
Kanaya dan king melewati malam yang dingin dengan alunan gitar yang di mainkan king sendiri tentunya keduanya selalu melakukan hal romantis jika sedang berdua saja. Malam semakin larut dan mencekram baik kanaya maupun king mereka hanya menghabiskan waktu berdua saja hingga tiba-tiba gerimis turun keduanya masuk dan mereka hanya membicarakan rencana tentang kegiatan masing-masing untuk ke depannya. King sendiri berencana akan ikut pulang ke kota asal minggu ini bersama bapak batak untuk memberitahu keluarganya jika dia sudah selesai test pemantapan sebenarnya bisa saja king kasih tau keluarganya lewat telepon akan tetapi bagi king tidak seru memberi kabar baik lewat telepon apalagi ini adalah hal yang menggembirakan sedangkan kanaya akan pulang ke rumah untuk memberitahu kabar baik perihal trainingnya sudah hampir selesai.
__ADS_1
Kanaya sendiri lagi merasa paling bahagia perihal di malam ulang tahunnya mendapatkan kejutan manis dari sang kekasih dan sebentar lagi masa trainingnya selesai dan akan berubah status dari trainingan menjadi karyawan tetap. Keduanya larut dalam obrolan mereka hingga jam sudah menunjukan pukul 12:00 malam keduanya langsung memilih istirahat setelah seharian melakukan aktivitas yang lumayan melelahkan keduanya pun saling memberi senyuman dan sebuah kecupan singkat.
__ADS_1
Kanaya sendiri hanya mencoba memejamkan mata akan tetapi mata masih enggan tertidur dan ini juga sudah hampir jadwal beres-beres kantor untuk yang tinggal di mess kantor. Kanaya sendiri memilih bangun untuk membantu yang lainnya untuk beberes kanaya pun mulai menyapu dan mencuci piring sedangkan yang lain sudah ada yang mandi bahkan ada yang sarapan terlebih dahulu selagi menunggu antrian mandi. King sudah selesai mandi dan dia membuatkan kopi hitam untuk dirinya dan bapak batak karena bapak batak lagi ingin merasakan kopi buatan king.
__ADS_1