Sebuah Restu

Sebuah Restu
lanjutan 23


__ADS_3

Alarm yang cukup keras membangunkan keduanya kanaya dan king terbangun dari tidurnya. Kanaya sendiri ingin membantu yang lainnya untuk membersihkan kantor walaupun hari libur mereka tetap membersihkan kantor jam sudah menunjukkan pukul 06:00 wib semua pekerjaan sudah usai bapak batak pamitan kepada karyawan yang ada di mess untuk dia pulang kerumahnya bersama bapak kodir yang memang ingin pulang jadi sekalian juga bapak kodir ikut bapak batak pulang. King sendiri di kasih kepercayaan oleh bapak batak untuk menjaga kantor beserta penghuninya king pun menerima tanggung jawab dengan senang hati dan siap menjalankan tugas tersebut.


Singkat cerita kanaya pun bersiap untuk pulang kerumah dan segera mandi selesai mandi kanaya sarapan terlebih dahulu yang sudah di belikan oleh king. King dan kanaya sarapan bersama keduanya hanya diam saja saat sarapan berlangsung hanya ada suara dentingan sendok.


Kanaya yang sudah selesai sarapan segera siap-siap untuk otewe pulang kerumahnya. King sendiri segera mandi dan setelah usai mandi king sengaja menunggu kanaya di luar kantor bersama reno. King dan reno berencana akan kerumah kanaya tanpa sepengetahuan kanaya karena king sendiri ingin memberikan kejutan kepada kanaya. Setelah menunggu 15 menit orang yang di tunggu pun baru menampakan batang hidungnya. Setelah pamit kepada king dan reno kanayapun segera melajukan kendaraannya. King dan reno pun segera berangkat membuntuti kanaya dari jarak aman yang tentunya tidak terlihat jelas oleh kanaya. Setelah menempuh perjalanan sekitar 35 menit kanaya pun sampai kerumahnya dan langsung di sambut oleh kedua orangtuanya. Kanaya pun meminta izin untuk kekamarnya untuk istirahat sejenak menghilangkan rasa lelah di perjalanan. King dan reno sudah sampai di desa kanaya akan tetapi keduanya memilih singgah kerumah mantan karyawan di kantor yang memang berteman dengan reno dan king selama di mess. Sebut saja namanya ardian Mereka bertiga menikmati kopi yang memang selalu menemani di saat kumpul begini.

__ADS_1


1 jam kemudian king dan reno meminta izin pamit untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju kerumah kanaya. Sekitar 10 menit jarak yang di tempuh oleh king dan reno keduanya pun telah sampai di depan rumah kanaya. King sendiri agak gugup untuk menemui kedua orang tua kanaya akan tetapi king memberanikan diri untuk menemui kedua orang tua kanaya. Menurutnya sudah terlanjur basah jika harus pulang mungkin orang tua kanaya sudah melihat dirinya bersama dengan reno king mengucapkan salam terlebih dahulu dan keluarlah si ibu kanaya dan segera menyuruh king dan reno untuk masuk kerumah dan ibu kanaya pun membangunkan kanaya karena ada temannya. kanaya langsung terbangun saat mendengar nama king ada dirumahnya. Selama menunggu kanaya king dan reno sudah di temani bapak kanaya untuk sekedar mengobrol bersama. Ada sedikit rasa canggung di antara mereka bertiga hingga tidak butuh lama kanaya sudah menampakkan batang hidungnya di depan king dan reno. Kanaya sendiri langsung menanyakan maksud dan tujuan king dan reno kerumahnya king sendiri hanya senyum saat di tanya oleh kanaya dan king pun memberikan sekantong buah yang di belinya saat akan berangkat kerumah kanaya. Kanaya pun menerimanya dan segera membawa buah tersebut ke dapur dan menatanya di piring untuk di makan bersama. Kedua orang tua kanaya juga ikut bergabung dengan mereka dan mereka semua terlibat akan obrolan yang seru. Hingga terdengar suara azan zuhur. Reno dan king pun meminta izin untuk numpang sholat sebentar dan orang tua kanaya pun memberikan sejadah untuk mereka gunakan. Reno dan king pun segera melaksanakan sholat zuhur terlebih dahulu. Sedangkan kanaya membantu ibunya mempersiapkan makanan untuk mereka semua karena ini adalah waktu makan siang.


Reno dan king sudah selesai sholat. Dan keduanya kembali duduk di samping bapak kanaya. King sendiri banyak mendapatkan pertanyaan dari bapak kanaya mulai dari soal pekerjaan hingga soal hubungannya dengan kanaya pun tidak lupa di tanyakan oleh bapak kanaya. King pun segera menjawab pertanyaan yang di berikan oleh camernya hehehehe.


Mereka semua sudah menyelesaikan makan siang mereka dan yang laki-laki kembali duduk diteras sedangkan kanaya membantu ibunya membereskan ruang makan dan piring kotor. Kanaya sendiri sudah terbiasa akan pekerjaan rumah yang memang sudah di ajarkan ibunya sejak masih kelas 3 sd.

__ADS_1


Singkat cerita


King dan reno sudah akan izin pulang akan tetapi kanaya dan kedua orang tuanya meminta reno dan king istirahatlah sejenak karena perjalanan yang ditempuh memang sangat melelahkan.


King sendiri senang akan perubahan sikap orang tua kanaya kepadanya yang lebih welcome kepadanya apalagi saat ini king dan reno malahan disuruh istirahat terlebih dahulu sebelum pulang ke mess. Setelah istirahat sejenak reno dan king memutuskan untuk pulang ke mess karena bapak batak sudah mempercayakan mess kepada king. King sendiri tidak ingin mengecewakan bapak batak yang sudah memberikan amanah kepadanya. Walaupun disisi lain king sendiri masih ingin tetap tinggal dan menghabiskan waktu bersama kanaya di hari libur begini karena entah kenapa king tidak ingin berjauhan dengan kanaya rasanya sangat berat jika harus berpisah. Reno pun mendekat kepada king dan membisikan sesuatu hingga king dan reno pamit pulang dan segera menyalami punggung tangan kedua orang tua kanaya dan dengan sangat berat hati king menjabat tangan kanaya dan izin pulang dan dengan kompak di jawab orang tua kanaya hati-hati dijalan jangan ngebut. King dengan hati yang bercampur aduk antara senang dan sedih. Senang karena orang tua kanaya lebih welcome dan sedihnya harus berpisah dengan kanaya si pujaannya. Kanaya pun melihat perubahan yang sangat dominan dan ini membuat kanaya sangat senang karena orang tuanya sudah bisa membuka hati untuk king walaupun hubungan keduanya belum resmi di restui kedua orang tuanya setidaknya orang tuanya sudah mulai welcome kepada king dan mulai membuka hati mereka untuk laki-laki yang di pilih putri mereka yang nantinya untuk menjadi pendamping hidupnya, apalagi kedua orang tua kanaya sudah melihat dengan jelas bagaimana putri mereka saat bersama king. Selama ini mereka belum pernah melihat kanaya sebegitu bahagianya saat bersama laki-laki apalagi yang berstatus pacarnya. Nampak jelas raut wajah putri mereka selalu memancarkan senyuman dan kebahagiaan yang luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2