak apa-apa, Aku cuma trauma jadi sulit untuk bicara apa-apa. Aku takut Mah.... Hiks hiks hiks
"maaf bu pak Raden memanggil Anda untuk penanda tanganan. Ucap sang asisten.
__ADS_1
"Tanda tangan untuk hal apa?
"Penyerahan ibu Syila pada Suami nya, yaitu Pak Raden, dan Abdul pada Ibu Ratna. Ucap sang asisten.
"Baiklah, ayo sayang ...
Setelah mengucapkan salam Mamah dan Syila duduk di dekat Raden tak bicara apapun. Dan Bapak tersenyum sinis melihat Raden, seolah mencemooh menantunya. jangankan uang 20 jt pakaian saja pinjam . Apalagi saat Raden menelfon Deni, Bapak mendengar kalau Menantu nya itu meminjam uang pada orang lain.
"Terserahlah Bapak gak perduli yang penting Bapak dapat uang. Hahahaha Dalam hati Bapak .
"Karna Semua nya sudah Hadir dan berkumpul, jadi sekarang kita bahas soal penyerahan Syila pada Suaminya dan Abdul pada Ibu Kandung nya. Serta uang 20 jt yang Anda minta. jadi setelah di tanda tangani Anda sudah tak ada Hak apapun lagi pada Istri dan Adik Pak Raden Apa anda faham?
"Udahlah jangan berbelit lagi,dimana yang harus di tanda tangani?
"Maaf pak, apakah tidak lebih baik dibaca dahulu ,supaya tidak ada kesalahan dikemudian hari.? Ucap Deni menjelaskan
"Tidak perlu, yang Saya butuhkan uangnya, aku tidak butuh anak-anak yang merepotkanku saja. Cepat keluarkan uangnya maka akan cepat selesai urusan kalian disini.
"Apa maksudmu Mas? kita juga punya Anak, apa nanti nya Anakku akan seperti ini juga, Hah??? Dasar brengsek.
" Sudahlah,kalau kau tak terima silahkan pergi dari sini.aku juga tak butuh kau.
Akhirnya Bapak menanda tangani surat hitam diatas putih tanpa membaca nya lebih dahulu. Sedangkan Istrinya,karina langsung masuk kamar dan akan bersiap pergi dari rumah .
"Alhamdullah... Semua nya sudah selesai merekapun berpamitan walau tak DIHIRAUKAN..
Sampai di depan, Istri barunya Bapak datang.
"Tunggu! Aku akan ikut bersama kalian dan turun di depan sana.
__ADS_1
"Baiklah... Ucap Raden.