Santri Centil Anak Pedangdut

Santri Centil Anak Pedangdut
PD.


__ADS_3

'Asssiaaap !


'Setelah selesai mengobrol mereka berpisah abdul jalan lebih dulu dan akan mengikuti apa yang di pinta deni


'ELLA... Ayo sayang kita jalan lagi


Seketika raden menengok kesamping nya


Dia melihat anak baru itu lagi ,dia tak memakai masker saat ini jadi terlihat jelas seluruh wajah nya yang sedap di pandang mata (qurrota 'ayun)


'oke Cayaaaangggg...


Setelah syila berdiri sempurna dan bergandengan ,raden pun ikut berdiri dan memanggil nya


'tunggu ! Ella.....


Seketika syilla terdiam mendengar suara raden fersi macho.


'Raden.... Syila bergumam tapi masih terdengar dan syila masih diposisi membelakangi raden.


'Jadi benar selama ini kamu berpaling dan mempunyai laki² lain, apa dia laki² itu ella?


'Selama ini aku menunggu mu dan menjaga hati . Inikah balasannya?


aku yang selama ini menantimu kembali bahkan setiap malam minggu aku kesini hanya berharap bisa bertemu denganmu disini. Inikah yang ku dapatkan?


'Saat syila berbalik, dia kaget luar biasa begitupun raden .


syila...


'Pak bos....


Ucap syila lirih tapi msih terdengar yang lain


'Kamu...? Hufff...


takdir macam apa ini? Kenapa kamu selalu jaga jarak sama saya sedang kan diluar kamu pegangan tangan dengan orang lain yang bukan mahram kamu, apa kalian sudah menikah sampai bebas bergandengan tangan sampai merangkul seperti itu?


'maaf pak saya...


'Sudahlah lupakan semua nya. Ternyata percuma menunggu berlian yang sudah tak berkilau lagi..


Setelah berkata seperti itu raden akan pergi namu di cegat oleh abdul


'Tunggu!. Maksud anda apa bicara seperti itu HAH?, jaga ucapan anda .


'Untuk apa kamu membela nya? Bahkan dia pernah menciumku saat baru masuk kerja, apa yang dia inginkan kalau bukan ingin naik pangkat dengan cepat pakai cara itu, ?


'Jaga ucapan anda karna KAKAK saya tak pernah seperti apa yang anda tuduhkan.


'Kalau memang ka.... Kak, Apa? Kalian adik kakak???

__ADS_1


seperti kebakaran jenggot raden klimpungan menyesali apa yang diucapkannya barusan karna kesan pertemuannya dengan ella tak seperti yang di harapkan.


Melihat kakak nya sedih akhirnya abdul menenangkannya dan membawa nya pergi, tapi raden mengejar nya . Dia tak ingin kehilangan untuk yang kesekian kalinya.


'Ella tunggu dulu..


'Dia bukan ella mu, dia syila kakakku minggir.


'berikan aku kesempatan bicara sama kakakmu, aku tak akan menyakitinya.


'Apa jaminan nya?


'Mobilku untukmu. Ambil kuncinya (melemparkan kunci)


'Baiklah aku menunggu kalian dekat tangga.


'Ella tolong maaf kan aku, maaf aku tak mengenalimu dari awal, karna memang kamu berubah 180°.


kamu semakin cantik dan lebih dewasa, sampai aku tak mengenalimu, bahkan namamu berganti .


' Dulu aku tau tapi aku lupha, karna aku selalu mengingat tentang ella bukan syila.


'asal kamu tau aku selalu ada di sini setiap malam minggu, untuk apa? hanya untuk bisa bertemu kamu suatu hari, entah kapan aku tak tau dan sampai saat ini aku disini hanya ingin bisa bertemu denganmu , tapi ternyata ALLAH punya cara lain yang mempertemukan kita di satu tempat yang bahkan kita tak bisa saling mengenal, maaf kan aku.


'Aku hanya berfikir ,kenapa kamu bisa begitu mirip dengan seseorang yang aku tunggu selama bertahun tahun , hanya saja kalian berbeda fisik, tapi tetap sama dan aku selalu memikirkan itu selama seminggu terakhir sejak insiden kita berciuman.


