
Di pagi yang cerah kanaya dan king terbangun dari posisi tidur yang masih saling berpelukan. Setelah kejadian kemarin sore kanaya jadi agak sedikit trauma jadi king memutuskan untuk selalu menemani kanaya sampai tertidur akan tetapi tanpa sadar king sendiri ikut tertidur dalam pelukan kanaya.
Singkat cerita King dan kanaya masih melakukan aktivitas rutin di pagi itu yang tidak lain adalah bekerja dan dengan beriringnya waktu bapak batak," mengumumkan keberangkatan ke luar kota untuk menetapkan king menjadi manager akan di laksanankan minggu depan."
__ADS_1
Kanaya sendiri ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut karena kanaya adalah trainingan king dan otomatis dia adalah tim king yang harus bisa ikut kemana pun king. Tim king sendiri terdiri dari 8 orang dan itu bukan hal yang susah untuk kanaya karena dia bisa bergaul dengan siapa pun dan memiliki sikap yang mudah bergaul dan ramah dengan siapapun. Malam harinya tim king sudah mulai menyusun agenda, "Apa saja yang akan di lakukan saat di luar kota nanti, " Kanaya dan king semakin hari semakin lengket seperti prangko. Di situ ada king di situ juga ada kanaya. Kanaya sudah mulai melupakan kejadian yang menimpanya beberapa hari yang lalu dan dia meminta putus dari kekasihnya yang bernama gunawan. Gunawan dengan berat hati menerima keputusan kanaya dan dia mengakui kesalahannya yang mungkin bisa membuat kanaya membencinya seumur hidupnya. Akan tetapi bukan gunawan namanya jika dirinya dengan mudah menerima kekalahan dia mengadukan keputusan kanaya tersebut kepada ibu kanaya. Ibu kanaya mulai terpengaruh dengan gunawan dan dengan cepat menghubungi kanaya lalu mengintrogasi lewat sambungan telpon berbuat apa gunawan sehingga kanaya membencinya tapi kanaya enggan menjelaskan. kanaya tahu laki-laki itu sangat di kagumi ibunya untuk dijadikan pasangan kanaya akan tetapi kanaya tidak putus asa dengan ucapan ibunya yang meminta tetap bertahan bersama gunawan.
" Ibu aku yang menjalani hubungan ini kenapa ibu terus mengatur hidupku ". ujar kanaya.
__ADS_1
Ibu kanaya pun hanya bisa merenung " Apakah saya memaksakan kehendak saya terlalu berlebihan? hingga anak saya pun bisa bicara demikian ".
Singkat cerita kanaya pun sudah mulai mempersiapkan barang-barang yang akan di bawa untuk ke luar kota bersama pujaan hatinya yaitu si king. King memberitahukan kabar kepada kedua orang tuanya karena tempat yang akan menjadi tujuan mereka adalah kota kelahirannya dimana orang tuanya berada. King sendiri senang dengan keputusan bapak batak untuk melakukan peresmian jabatannya di kota kelahirannya.
__ADS_1
Hari yang di tunggupun tiba king, kanaya dan timnya pun berangkat dengan di antar bapak batak mereka semua memutuskan untuk menginap di rumah bapak batak di malam harinya dan esok hari akan ketempat tinggal king, king selalu nempel kepada kanaya hingga di dalam mobilpun mereka selalu jadi bahan candaan rekan kerjanya tetapi baik kanaya maupun king mereka hanya menanggapi dengan senyuman sekarang yang mereka pikirkan hanya pokus pada kegiatan agenda ini karena baik kanaya maupun king di sinilah keberhasilan mereka akan jelas adanya karena dengan berhasilnya king akan mempermudah kanaya dalam pengangkatannya juga sebagai admin mereka semua sibuk dengan pikiran masing-masing hingga tanpa di sadari perjalanan yang di tempuh -+ 3 jam sudah sampai di tempat tujuan mereka.