
Sebuah senyuman selalu terlukis di bibir king semenjak bapak sunda memberitahukan bahwa bapak sunda akan menginap di kantor cabang selama 2 malam. Ini adalah kesempatan buat kanaya dan king untuk memberitahu bapak sunda akan hubungan mereka. Keduanya sudah siap akan resiko apapun yang bakalan di terima asalkan mereka bisa jujur kepada bapak sunda dan tentunya mereka tidak perlu main kucing-kucingan lagi.
Singkat cerita
Setelah mengobrol dengan bapak kodir dan king. Bapak sunda meminta kanaya untuk membuatkan secangkir kopi hitam yang memang di sukai oleh bapak sunda, secangkir kopi di temani aneka gorengan mantap sudah sarapan kali ini. begitupun dengan bapak batak lagi menikmati secangkir kopi hitam di temani tahu goreng kesukaannya. Setelah meminum kopi dan makan gorengan bapak sunda dan bapak batak mengobrol masalah mobil perusahaan yang ada di kantor cabang bapak sunda meminta bapak batak untuk ganti mobil biar keren katanya hehehe begitulah ujar bapak sunda. Bapak batak sendiri enggan mengganti mobil pasalnya mobil yang sekarang sering di gunakan bapak batak untuk antar jemput karyawan jika survei di luar kota dan mobil yang sekarang lebih banyak muatan orang. Inilah alasan bapak batak belum mau ganti mobil karena menurut bapak batak kepentingan karyawan nomor satu dari pada kepentingan gaya. Setelah banyak mengobrol keduanya sibuk akan ponsel masing2 dan tidak butuh lama bapak sunda sudah ngorok. Inilah adalah kebiasan si bapak sunda ngorok walaupun belum lama tidur.
Di tempat lain
__ADS_1
king dan karyawan lainnya tengah berjuang biar bisa mendapatkan bonus dari bapak sunda. Banyak hal yang mereka lakukan asalkan berhasil apalagi jarang sekali ada kesempatan untuk mendapatkan bonus dari bapak sunda. kesempatan kali ini di manfaatkan dengan sangat baik dan mereka survei dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan hasil yang maxsimal.
Di tempat lain
Kanaya tengah merapikan meja consegment dan mulai menghitung pph manager per tim kanaya tersenyum bangga saat melihat hasil dari pph manager yang menunjukkan peningkatan lumayan drastis. Tentu saja membuat kanaya bangga karena jika manager di sini memiliki hasil yang bagus maka hasilnya akan berdampak kepada kanaya dengan adanya bonus dari manager.
Tidak lama karyawan akan pulang batin kanaya. Kanaya mulai mempersiapkan keperluan apa saja saat consegment pasalnya hari ini ada bonus per tim. Kanaya sudah merapikan kembali meja di depan untuk karyawan kumpul-kumpul sebelum briefing sore hari tidak lupa kanaya sudah menyapu dan mengepel di lantai 1, bapak batak dan bapak sunda sudah terbangun dari tidurnya keduanya lagi menikmati secangkir kopi hitam. Kanaya sangat berharap king dan timnya bisa mendapatkan bonus pada hari ini agar bisa menambah nilai plus untuk king di mata bapak sunda. Sebenarnya sedari tadi bapak sunda sudah melihat kanaya dan ingin menanyakan perihal hubungannya dengan king tapi bapak sunda mencoba menahan ke kepoannya agar tidak membuat kanaya gelisah apalagi ini masih di jam kerja. Setelah menunggu agak lama satu persatu karyawan sudah pulang. Nampak jelas ada kebahagiaan dari raut wajah mereka, kanaya sangat bahagia karena karyawan kantor ada yang mendapatkan bonus sebesar 200rb bagi kanaya melihat karyawan semangat kaya ini sangat langka. Total yang mendapatkan bonus ada 5 tim jadi bonus yang di keluarkan bapak sunda sebesar 1 jt.
__ADS_1
Setelah selesai consegment karyawan duduk bekumpul dengan bapak sunda sedangkan bapak kodir dan king lagi membeli makanan untuk seluruh karyawan sebagai tanda syukur atas keberhasilan karyawan hari ini bapak sunda memang terbiasa memanjakan karyawan. Inilah kenapa karyawan semangat 45 saat ada bapak sunda. Karena sunda sendiri tidak sayang akan memberikan sedikit rezekinya kepada karyawan terutama pada yang ngemess.
Singkat cerita
Makanan sudah datang semua karyawan tidak di perbolehkan pulang terlebih dahulu sebelum makan. Mereka semua dengan sangat lahap memakan makanan yang di belikan oleh bapak sunda, terutama ini memang hampir menunjukan jam 6 sore. Setelah selesai makan semua karyawan duduk santai sambil merokok bagi karyawan laki-laki sedangkan yang karyawan yang perempuan mereka memilih berfoto bersama setelah cukup lama bercanda gurau karyawan yang tidak tinggal di mess mulai izin pulang dan yang ngemess mulai izin untuk mandi karena seharian mereka survei lapangan. Kanaya sendiri lagi menunggu antrian mandi. Matahari sudah mulai hilang ini menandakan hari mulai malam karyawan yang ada di mess biasa berkumpul kembali setelah selesai mandi ini adalah kesempatan bagi abang king dan kanaya untuk berkata jujur kepada bapak sunda karena besok malam bapak sunda sudah kembali lagi ke kantor pusat. Sebagian karyawan mulai memainkan dum dan ada juga yang sibuk akan ponsel masing-masing kanaya dan king ikut berkumpul bersama bapak kodir, bapak batak dan tentu saja ada bapak sunda.
Mereka semua mengobrol di meja admin. King sudah mulai ingin berbicara akan tetapi kanaya mencegahnya karena masih ada karyawan lain. Kanaya tidak ingin karyawan lain mendengar obrolan mereka karena akan sangat patal menurutnya. Malam sudah makin larut satu persatu karyawan izin untuk istirahat tinggallah kanaya dan king bersama bapak kodir, bapak batak dan bapak sunda. Kelimanya mengobrol banyak hal hingga di saat hampir kehabisan obrolan king memberanikan diri untuk memberitahu bapak sunda dan bapak kodir perihal hubungannya dengan kanaya. Nampak jelas kegugupan diantara kedua insan manusia pasalnya ini adalah penentu untuk masa depan mereka. Kanaya sendiri selalu berdoa agar hubungannya dengan abang king di restui oleh bapak sunda selaku pimpinan perusahan pusat. Bapak sunda terlihat biasa saja dengan ungkapan abang king karena beliau sendiri ingin melihat seberapa beraninya kanaya dan abang king untuk mengungkapan hubungan keduanya. Kanaya sangat kaget saat bapak sunda meminta kanaya dan king untuk segera menikah, lain halnya untuk king dia sangat senang dengan ucapan bapak sunda ini berarti hubungannya dengan kanaya mendapatkan restu dari bapak sunda. Akan tetapi ada satu hal yang mengganggu pikirannya king takut di pisahkan kantor dengan kanaya akan tetapi pikiran negatif tersebut segera hilang saat bapak sunda bicara tetap kompak dan tetap saling suport untuk masing-masing agar bisa membuat perusahaan cabang makin maju dan sukses ke depannya karena jika perusahaan cabang yang di pimpin oleh bapak batak maka akan mempermudah untuk membuka perusahaan cabang lagi.
__ADS_1