'itu kan hanya kesalahan karna aku kesandung kan ? lagi juga kan aku udah minta maaf, kenapa masih di bahas lagi sih. Ucap syila cemberut karna menahan malu


'awal nya aku marah , kalau aku tau itu kamu, pasti aku mau lagi ,bibir kamu manis sayang... Ucap raden menggoda


kamu itu udah ambil hak suami aku nanti tau gak!. Ucap Syila jengkel


'kenapa kamu marah, kan aku calon suami kamu, iyya kan cantik? Mau dilamar kapan saja aku sudah siap, kalau perlu sekarang juga aku siap.


'PD.


'apa ciuman kemarin yang pertama dan kedua kamu sayang..? Ucap raden berbisik


Syila berlari karna tak ingin mendengarkan ocehan raden yang bahas masalah ciuman kemaren dan mengajak adek nya pulang...


'Ayok pulang dek kakak tunggu di parkiran.


'loh kok pulang kak, katanya mau jalan² ?


'Gak jadi !


Syila terus berlari menuju parkiran, sedangkan abdul bicara dengan raden yang meminta kunci dan akan mengantarkan kakaknya pulang.


'pinjam kunci mobil nya saya mau ambil helm.


'Naik mobil kok pake helm maz?

__ADS_1


'mana kunci motormu? Biar maz yang ajak jalan kakakmu.


Ucap raden pakai helm rapat jadi tak terlihat wajahnya.


Sampai di parkiran raden langsung mengeluarkan motornya sesuai ciri² yang di beri tau si dul.


'Ayok dul kita jalan, buruan nanti ada si pak boz galak


Setelah siap melaju raden membawa tangan syila untuk mendekap nya, syila heran, tapi karna dia fikir si dul jadi dia mendekap nya tanpa curiga


'Kenapa gue gak sadar yah kalo bos gue dia, sempet kaget sama suaranya ,kenapa mirip raden, tapi lebih macho.


loe tau dul dia itu galak bangat tau kalo di tempat kerjaan. kalo gak butuh buat sekolah loe mah gua juga ogah , mana kerjaan nya kaya kuli panggul di pasar . Pada sakit awak, tapi kalo lagi capek² nya liat wajah pak boz rasanya panas dingin ,,,


_panas nya karna takut dosa


_dingin nya karna adem liat wajah pak bos


ganteng.


'kakak tuh takut dul sebenernya sama laki², apalagi modelan si Aden, pasti cewek nya banyak simpenan punya secara dia kan cakep jabatannya juga lumayan kan yah kakak trauma dengan klakuan bapak dek kakak takut raden kasar, kakak takut nanti raden berullah, karna ganteng dan jabatannya tinggi .


'Hufff... Andaikan hati bisa memilih, kakak mau sama lee min ho aja, karna sama aja mau sama raden atau lee min ho sama² beda kasta, bagaikan langit dan bumi hehehe..


mereka langit nya kakak bumi nya jadi kalau mau memandang mereka harus mendongak karna kakak harus sadar diri.


Nanti orang pasti akan berpikir kakak ingin naik pangkat kalau kakak dekat sama pak bos gagak itu...


(galak tapi ganteng) makanya kakak harus mundur dek walaupun berat.


hufff....


Dek kita mau kemana? Kok arahnya ke.... Kenapa kamu pakai helm ? Jangan bilang kamu nyomot di parkiran yah..? Dosa tau dulu raden juga pernah kehilangan helm di parkiran SGC karna ada yang nyomot.


DUGG!!!


Syila menjitak helmnya karna dari tadi sang supir diam saja dari parkiran sampai ditengah jalan, entah jalan kemana.


'kita mau kemana dul, kenapa dari tadi diam , apa kamu sariawan? Apa kita mau kembalikan motor sewaan ini?


supirnya hanya mengangguk


yaudah gak apa² nanti kita pulang nya naik angkot aja.


sampai di perumahan elit ,mereka turun


Hanya syila yang terlihat norak.


'kapan yah dek punya rumah kek gini?


raden menggandeng tangan syila masuk ke dalam rumah. Raden yang ketuk pintu syila yang mengucap salam.

__ADS_1


Tok tok tok...


'Assalamu'alaikum...


__ADS_2