Sebuah Restu

Sebuah Restu
Pertemuan Awal


__ADS_3

Pertemuan Awal Kanaya dan King


Di sebuah perusahaan cukup terkenal lagi membutuhkan seorang admin kantor kebetulan kanaya baru lulus kuliah dan lagi cari pekerjaan. Kanaya datang ke perusahaan BIP bersama temannya saat datang kanaya bersama temannya sudah di tunggu sama pimpinan bagian rekrutmen karyawan yang di tugaskan perusahaan. Kanaya bersama Pelicia bertanya sama salah satu karyawan di perusahaan tersebut yang tak lain adalah king. King sendiri terkesan orangnya cukup dingin saat itu kanaya bertanya sama king dan tanpa sengaja memanggil king dengan sebutan adek karena king yang memiliki tubuh yang cukup imut. King sendiri terkesan acuh saja dengan ucapan kanaya.


Setelah lulus seleksi mengikuti syarat menjadi admin. Kanaya memutuskan untuk ikut ngemess bersama rekan kantor lainnya. "Awal mula kanaya di mess agak canggung." Dia terkesan orang yang bodoh amat dengan lingkungan seiringinnya waktu dia bisa menyesuaikan diri bersama rekan kerjanya. Kanaya tidur bersama keteng dan apni, karena hanya mereka yang berasal dari luar daerah sama halnya dengan kanaya.

__ADS_1


"Rekan kerja kanaya bersama yang lainnya lagi nongkrong di depan mess sambil memainkan gitar," yang tidak lain adalah king yang memainkan gitar keteng bersama apni menyanyikan lagu sesuai irama waktu berlalu begitu cepat di malam itu.


"Di pagi hari yang cerah," bapak batak mengumumkan hasil seleksi calon manager yang akan mentraining kanaya. Tidak ada yang menyangka calon manager yang di tugaskan untuk melatih cara kerja seorang admin adalah king.


Kanaya agak tersipu malu karena dia sudah mengetahui tentang umur king yang di panggilnya adek setelah mengetahui yang akan mentrainingnya adalah king.

__ADS_1


King mulai agak terbuka dengan kanaya dengan seiringnya waktu banyak hal yang di ceritakannya kepada kanaya. Mulai dari hal pribadi sekali pun karena abang king merasa nyaman bersama kanaya begitupun sebaliknya tanpa terasa waktu training kanaya sudah mulai berjalan 1 minggu. King mulai memiliki perasaan suka terhadap kanaya. Kanaya juga merasakan hal yang sama akan tetapi kanaya mencoba untuk setenang mungkin menghadapi rasa suka nya terhadap king. Pasalnya di saat itu kanaya sudah memiliki kekasih dan bisa di bilang kekasih kanaya orangnya tidak suka kanaya bekerja di sana karena rekan kerja kanaya hampir semuanya laki-laki. Kanaya sendiri agak tertekan dengan ketidaksukaan kekasihnya karena kanaya sendiri tidak suka di atur-atur.


"Beberapa hari kemudian... " bapak batak memberitahukan training untuk kanaya akan di pindah ke luar kota untuk beberapa minggu bersama tim king karena king akan di tetapkan menjadi manager.


Tim king sendiri terdiri dari 8 orang dan untuk sementara waktu yang training kanaya adalah si keteng. Sahabat sekaligus kawan begulat karena si keteng ini sukanya mengadu sama bapak batak. King sendiri tetap mengawasi cara kerja si keteng dan kanaya. Awalnya kekasih kanaya agak keberatan dengan keputusan yang di ambil kanaya karena kanaya akan tidak punya waktu untuknya, " Akan tetapi kanaya tetap pada pendirian akan mengambil kesempatan ini demi masa depannya". Kanaya sendiri merasa bebas lepas dari pengawasan kekasihnya.

__ADS_1


Kanaya sendiri awalnya berjanji akan tetap setia sama kekasihnya tersebut akan tetapi takdir berkata lain karena tanpa kanaya ketahui rasa suka nya dengan king makin hari makin tinggi hingga akhirnya kanaya mencoba mengatakan perasaannya kepada king karena kanaya tidak tahan untuk menutupinya lagi dan biarlah king menganggap kanaya cewek apa yang penting hatinya plong tanpa beban sedikit pun dan di malam itu king lagi duduk sendirian di lantai 2 lalu kanaya mencoba mendekatinya.


Tanpa kanaya ketahui king sendiri lagi menunggu kanaya untuk naik ke lantai 3. Di malam itu tanggal 20 bulan 2 king terlebih dahulu mengungkapkan perasaannya kepada kanaya. Kanaya diam seribu bahasa di tempatnya kanaya sendiri ragu untuk mengungkapkan iya pasalnya dia sudah memiliki kekasih.


__ADS_2