
1.1 Pengantar Cerita
**Russelia Zeanic Crosswel
Gadis dengan wajah yang rupawan, kulit putih, rambut hitam sepinggang. Seakan mampu menarik setiap mata pria yang menatapnya.
Dengan berbekal bela diri yang diajarkan kakaknya, ia dengan berani masuk dalam dunia para gangster dan mafia.
Aldirga Joel Abraham
Pria tampan yang pada masa SMA-nya menjadi pria yang paling beruntung memiliki Zea, sebagai kekasihnya.
Namun, karena suatu hal yang tidak diketahuinya, hubungan dirinya dan Zea berakhir.
Dirga tidak menyerah begitu saja. Dia tetap mencari cara agar hubungannya kembali utuh. Dan ketika Dirga hampir saja mendapatkan Zea kembali, rahasia dari keduanya terkuak.
Apakah mereka akan kembali menjalin hubungan?
Apakah takdir mengizinkannya? Ataukah malah sebaliknya, memilih saling melepaskan dan mengiklhaskan**?
____________________________________________
Kota Amest
16.00 PM
Zea melajukan mobilnya untuk bergegas pergi ke Markas besar Gambino. Saat ini dia sudah ditunggu oleh Buffalo Gambino yang tidak lain dan tidak bukan adalah opa dari RUSSELIA ZEANIC CROSSWEL atau mungkin dia tidak sadar bahwa marganya Crosswel akan diganti dengan Gambino.
Ia tidak tahu bahwa beberapa jam kedepan akan terjadi perombakan terbesar dalam diri gadis yang berbalut hoodie hitam, celana jeans hitam dan juga sepatu snikers berwarna putih yang melekat ditubuhnya.
Sementara Zea menelusuri jalanan yang sunyi dan jauh dari kawasan penduduk dering ponselnya berbunyi..
"Hallo sweetheart ?" Terdengar suara seorang pria disebrang sana
__ADS_1
"Ada apa ka? Kau begitu merindukanku sekarang?"
Zea menjeda kalimatnya, lalu..
"Jangan terlalu mengkhawatirkanku, aku bisa menyelesaikan ujian ini dengan baik. Aku ingatkan selalu bahwa aku bukan gadis manja, ka."
Terdengar helaan napas dari pria penelpon itu. Ada guratan keraguan yang jelas Zea dengar dari suaranya.
"Pastikanlah bahwa dirimu benar-benar aman sayang, atau aku akan membujuk opa agar jangan memasukanmu kedalam organisasinya saja, kau mau sayang?"
"Owh ayolah ka, jangan meragukanku seperti itu."
"Aku tidak meragukanmu Zea tapi kau belum paham hidup di dunia Gambino sayang" ucap lelaki itu meyakinkan Zea adik kandungnya.
"Jangan membuatku bimbang ka," ucap Zea seakan karaguan begitu mendominasinya saat ini.
"Baiklah sayang, jika itu yang kau mau aku akan mendukung keputusanmu. Fokuslah dan pahami apa yang selama ini kamu pelajari"
"Terima kasih kakakku, cepat pulang dan kita akan rayakan keberhasilanku nanti" ucap Zea seakan feelingnya benar bahwa ia akan lulus ujian dari Buffalo Gambino.
Jaga dirimu sayang sampai nanti."
Zea menutup telponnya ketika mendengar kalimat terakhir dari ZIDAN RUSSEL GAMBINO Walaupun ia belum tahu apa arti dari kalimat terakhir tersebut.
Ya, dia adalah kakak kandung dari Zea.
Ada hal yang perlu diketahui yaitu Zea baru akan bisa menyandang Marga Gambino jika ia telah lulus dari ujian itu.
Zea memang tidak diberitahu alasannya mengapa, Karena itulah rasa penasarannya timbul dan dengan lancangnya meminta opanya agar ia bisa masuk organisasi GAMBINO yang ia tidak tahu apa-apa mengenai seluk beluk organisasi tersebut.
Yang mungkin karna rasa penasarannya tersebut akan merenggut masa mudanya sebagai gadis SMA biasa yang hidup tenang dan dicintai bahkan disayangi banyak orang.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama. Di tengah jalan lebih tepatnya di depan pintu gerbang gedung besar yang ia yakini itu adalah Markas besar Gambino, ada sekitar 2 orang yang menghadang mobilnya.
__ADS_1
Dengan pakaian serba hitam layaknya seorang pembun*h bayaran kedua orang itu menghampiri mobil Zea dan langsung memecahkan kaca mobilnya batu sehingga kaca tersebut retak. Dengan perasaan terkejut Zea mencoba mencari cara agar bisa keluar dari mobil.
"Oh God ada apa ini." Ucapnya ketakutan ketika melihat kedua orang tadi mencoba untuk masuk dalam mobilnya.
Ia mencoba tenang sambil memikirkan berbagai cara untuk lolos.
Ia tersentak ketika sebilah pedang mirip katakana itu menggores kecil lengannya. Namun sayatan tersebut mampu merobek kulit lengannya dan terlihat sedikit darah mengucur disitu.
"Selamat datang di GAMBINO dan the survival test begins" ujar orang yang telah meny*yat lengannya.
Ia tidak mengenali mereka berdua wajah mereka tertutup topeng tapi yang ia tau pasti bahwa mereka berdua adalah anggota dari Gambino Geng.
Perasaan Zea menjadi kalut, ia tidak menyangka nasibnya akan seperti ini. Dengan berbekal sedikit keberanian dan strategi yang tersusun di otaknya saat ini ia keluar dari mobil itu dan mencoba melawan kedua orang tersebut.
Zea mengangkat tangan kirinya untuk menangkis pukulan yang mengarah ke wajahnya. Lalu dengan cepat ia Manfaatkan peluang kemudian ia berputar ke arah samping dan memukul bagian samping kepala salah satu orang yang menyerangnya dan yang satu nya lagi didorong kepalanya ke bawah oleh Zea dan ia menghunj*mkannya ke tanah.
Ketika dilihatnya kedua orang itu lengah ia langsung cepat-cepat lari masuk kedalam hutan.
"Apa yang harus aku lakukan" ucapnya membatin sambil terus berlari masuk kedalam hutan.
.
.
.
.🔜
Berikan komentar, like, vote dan rate untukku Chocolaters 😊
Terima kasih sudah masuk dalam duniahalu bagian yang ini Chocolaters.
stay safe and keep reading
__ADS_1
ceritahalu ❤